Puluhan Mahasiswa di Kabupaten Nganjuk Berunjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM

Jumat, 9 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.Com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Nganjuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Nganjuk Jalan Gatot Subroto menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi, Jumat (09/09/2022).

Sebelum menuju ke tempat lokasi, para mahasiswa berkumpul di Alun-alun Nganjuk dengan pengawalan ketat dari Polres Nganjuk. Setibanya di depan Gedung DPRD, para mahasiswa kemudian menyuarakan aksinya dan meminta agar Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk keluar untuk menemui para demonstran.

Menanggapi hal tersebut, Jianto dan Raditya Haria Yuangga yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk keluar untuk menemui para mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Nganjuk. Semua mahasiswa kemudian diizinkan masuk ke Gedung DPRD untuk melakukan diskusi dengan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Ketua Umum PC PMII Nganjuk Sri Rahayu Agustina mengatakan, selain menolak kenaikan harga BBM, mereka juga menuntut penyelesaian pembangunan fisik maupun non fisik yang belum terselesaikan di Kabupaten Nganjuk.

Ia juga menambahkan akan menggelar aksi lebih besar lagi jika tuntutan-tuntutan para mahasiswa tidak dipenuhi. “Kalaupun nanti kita tunggu sampe beberapa waktu tidak ada penurunan lagi maka mahasiswa akan turun aksi lagi dengan jumlah yang lebih banyak lagi,” katanya.

Sementara itu PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan usulan terkait Kabupaten Nganjuk tersebut dapat dijadikan acuan untuk memajukan Kota Angin. Pemerintah Kabupaten Nganjuk tidak mempermasalahkan usulan-usulan yang di suarakan oleh para mahasiswa. “Bagi saya itu sebagai pemacu dan pemicu untuk membangun Nganjuk,” kata Marhaen.

Ia juga menambahkan, untuk saat ini perubahan-perubahan mendasar di Kabupaten Nganjuk akan dilaksanakan secara bertahap.

“Pembangunan pasar Kertosono Alhamdulillah sudah kita bangun, kemudian Taman Nyawiji tahun ini insyaallah akan selesai,” kata Marhaen.

“Sebagai contoh perubahan mendasar misalnya salam 0 rupiah, untuk kenaikan pegawai sampai kepala dinas semuanya 0 rupiah,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam diskusi tersebut dihadiri oleh PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang, Wakil Ketua DPRD Jianto, serta Wakil Ketua DPRD Raditya Haria Yuangga.

 

Reporter: Aditya

Editor: Nur Kholifah

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terbaru