Bagor, KabarNganjuk.com- Satu unit Damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan rumah milik Gimin (51) warga Dusun Tempuran Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk. Senin (26/9/2022) pukul 10.05 WIB.
Belum diketahui dengan pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik Gimin ini. Menurut keterangan, sang pemilik rumah sedang beraktivitas di sawah dan warga sekitar melihat adanya kebakaran dirumah tersebut. Segera warga menghubungi Polisi Sektor setempat dan Damkar.
Damkar 03 beserta personil segera meluncur ke lokasi kejadian dan memadamkan api dibantu polisi, Babinkamtibmas dan warga sekitar.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran ini namun ditafsir kerugian yang dialami kurang lebih 20 juta rupiah dengan kondisi rumah yang rata dengan tanah.
Sementara itu usai pemadaman, polisi segera lakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran yang meratakan satu rumah tersebut.
KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson S., S.H.,S.I.K., M.H. mengatakan barisan Pedang Pora Ini adalah bentuk penghormatan kami kepada bapak ibu yang telah mengabdikan diri dengan menorehkan karya – karya baktinya selama kurang lebih 35 tahun.
Hal ini disampaikan Kapolres Nganjuk saat melepas 29 anggota Polres Nganjuk yang telah memasuki masa pensiun periode Januari – September 2022 dengan Upacara Wisuda Purna Bhakti Polri di halaman Mapolres. Senin, (26/09/22).
AKBP Boy Jeckson menyampaikan rasa haru dan bangga kepada wisudawan Purna Bhakti yang hadir bersama para istri ( Bhayangkarinya). perjuangan para purnawirawan dalam menjalankan roda organisasi kepolisian Negara Republik Indonesia patut mendapatkan apresiasi dari para generasi penerus sepertinya.
“Bila perjalanan karir kita analogikan sebuah pesawat, maka saat ini bapak ibu berada pada masa prepare for landing artinya persiapan mendarat kemudian sudah mendarat namun secara Happy Landing. Sedang dirinya masih pada fase sedang terbang,” urainya.
“Pintu kami tetap terbuka, kami siap menerima kritikan dan bimbingan dari bapak ibu sekalian agar kami bisa melayani masyarakat dengan lebih baik,” papar Kapolres.
Para purnawirawan menerima satu – persatu medali dan piagam pelepasan yang disematkan oleh Kapolres saat upacara berlangsung, dilanjutkan dengan resepsi wisuda yang dilaksakan di Joglo Mapolres Nganjuk.
Pada awal resepsi perwakilan dari para purnawirawan Kompol Pramono menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara Wisuda Purna Bhakti Polri.
“Kami mewakili rekan – rekan bilamana dalam pelaksanaan tugas kami ada yang kurang berkenan dan ada kekeliruan kami mohon maaf dan sekaligus mohon diri untuk kembali kepada masyarakat,” kata Pramono.
Setelah sambutan berakhir saatnya para peserta wisuda dikirap melalui prosesi upacara pedang pora. Penyambutan upacara pedang pora dilaksanakan dengan penuh hikmad bahkan ada linangan airmata dari beberapa peserta wisuda yang saat itu telah resmi mengakhiri masa tugasnya di Kepolisian Republik Indonesia. (Hms)
KabarNganjuk.Com – PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama LKS Tripartit lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) perusahaan-perusahaan yang ada di Nganjuk salah satunya PT Sukses Abadi Indonesia (SAI) di Desa Gondangkulon, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Senin (26/9/2022).
Didampingi President Director PT SAI Mr. Hong Choon Sik dan anggota LKS Tripartit, Kang Marhaen mengunjungi beberapa tempat di PT SAI mulai dari ruang produksi, klinik, ruang meeting, hingga kantin. Menurut Kang Marhaen, fasilitas yang diberikan PT SAI pada karyawan lumayan bagus.
“Ruangan untuk karyawan bagus, untuk meeting juga bagus sekali, kliniknya juga ada, pabriknya juga tinggi jadi tidak panas untuk karyawan” ucap Kang Marhaen.
Kang Marhaen mengatakan kunjungan ini dalam rangka monitoring dampak pengurangan subsidi BBM yang tentunya berpengaruh pada operasional perusahaan. “Apakah perusahaan mengurangi hak-hak karyawan, termasuk juga hak fasilitas juga insentif lembur” tuturnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa hasil produksi PT SAI menjadi produk ekspor yang sangat diminati masyarakat luar negeri. “Perusahaan ini juga ekspor ke luar negeri seperti halnya Jepang, Amerika dan Inggris dengan produk sepatu NB (New Balance)” ucapnya.
ia juga berharap, semua karyawan yang ada di PT SAI berasal dari Kabupaten Nganjuk. “Kita berharap dari Nganjuk semua para pekerja yang ada disini. Jika Nganjuk kekurangan boleh mendatangkan pekerja dari luar Nganjuk” harapnya.
Kang Marhaen juga menuturkan bahwa gaji para pekerja yang ada di PT SAI sangat memenuhi standar, dimana insentif juga gaji memenuhi UMR Kabupaten Nganjuk.
Disisi lain, LKS Tripartit yang turut serta dalam kunjungan ini adalah forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah tentang masalah ketenagakerjaan yang anggotanya terdiri dari unsur Pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh.
LKS Tripartit mempunyai tugas memberikan pertimbangan, saran, dan pendapat kepada Bupati dan pihak terkait dalam penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan di wilayah Daerah.
Tanjunganom, KabarNganjuk.com- Hadiri panen raya melon di Dusun Banaran Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi ikut memetik sendiri buah berair tersebut. Sabtu (24/9/2022).
Dalam sambutannya, Kang Marhaen mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud upaya pemerintah daerah dalam mendukung dan menyukseskan Kabupaten Nganjuk menjadi kabupaten yang sehat.
Kang Marhaen menjelaskan bahwa sektor pertanian telah menyumbang lebih dari 30 persen PDRB di Kabupaten Nganjuk. Dimana, salah satu produksinya adalah tanaman buah melon di Desa Demangan ini.
“Karena itu sektor pertanian, termasuk buah melon ini akan terus kami support dan kembangkan,” ucap Kang Marhaen.
Ditambahkan Kang Marhaen, berbagai upaya telah dilakukan petani dan berbagai pihak untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan.
“Tentu saja, hal ini tidak hanya berlaku untuk pertanian melon, tetapi juga pada padi, jagung, kedelai, kacang tanah, polowijo dan lainnya,” jelas Kang Marhaen.
“Saya berharap semoga kesuksesan dalam panen buah melon ini juga di rasakan oleh petani tanaman lainnya sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani itu sendiri,” tuturnya.
Sementara itu, Kabarhakam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mengaku sangat terkesan dengan pengalamannya ikut memanen melon di Desa Demangan.
“Saya akan mendukung penuh berkembangnya sektor pertanian di Kabupaten Nganjuk, yang merupakan tanah kelahiran dan kampung halaman saya sendiri”, terangnya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Jatim Ida Bagus Nugroho, Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang, Anggota Komisi I DPRD Nganjuk Suprapto, sejumlah Pejabat Forkopimda serta Perangkat Desa setempat.
KabarNganjuk.com- A. Syaikhu ketua Forum Komunikasi P4S Jawa Timur mengatakan bahwa, FK P4S Jatim biasa bekerja secara tim, satu sama lain saling melengkapi, “Kami selalu jaga kekompakan, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepengurusan berjalan dengan baik”.
Hal tersebut dikatakan A. Syaikhu di P4S Murtajaya Situbondo saat transit dalam perjalananya menuju pulau Dewata, untuk menghadiri Forum Nasional (Fornas) yang akan di gelar di hotel Prama Bali pada (25/07/2022).
Lebih lanjut, A Syaikhu yang juga ketua P4S Buana Lestari, Kabupaten Nganjuk itu menambahkan, didalam Fornas itu ada Munas (Musyawarah Nasional), sedangkan Munas tentunya terjadi Reorganisasi, karena itu Teamwork FK Jatim siap maju dan ikut mengambil bagian dalam reorganisasi kepengurusan FK P4S Nasional.
Dan dirinya berharap, siapapun yang nanti terpilih, kepengurusan FK Nasional harus lebih baik, tupoksi pengurus harus berjalan sesuai proporsinya masing-masing agar organisasinya berjalan lancar.
KabarNganjuk.com- Keberangkatan Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (FK P4S) Jawa Timur ke Denpasar Bali, dalam rangka menghadiri Forum Nasional (Fornas), Sabtu (24/9/2022)
Diikuti setidaknya 12 FK daerah antara lain, FK P4S Tulungagung, FK P4S Kediri, FK P4S Madiun, FK P4S Blitar, FK P4S Jombang, FK P4S Bojonegoro, FK P4S Pasuruan, FK P4S Nganjuk, FK P4S Lumajang, FK P4S Bondowoso, FK P4S Probolinggo, FK P4S Banyuwangi dengan total kepesertaan 62 orang.
Keberangkatan pertama dengan titik kumpul masjid Dr. H. Moeldoko Jombang tepat pukul 13.15 WIB, keberangkatan diawali dengan doa oleh H. Ahmad Syaikhu ketua P4S Jatim, titik kumpul kedua adalah Bundaran Gempol Pasuruan.
Fornas sendiri akan dibuka besok pagi (25/09/2022) diawali dengan Forum Diskusi Grup (FGD) terkait peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 33 tahun 2016 dan terkait kesesuaian AD/ART P4S, yang dijadwalkan pada pukul 08.00 – 12.00 WIB.
Kemudian dilanjut dengan Musyawarah Nasional (Munas) dengan pemilihan pengurus FK P4S Nasional periode 2022 – 2027, yang diikuti FK P4S berbagai provinsi di Nusantara. (Hms)
Loceret, KabarNganjuk.com- Masih dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) 77 yang sudah berlalu sejak sebulan lalu, Bukit Cinta Ngepeh bersama dengan tim komunitas gelar Betengan Cup Piala Jendral Moeldoko di area wisata Bukit Cinta Ds. Ngepeh, Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, Jum’at (23/9/2022).
Selain untuk Peringati HUT RI, acara ini juga di gelar untuk pererat silaturahmi antar warga serta nguri-nguri obak Beteng yang hampir punah karena zaman.
Didukung oleh beberapa sponsor lokal, acara ini berlangsung meriah, dimulai pukul 14.30 lomba ini diikuti oleh 20 tim dengan setiap timnya terdiri dari 5 orang dari berbagai lapisan masyarakat Desa Ngepeh. Mulai dari Santri Mojosari hingga masyarakat umum.
Kepala Desa Ngepeh Eko mengatakan bahwa tujuan diadakannya Betengan Cup ini untuk menjaga kelestarian lomba Betengan yang hampir punah dimakan zaman.
“Ini adalah bagian dari agenda wisata Bukit Cinta. Dan ini adalah sesuatu yang berbeda, kita mengadakan inovasi, saat pengunjung sedang ramai kita kenalkan yang mulai punah dan kita kenalkan lagi disini”
Eko berharap acara seperti ini bisa semakin berkmbang kedepannya, bukan hanya dari masyarakat Desa Ngepeh yang bisa mengikuti ataupun memeriahkan acara ini, tapi juga dari daerah lain.
“Semoga acara seperti ini bisa berkembang selain di Ngepeh dan sekitarnya, tapi juga di Kecamatan lain, se-Nganjuk dan seterusnya” harapnya.
“Ide acara ini justru dari mereka yang dari Pondok Pesantren, jadi kita kolaborasi antara Pesantren dengan Pemerintah Desa untuk membangun wisata di Bukit Cinta ini”
Eko menjelaskan bahwa semua hadiah yang akan diberikan pemenang berasal dari Jendral Moeldoko. “Untuk piala sepenuhnya dari Jendral Moeldoko, Juara satu nanti akan mendapatkan hadiah sebesar 2,5 juta rupiah, juara dua sebesar 2 juta rupiah dan juara tiga nanti akan mendapatkan 1,5 juta rupiah. Dan nanti akan kita serahkan setelah final hari Minggu (25/9/2022) besok” jelasnya.
Sementara itu Wirda Amalina (17), salah seorang peserta lomba yang berasal dari MA NU Mojosari menyampaikan antusiasmenya bisa mengikuti acara ini.
“Awal mulanya dipilih bapak guru untuk bisa mengikuti lomba ini untuk mewakili sekolah. Senang bisa memeriahkan acara HUT RI meski sudah berlalu” ucapnya.
Dirinya juga menyampaikan harapannya dan timnya untuk bisa memenangkan lomba ini.
“Semoga nanti bisa sampai final dan menang, amiin” pungkasnya.
Nganjuk, KabarNganjuk.com- Polemik didesa perning yang di profokatori salah satu oknum perangkat desa, seakan akan membuat suasana tidak kondusif.
Muncul pemberitaan yang menyudutkan salah satu anggota forpimdes, dan berita tersebut muncul tanpa konfirmasi dengan yang bersangkutan.
Ditemui dirumahnya, Sertu Sudarto Babinsa perning yang disebut -sebut dalam berita tersebut merasa dirugikan atas pbetitaan tidak bertanggung jawab tersebut.
Awalnya menurut Sertu Sudarto (Babinsa) didesa perning ada persoalan, terkait keberatan jalan yang dilalui armada yang membawa material dari tambang menuju bongkaran didesa ngasem.
Mereka menganggap bahwa pembangunan jalan didesa perning tertunda karena adanya tambang, “sampai kapan pun jalan ini tidak akan dibangun karena ada tambangnya,” begitu kata – kata yang disampaikan oleh salah satu oknum perangkat desa.
Sertu Sudarto selaku Babinsa merasa ikut bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban desa perning, dia mempunyai inisiatif untuk mengumpulkan RT/RW dan warga yang terdampak namun sebagian tidak datang, “Tujuan saya hanya ingin memfasilitasi, dan mendengarkan keluh kesah mereka, karena ketertiban keamanan adalah tugas kita bersama, saya juga kordinasi dengan Brigka Setyo Aji Bhabinkamtibmas perning serta Sahari kepala desa Perning.” Ujar Sudarto
Saya juga undang Arif Wibowo selaku pemilik tambang, karena tujuan saya memang memfasilitasi saja, “soal ternyata saudara Arif Wibowo selaku pemilik tambang mberikan ganti tranport kepada yang hadir, wah itu bukan bagian dari tugas saya, dan saya juga tidak diberitahu sebelumnya, saya harus luruskan berita di media yang muncul tersebut, sy akan minta hak jawab kepada media yang bersangkutan.” Pungkasnya.
Sementara itu Arif Wibowo selaku pemilik tambang saat dikonfirmasi mbenarkan bahwa dirinya telah memberikan ganti tranport kepada mereka yang hadir, sebagai ikatan persaudaraan, “Tepo seliro ne wong jowo, ngrepoti wayahe istirahat, kudu pangerten”(sopan santunnya orang Jawa, harus pengertian, merepotkan waktu saat istirahat/Jawa Red), kemudian hal itu diplintir dan diiartikan lain, silahkan saja, saya tidak ada niatan buruk sama sekali dengan warga perning, dan saya tegaskan juga, bahwa pertemuan tersebut ada daftar hadir maupun berita acaranya dari usulan – usulan warga terdampak, yang ditanda tangani Forpimdes dan saya sendiri” tukas Arif
Nganjuk, KabarNganjuk.com- Arif Wibowo Dirut CV Bejo Makmur yang mengelola tambang didesa Prayungan, akhir – akhir ini agak geram, pasalnya ada pemberitaan yang semestinya dikonfirmasikan dengan dirinya, namun hal itu tidak terjadi.
“Berita yang beredar dimedia online yang menyebutkan Babinsa Perning menyuap warga itu tidak betul, mengapa demikian, karena pertemuan dirumah Sertu Sudarto Babinsa itu bukan pertemuan sembarangan, itu bentuk upaya forpimdes perning untuk tetap menjaga keamanan.” Ujar Arif.
Pria beralis putih inipun menambahkan, bahwa pertemuan tersebut selain mengundang RT/RW, Perangkat desa, Kades, Bhabin Kamtibmas dan Intel Polsek maupun Intel kodim ini bertujuan mendengarkan keluh kesah warga, karena ada issu bahwa jalan desa perning tersebut selamanya tidak akan dibangun karena ada tambang galian C didesa prayungan.
“Saya pribadi”, kata Arif, tersudut dalam issu tersebut, sehingga saya mencari tahu dan mendatangi dinas PUPR apa sebabnya jalan tersebut tidak dibangun, ternyata jawabnya adalah, karena anggaran tidak cukup maka, yang dibangun dan teranggarkan saat ini adalah jalan desa prayungan disebelah barat, “Dan hal ini saya sampaikan didalam pertemuan tersebut, agar tidak ada salah faham.” tandasnya
“Dan apabila didalam berita online tersebut menyebutkan Babinsa Perning Sertu Sudarto menyuap dan membagikan uang tutup mulut, itu saya tegaskan tidak benar, karena uang tersebut dari saya, yang jumlahnya tidak seberapa untuk undangan yang hadir sebagai ganti tranpor karena telah menyita waktu, mereka yang hadir.” Katanya
Sementara itu, Brigka Setyo Aji Bhabinkamtibmas perning saat dikonfirmasi terkait pertemuan tersebut dirinya mengatakan, bahwa, saat itu dirinya hadir atas undangan Babinsa perning, “Dalam sambutan saya, saya menyampaikan pesan AKP Suparyanto Kapolsek Jatikalen bahwa, dalam rangka Harkamtibmas, pihaknya mengemban tugas dan tanggung jawab keamanan dan ketertiban, dan menekannkan kepada seluruh masyarakat khususnya desa pernik, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif, jika perning aman maka jatikalenpun aman.” Tegasnya.
KabarNganjuk.com- Peringati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT-TNI) ke 77, Kodim 0810 Nganjuk gelar lomba menembak di Lapangan Tembak Kodim 0810 Jl. Anjuk Ladang Nganjuk. Kamis (22/9/2022)
Dibuka langsung oleh Komandan 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf. Deni Rejeki, S.E., M.Si. acara ini mengusung tema Sinergitas TNI, Polri, Forkopimda, Perbakin dan Umum dan Diikuti oleh puluhan peserta dari Forkopimcam hingga Forkopimda Nganjuk.
Hadir dalam acara ini Sekda Nganjuk M. Yasin, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0810/Nganjuk Letkol Inf. Tri Joko Purnomo, Perwakilan Forkopimda Nganjuk, Perwakilan OPD Kabupaten Nganjuk, Ketua Harian Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Itok Purwanto, Dirut PT Exindo Group Panito dan Forkopimcam se-Kabupaten Nganjuk.
Ketua Harian Perbakin Itok Purwanto menjelaskan, bahwa acara ini diadakan setiap tahun sekali dan dimulai sejak empat tahun yang lalu.
“Dalam rangka HUT TNI ke 77, lomba ini diselenggarakan setiap tahun sekali dan sudah berjalan selama empat tahun ini” tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa dalam lomba ini mengutamakan keselamatan. “Seperti Perbakin, lomba ini juga mengutamakan keselamatan. Safety, Safety dan Safety” tegasnya.
“Dalam hal ini tentu saja untuk mengasah keterampilan para peserta. Dan jika nanti menang bisa mengikuti lomba tingkat nasional atau yang lain” lanjut Itok Purwanto.
Panito selaku Dirut PT Exindo Group yang ikut dalam acara ini berharap dengan adanya lomba ini dapat perkuat Sinergi mulai dari atas sampai bawah. “Harapan kita bisa menambah kekompakan, ajang silahturahmi dalam memeriahkan HUT TNI ke 77 setelah dua tahun berlalu karena COVID-19, Alhamdulillah sekarang bisa meriah lagi. Exindo hadir sebagai support” ucapnya.
KabarNganjuk.Com – Dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia yang ke-77 Tahun 2022, Komando Distrik Militer (Kodim) 0810 Nganjuk menggelar lomba menembak dengan mengusung tema Sinergitas TNI, Polri, Forkopimda, Perbakin dan Umum di Lapangan Tembak Kodim 0810, Kamis (22/09/2022).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Deni Rejeki SE, M.Si dan dimulai dengan sambutan-sambutan, pelepasan balon, hingga lomba menembak yang diikuti oleh puluhan peserta dari Forkopimda hingga Forkopimcam dengan masing-masing pistol diisi 5 peluru.
Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Deni Rejeki mengatakan, tujuan dari diadakannya lomba menembak ini adalah untuk merajut kebersamaan. “Ini kan pelakunya Forkopimda dan Forkopimcam, harapan kedepannya silaturahmi lebih dekat lagi agar Nganjuk aman dan bangkit,” katanya.
Hal senada juga dikatakan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0810/Nganjuk Letkol Inf Tri Joko Purnomo, ia berharap melalui kegiatan ini semuanya dapat bersinergi membangun Nganjuk agar lebih baik lagi.
“Harapan kami sinergi ini dapat sampai di pelosok, sehingga dengan bersinergi kita dapat melaksanakan pembangunan dan membantu masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk ini,” kata Letkol Inf Tri Joko Purnomo.
“Sebenarnya lomba menembak ini diadakan setiap tahun, namun untuk kegiatan sampai Forkopimcam tahun ini kita selenggarakan. Insyaallah tahun depan kita bisa sampai tingkat desa-desa,” pungkasnya.
Tampak hadir juga dalam lomba menembak tersebut yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk M. Yasin, Perwakilan Polres Nganjuk, Kasi Intelijen Kejari Nganjuk Dicky Andi Firmansyah, Dirut PT. Exindo Group Panito, Ketua Harian Perbakin Nganjuk Itok Purwanto, Perwakilan OPD Kabupaten Nganjuk, serta Forkopimcam se Kabupaten Nganjuk.
Makassar, KabarNganjuk.com– Sejarah Pers di Provinsi Sulawesi Selatan, Kembali terukir dengan dilakukannya pertama kali Sertifikasi Kompetensi Utama (SKW) untuk skema wartawan utama oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia.
Pelaksanaan uji kompetensi (Ukom) dilakukan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Yayasan Pers Multimedia Phinisi Kuensyam (YPMPK) di Jalan Metro Tanjung Bunga Ruko Mall GTC Blok GA.9 No.7 Makassar, yang juga kampus pelatihan jurnalistik dan kehumasan Phinisi Pers Multimedia Training Center (P2MTC).
Pemantauan di Makassar, Rabu, sejarah lain juga diukir oleh organisasi Pers, Jurnalis Melenial Bersatu Indonesia (JMBI) yang baru berusia tujuh bulan tetapi tercatat empat orang pengurus terasnya menjadi empat orang pertama yang berstatus “Kompeten” setelah melewati SKW Skema Wartawan Utama dari BNSP melalui LSP Pers Indonesia.
Pengurus teras JMBI itu adalah Ardianto, SH, MH, Risman, S.Si, MSi, Herman Nompo, ST, SH, MT dan Hadi Soetrisno, SH.
Ketua Yayasan Pers Multimedia Phinisi Kuensyam yang juga Ketua TUK YPMPK, Fredrich Kuen, MSi membenarkan pelaksanaan SKW BNSP yang mengukir beberapa point sejarah pers di Sulsel, yakni dari pelaksanaan merupakan yang pertama di Sulsel lingkup pers oleh BNSP melalui LSP Pers Indonesia dan empat orang dari peserta SKW itu adalah pengurus organisasi Pers yang baru berumur tujuh bulan, namun sangat konsisten melaksanakan program kerja peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) wartawan.
JMBI tercatat dalam usia yang sangat muda, sudah tiga kali melakukan pelatihan jurnalistik tingkat Pimpinan Redaksi, padahal untuk pelatihan level tersebut sangat langka dilakukan oleh organisasi organisasi pers yang usianya sudah puluhan tahun.
Selain itu, JMBI juga melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggotanya yang calon wartawan utama.
JMBI walau usia secara organisasi muda, namun pengurus (DPP dan DPW) serta anggotanya, tercatat banyak yang wartawan senior dengan pengalaman jurnalistik enam tahun ke atas.
Khusus TUK YPMPK, menurut Fredrich, akan mengupayakan tiap 10 hari melakukan Sertifikasi Kompetensi Wartawan untuk semua tingkatan, Muda, Madya dan Utama bagi wartawan yang belum kompeten yang akan dilaksanakan di kantornya di Ruko Mall GTC Tanjung Bunga, maupun mobile (bergerak) ke kabupaten di Sulsel, untuk mendekatkan pelayanan peningkatan kualitas SDM wartawan Kompeten hingga ke daerah.
Untuk lingkup Sulsel, hampir tidak ada lagi alasan sulit ikut Uji Kompetensi, sehingga wartawan trampil yang secara unjuk kerja sudah menyatakan dirinya kompeten, saatnya kini untuk mensertifikatkan kompetensi tersebut untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas yang bekerja secara professional sesuai Undang Undang No.40 tahun 1999 tentang Pers dan taat melaksanakan kode etik jurnalistik secara konsisten.
Pamekasan, KabarNganjuk.com- Polres Pamekasan menangkap dua tersangka pembakar mobil Truk bermuatan tembakau Luar Madura yang dibakar di tengah Lapangan Desa Bulay, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura, pada, Kamis (15/9/2022) dini hari.
Dua tersangka yang ditangkap itu berinisial SY (49) seorang petani warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, dan KH (34) warga Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.
Truk bernopol S 8413 D yang dibakar oleh dua tersangka itu dikemudikan oleh Ahmad Busro (45), warga Dusun Prayungan, RT 002, RW 003, Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto menjelaskan, tersangka SY ditangkap di Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan.
Sedangkan tersangka KH ditangkap di Terminal Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (21/9/2022).
KH ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Pamekasan saat hendak melarikan diri ke Jember.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Polisi, kedua tersangka ini memiliki peran berbeda saat hendak membakar Truk tersebut.
Di antaranya, tersangka SY berperan mengerahkan sejumlah massa untuk berkumpul di depan Gudang Garam, Desa Peltong, Kecamatan Larangan, Pamekasan untuk melakukan penghadangan terhadap mobil Truk yang mengangkut tembakau dari luar Madura.
Setelah berhasil dihadang, SY menyuruh tersangka KH untuk membawa Truk bermuatan tembakau Luar Madura itu ke tengah Lapangan Desa Bulay.
Lalu, SY memerintahkan terhadap massa agar membakar sejumlah tembakau kering yang diangkut Truk tersebut di depan Gudang Garam Pamekasan.
Sedangkan tersangka KH berperan merebut Truk yang disopiri Ahmad Busro untuk dibawa ke tengah Lapangan Desa Bulay atas perintah SY.
Sesampainya di tengah Lapangan Desa Bulay tersebut, KH menyirami badan mobil itu dengan bensin yang sebelumnya sudah disiapkan dalam kemasan berukuran 5 liter.
Selepas itu, KH langsung membakar Truk tersebut beserta muatan tembakau Luar Madura yang kering menggunakan korek api bersama enam orang yang belum diketahui identitasnya.
“Kami masih akan melakukan penyidikan lebih lanjut atas peristiwa ini. Sementara ada 12 saksi yang sudah diperiksa,” kata AKBP Rogib Triyanto sewaktu konferensi pers di aula Joglo Polres Pamekasan, Rabu (21/9/2022).
AKBP Rogib Triyanto juga menjelaskan kronologi lengkap pembakaran Truk bermuatan tembakau Luar Madura tersebut.
Mulanya, pada Kamis, 15 september 2022 sekira pukul 03.00 WIB di simpang tiga Jalan Raya Sumenep – Pamekasan terjadi penghadangan 2 mobil Truk bermuatan tembakau Luar Madura oleh sekitar 30 orang.
Oleh puluhan massa itu, 2 Truk yang dihadang tersebut dikawal hingga Jalan Raya Desa Peltong.
Sesampainya di depan Kantor Gudang Garam Pamekasan, telah terdapat massa sekitar 200 orang yang menunggu Truk bermuatan tembakau Luar Madura itu.
Kemudian 1 mobil Truk pengangkut tembakau Luar Madura diturunkan di pinggir jalan itu lalu dibakar oleh ratusan massa tersebut.
Sementara satu 1 Truk sisanya, diamankan ke Polres Pamekasan oleh anggota opsnal Satreskrim Polres Pamekasan yang berada di lokasi.
Sedangkan 1 Truk lainnya terlebih dahulu direbut oleh tersangka KH untuk dibawa ke tengah Lapangan Desa Bulay yang pada akhirnya dibakar.
Menurut AKBP Rogib, tersangka yang mengerahkan massa untuk menghadang Truk di depan Gudang Garam Pamekasan itu adalah SY.
Dini hari itu, SY menyampaikan terhadap sejumlah massa yang ia bawa bahwa akan ada tembakau Luar Madura yang hendak memasuki daerah Pamekasan.
Perintah SY terhadap sejumlah massa itu, apabila ketahuan ada tembakau Jawa yang masuk ke Madura agar dihentikan secara bersama.
“Sebanyak 1 Truk terbakar hangus seluruh bodynya. Setelah Truk terbakar massa meninggalkan Lapangan Desa Bulay,” ujarnya.
Dari peristiwa pembakaran Truk ini, Polres Pamekasan mengamankan barang bukti sebuah jeriken berukuran 5 liter berwarna putih kecoklatan yang sebagiannya terbakar.
Jerigen itu yang menjadi tempat wadah bensin yang dipakai tersangka untuk membakar Truk tersebut.
Selain itu, sebuah sarung berwarna kuning yang dipakai tersangka saat membakar Truk tersebut juga diamankan.
Kini dua tersangka pembakar Truk tersebut dikenai pasal 170 ayat (1) atau 406 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.
“Kami juga mengamankan dua Truk yang mengangkut tembakau Luar Madura. Satu Truk dalam keadaan hangus yang dibakar massa, dan satu Truk masih utuh,” tutupnya.
Baron, KabarNganjuk.com- Akibat konsleting listrik, rumah milik Imam (66) warga Dsn. Sambikenceng Ds. Katerban Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk habis dilalap si jago merah saat ditinggal pemiliknya ke sawah pada Kamis (22/9/2022) pagi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran ini, namun kerugian material akbibat insiden ini ditafsir kurang lebih 30 (Tiga Puluh) juta rupiah.
Menurut keterangan, rumah milik Imam ini terbakar karena adanya konsleting arus listrik saat Imam pergi ke sawah. Dan tetangga sekitar rumah Imam lah yang mengetahu kemudian segera menghubungi tim pemadam kebakaran.
Segera, Damkar 04 & 02 beserta personil menuju lokasi dan memadamkan api.
Dalam kejadian ini, selain tim Damkar diketahui Babinsa Katerban, Perangkat Desa Katerban serta warga sekitar ikut membantu memadamkan api.