Kategori: Berita

  • Resmikan Lapangan Bola Boly Siap Torehkan Prestasi

    Resmikan Lapangan Bola Boly Siap Torehkan Prestasi

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Peresmian lapangan bola voly karang taruna mekar jaya desa Kedungombo kecamatan Tanjunganom kabupaten Nganjuk, Rabo (19/04/2023) dihadiri sejumlah tokoh PDI Perjuangan, antara lain, Ida Bagus Nugroho anggota DPRD propinsi Jawa Timur, tatit Heru Tjahjono ketua DPC PDI Perjuangan yang sekaligus ketua DPRD Kab Nganjuk, Krt Nurdin praktisi hukum PDI perjuangan, Mokhamat Bintari anggota DPRD kabupaten Nganjuk yang juga ketua PAC PDI Perjuangan Tanjunganom, Kasdim 0810 Nganjuk, Formpimcam, kades kedungombo Hariyono

    Dalam sambutanya Tatit Heru Tjahjono mengatakan, dengan diresmikannya lapangan bola voly desa Kedungombo ini berharap bisa melahirkan atlet bola voly yang handal, dan berharap dapat dimanfaatkan untuk event – event yang besar.

    Mokhamat Bintari yang mendampingi tatit Heru Tjahjono mengatakan, lapangan bola voly ini terwujud atas kerjasama yang baik antara karang taruna pemerintah desa dan pihaknya yang menjadi pionir terwujudnya lapangan bola voly ini.

    Usai dinyatakan diresmikan oleh tatit Heru Tjahjono, dilanjut dengan server bola pertama oleh Ida Bagus Nugroho, politisi PDI perjuangan itu berpesan
    kepada atlet untuk bermain sportif, kalah ataupun menang tetap harus jaga sportifitas.

    Pertandingan pertama bola voly putri, tim banteng putri dari desa kampungbaru kecamatan Tanjunganom bertemu tim Gayatri dari Tulungagung. Mereka main 3 set, set pertama dimenangkan oleh banteng putri dengan scor 25 – 19.

    Set kedua dimenangkan tim Gayatri meskipun sering terjadi scor kembar 13 – 13 dan 16 -16 dan set ketiga dimenangkan oleh banteng putri dengan scor 25 – 23, dengan beberapa kali scor ganda antara lain 11 – 11, 12 -12, dan 23 – 23.

  • Jamin Keamanan Pemudik, Polres Nganjuk Tes Urine Pengemudi Dan Crew

    Jamin Keamanan Pemudik, Polres Nganjuk Tes Urine Pengemudi Dan Crew

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – H minus 2 Jelang lebaran, Idul Fitri 1444 H, Tahun 2023, Puluhan Pengemudi Kondektur dan kernet Bus antar Kota dalam Propinsi, lakukan Tes Urine yang digelar oleh Polantas Polres Nganjuk bertempat di Terminal Anjuk Ladang ( 19/04/2023) setidaknya sekitar 12 Pengemudi mengikuti tes urin tersebut.

    Kapolres Nganjuk AKBP. Muhammad menyampaikan bahwa upaya pemeriksaan kesehatan dan tes urine Pengemudi dan Kondektur Bus di Terminal Anjuk Ladang ini, adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman demi kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran Tahun ini ” jelasnya.

    DiakuinAKBP Muhammad, dari hasil tes urine yang sedang berlangsung ini, 12 orang Pengemudi, semuanya Negatif, dan bila mana nanti ada yang Positif, akan kami periksa lebih lanjut dan koordinasi dengan PO. Bus, agar yang bersangkutan tidak diijinkan mengemudikan Bus terlebih dahulu ” himbau Kapolres Nganjuk.

    Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa untuk penumpang nantinya kita periksa secara acak, Kami mengimbau semua Pengemudi ataupun Pemudik, agar selaku berhati – hati dijalan, agar mencegah terjadinya Laka Lantas akibat kelalaian Sopir Bus, dan jangan menggunakan narkoba atau obat – obatan terlarang lainnya, demi kenyamanan penumpang” harapnya.

  • Kasus UU ITE Dengan Korban PMI Hong Kong Berhasil Diungkap Polda Jatim

    Kasus UU ITE Dengan Korban PMI Hong Kong Berhasil Diungkap Polda Jatim

    Surabaya, KabarNganjuk.Com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim bersama Hubungan Internasional (Hubinter) Mabes Polri, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Modus Tersangka dengan Mentransmisikan Informasi Elektronik yang memiliki muatan melanggar asusila, pemerasan, pengancaman, pornografi dan penipuan.

    Adapun yang menjadi korbanya adalah pekerja migran Indonesia (PMI).

    Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto,M.H yang didampingi oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, dan Kabag Jatinter Divhubinter Polri Kombes Pol Audie Latuhere, serta Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, di Gedung Konferensi Pers Bidhumas Polda Jatim, Rabu (19/4/2023).

    Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, hal ini menjadi perhatian Polda Jatim, karena jajaran kepolisian terus mengikuti dan memantau kasus-kasus yang berkaitan dengan pekerja imigran.

    Polda Jatim telah berhasil menangkap warga Tandes Surabaya, berinisial MFF (43). Pria ini terbukti melakukan penipuan, pemerasan dan kekerasan seksual terhadap 16 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong.

    “Karena kita tahu, pekerja imigran ini, penyumbang terbesar devisa negara,” tandasnya.

    Kapolda Jatim menyebut pekerja imigran ini dieksploitasi, dijanjikan dengan diiming-iming dinikahi oleh pelaku yang mengaku sebagai pengacara, kemudian mendekati para korbannya kemudian melakukan persetubuhan sambil di rekam.

    Selanjutnya, korban ini ditakut-takuti, diperas minta uang bahkan sampai ratusan juta untuk satu orang.

    “Sementara korban yang terdata ada 16 korban,”terang Irjen Pol Toni Harmanto.

    Lebih lanjut Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman menambahkan, tersangka ditangkap setelah mendapat informasi dari divisi Hubinter, di mana dari laporan yang didapat ini, diduga sudah dilakukan suatu tindak pidana, dimana terduga pelaku berada di Jatim.

    “Informasi tersebut kemudian kita kembangkan, kemudian kami ketahui salah satu korban berada di Jatim. Kami interogasi dan buatkan laporan polisi, selanjutnya kami proses untuk dilakukan penangkapan,” paparnya Kombes Pol Farman.

    Waktu kejadian menurut Kombes Farman, antara November 2022 sampai Maret 2023, locus delicti (tempat kejadian) sebagian ada di Hongkong, Taiwan dan sebagian di wilayah Jatim.

    Lebih lanjut Kombes Pol Farman mengatakan,modus yang digunakan itu berkenalan melalui aplikasi Tan-Tan, kemudian pacaran.

    Dalam pacaran itu diming-imingi akan di nikahi oleh pelaku ini yang mengaku sebagai pengacara dan juga sebagai pengusaha.

    “Selanjutnya, pelaku ini datang ke Hong Kong, kemudian melakukan perbuatan persetubuhan di mana dalam melakukan aksi tersebut direkam dengan alasan untuk kepentingan pribadi,” bebernya.

    Namun ternyata, masih Kombes Pol farman menjelaskan, pelaku ini meminta uang dengan alasan untuk modal, penyembuhan sakit dan sebagainya. Kalau korban tidak mau memberi uang, maka pelaku mengancam menyebarkan video dan foto hubungan yang persetubuhan tersebut.

    “Kerugian, dari pelapor sebanyak 64.960 Hong Kong Dollar atau senilai Rp 120 juta. Uang tersebut di dapat melalui pinjaman di beberapa jasa keuangan yang ada di Hongkong atas paksaan dari pelaku,” jelasnya.

    Barang bukti yang kini diamankan ada paspor, handphone, sejumlah uang kurang lebih Rp 20 juta di rekening dan print tiket saat pelaku berangkat ke Hongkong.

    “Untuk mempermudah pelaporan, kami membuka hotline pengaduan korban yaitu dengan nomor 08119971996,” pungkas Kombes Farman. (*)

  • Unik Bergaya Klasik Polres Bondowoso Sedia Kopi Dan Takjil Gratis Bagi Pemudik

    Unik Bergaya Klasik Polres Bondowoso Sedia Kopi Dan Takjil Gratis Bagi Pemudik

    Bondowoso, KabarNganjuk.Com – Ada pos pelayanan arus mudik unik di Kabupaten Bondowoso tepatnya didirikan di sekitar alun-alun Raden Bagus Asra.

    Jika biasanya pos pelayanan mudik identik dengan nuansa formal, di Bondowoso tahun 2023 berbeda.

    Pos pelayanan arus mudik dibentuk bernuansa klasik selayaknya Rumah Joglo khas Jawa.

    Di bagian depan, ada ragam tanaman bunga yang ditempatkan di dalam pot berjajar mengelilingi pos.

    Meja dan kursi dari kayu dipasang di bagian beranda.

    Interiornya juga tak kalah menarik selayaknya interior rumah kayu sederhana di wilayah pedesaan.


    Tidak hanya desain, fasilitas di pos pelayanan arus mudik itu juga istimewa.

    “Kami ada 1 pos pelayanan dan 3 pos pengamanan selama arus mudik lebaran,” ungkap Kapolres AKBP Wimboko, Rabu, 19 April 2023.

    Pos pengamanan ditempatkan di wilayah perbatasan Bondowoso dengan Jember, Situbondo bagian timur dan Situbondo bagian utara.

    “Sementara pos pelayanan hanya ada satu yaitu di alun-alun,” sebut Kapolres Wimboko.

    Di pos pelayanan tidak hanya menyediakan fasilitas P3K untuk pemudik, tetapi juga takjil untuk berbuka puasa.

    “Di pos pelayanan ada takjil dan kopi gratis. Di sana pengemudi juga bisa beristirahat jika lelah dalam perjalanan,”pungkas AKBP Wimboko. (*)

  • Pegang ID Card, Tidak Berkarya Langgar UU No.40 Tahun 1999

    Pegang ID Card, Tidak Berkarya Langgar UU No.40 Tahun 1999

    Oleh: Siti Nur Kholifah
    -Assesor Kompeten Bidang Jurnalis LSP Pers Indonesia Lisensi BNSP
    -Humas DPW MIO JATIM
    -Ketua SEKBER WARTAWAN INDONESIA BPD NGANJUK

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Munculnya Vidio viral yang menyudutkan pemerintah daerah yang dilontarkan BSK di beberapa WAG (Whatsapp Group) merupakan Potret kelam jurnalis Nganjuk, dan hal ini menjadi tanggung jawab bersama, secara moral jurnalis profesional otomatis bertanggung jawab penuh terhadap hal ini, Terlebih lagi pemerintah daerah, hal itu disebabkan tidak adanya pembinaan secara kusus oleh OPD terkait yang membidangi.

    Banyaknya wartawan musiman, saat jelang lebaran dan moment lain seperti halnya program PTSL di desa – desa dikabupaten nganjuk membuat resah para wartawan profesional yang berkarya dengan tulisan

    situasi itu mengancam profesi wartawan, seakan wartawan itu bukan lagi berkarya dalam tulisan seperti celoteh dalam Vidio viral BSK yang menyebutkan bahwa dirinya tidak mendapatkan sesuatu dari pemkab padahal dia sudah mengantri dan datang duluan.

    Kata – kata ini maknanya sangat mendalam, menohok profesi wartawan, marilah bersama – sama kita kaji mendalam, didalam UU no 40 tahun 1999 tentang pers, dijelaskan pada pasal 1 bahwa, wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

    Tentunya diluar yang dimaksud pada pasal 1 UU no 40/1999 ini tidak dapat orang sembarangan menyebutkan dirinya wartawan kalau dia tidak memiliki karya jurnalistik yang tertuang didalam sebuah karya. Sekalipun dia memiliki ID Card dari perusahaan pers baik satu atau lebih dari satu, hal itu belum membuktikan bahwa dirinya sebagai seorang jurnalis. Tanpa dibarengi dengan sebuah karya.

    Pertanyaannya sekarang, maukah kita membangun kebersamaan memerangi hal-hal yang menganggu profesionalisme jurnalis di kabupaten Nganjuk dengan cara mengidentifikasi personal-personal yang memiliki ID card media namun tidak berkarya untuk kemudian di akomodir dan dilaporkan kepada dewan pers. Karena hal ini masuk dalam kartegori sengketa pers. Untuk kebaikan kita bersama dengan harapan agar mereka memiliki kemauan untuk belajar menulis dan berkarya, atau tidak sama sekali dan hilang dari dunia jurnalis karena seleksi alam.

    Kita jangan melakukan dosa besar terhadap undang – undang no 40 th 1999 khususnya pasal 1 ayat 4 dan pasal 7 ayat 1 sebagai payung hukum profesi kita, jangan ada wartawan di kabupaten nganjuk yang tidak ikut berserikat dalam sebuah organisasi kewartawanan. Karena dengan berserikat akan dapat meningkatkan kapasitas SDM wartawan.

  • Jelang Hari Raya Idul Fitri Bupati Nganjuk Silahturahmi Besama Awak Media

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Menyambut lebaran 1444 H yang tinggal menghitung hari di bulan ramadan, menjadi momentum sakral dalam hal berbagi kebaikan.
    Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Ratusan Awak Media dari berbagai Media yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk, mengadakan Silaturahmi dan berbagi paket bingkisan Lebaran. Kegiatan itu digelar di Pendopo KRT Sosro Koesoemo,  (18/04/2023).

    Silaturahmi Bupati Nganjuk bersama rekan – rekan media khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, ini dilakukan setiap tahun, untuk menjalin sinergitas dan menjalin tali silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dengan semua awak media, untuk berbagi paket bingkisan Lebaran.

    Dalam sambutannya didepan ratusan awak media, Bupati Nganjuk menyampaikan rasa terimakasih kepada semuanya, “Selama saya memimpin 2 Tahun terakhir berjalan dengan baik dan komunikasi dengan media juga berjalan dengan baik,” ucapnya.

    “Pers ini sangat penting, untuk kita ajak membangun Nganjuk, karena Nganjuk milik kita bersama, Pers inilah yang menjadi ujung tombak kita, di Pemerintahan Kabupaten Nganjuk, dan Pers itu buka bawahan kami,” jelas Kang Marhaen sapaan Bupati Nganjuk.

    “Ayok kita sinergi, dan kita terbuka, tidak melihat media dan organisasi dari mana, kalau ada kebijakan yang salah silahkan dikritisi, yang penting ada data dan tidak fitnah, dan kami harus intropeksi untuk memperbaiki, sehingga berita di Nganjuk berkwalitas, dan kita tidak membatasi media untuk bekerja sama, mari kita benahi dan perbaiki bersama – sama.”

  • Pembagian Zakat Polres Nganjuk Untuk Warga Kurang Mampu Dan Penyandang Disabilitas

    Pembagian Zakat Polres Nganjuk Untuk Warga Kurang Mampu Dan Penyandang Disabilitas

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat utamanya membagikan ribuan bungkusan beras zakat yang dikumpulkan dari keluarga besar Polres Nganjuk, Senin, 17/4/2023.

    Pembagian beras zakat tersebut dilaksanakan di lapangan apel Polres Nganjuk dan diserahkan kepada perwakilan Bhabinkamtibmas dari 20 polsek jajaran Polres Nganjuk, perwakilan warga kurang mampu, Penyandang disabilitas.

    Adapun rincian pembagian beras zakat adalah sebagai berikut :
    – Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) menerima 65 bungkus;
    – Penyandang disabilitas Nganjuk menerima 125 bungkus;
    – Panti Asuhan Mujibul Anwar Keludan Ngronggot 40 bungkus;
    – Fakir Miskin , Gharim yang disalurkan lewat Bhabinkamtibmas sebanyak 649 bungkus;
    – Tukang becak dan warga kurang mampu di sekitar Polres Nganjuk sebanyak 188 bungkus;
    Total 1067 bungkus zakat fitrah telah disalurkan.

    Dalam keterangannya AKBP Muhammad mengungkapkan pembagian zakat Polres Nganjuk disalurkan langsung kepada yang berhak menerimanya agar terhindar dari penyelewengan dan dapat bermanfaat bagi yang menerimanya.

    “Kita usahakan zakat fitra milik keluarga besar Polres Nganjuk ini bisa dibagi rata kepada yang berhak menerima, untuk itu kita kerahkan anggota Bhabinkamtibmas supaya mendistribusikan hingga ke pelosok desa binaannya. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT,”kata AKBP Muhammad. (acha)

  • PNS Pemprov Jatim Mencari Keadilan “Bank Titil” di MA, Pengiriman Berkas Memakan Waktu 1 Bulan Lebih

    PNS Pemprov Jatim Mencari Keadilan “Bank Titil” di MA, Pengiriman Berkas Memakan Waktu 1 Bulan Lebih

    Jakarta Pusat, KabarNganjuk.Com – Demi memperjuangkan keadilan serta kepastian hukum atas perkaranya, Tina Sundartina, warga Karang Klumprik Selatan, Desa Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya mendatangi kantor Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI), Jl. Jl. Medan Merdeka Utara No. 9-13, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (17/04/2023). Tina mengatakan, penerimaan berkas perkara nomor 1735/SIAP/Pdt/II/2023, tertanggal 27 Februari 2023 oleh MA RI, mendapat urutan nomor telaah 1036 KP/2023 di bagian pra telaah yang kepadanya Direktur Pratelaah Perdata MA.

    “Tujuan saya datang ke MA, semata-mata untuk menanyakan kapan perkara saya mendapat putusan dari majelis hakim di MA. Karena sampai hari ini, saya belum mendengar atau menerima kabar, kapan perkara saya ini di putusa MA,” ucap Tina Sundartina yang juga tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) ini.

    Wanita berusia 55 tahun ini mengaku kecewa atas kenyataan yang didapatinya, saat bertandang ke MA RI. “Saya ke bagian informasi, kebetulan saya diterima pegawai MA bagian informasi bernama Ibu Siti dan Pak Wahyu. Saya mendapat keterangan, bahwa pihak MA baru menerima berkas perkara saya dari PN Surabaya pada tanggal 27 Februari 2023. Sementara dari SIPP PN-Surabaya tertera bahwa berdasarkan Surat pengiriman Berkas Kasasi W14.U1.197/HK.02/1/2023, tanggal pengiriman berkas kasasi Rabu, 04 Januari 2023. Jika dikirim dari pihak PN Surabaya pada tanggal 04 Januari 2023 dan diterima pihak MA pada tanggal 27 Februari 2023 dengan nomor 1735/SIAP/Pdt/II/2023. Itu artinya, waktu pengiriman berkas memakan waktu 1 bulan lebih. Sebenarnya, berkas kasasi ini, dikirim naik becak atau naik delman ?. Apakah seperti ini pelayanan hukum di Indonesia,” ucap Tina dengan nada kecewa bercampur sedih.

    Tina mengaku, saat dirinya merasa kecewa di kantor MA, seketika langsung menghubungi A.A.GD Agung Parnata, S.H.,M.H selaku Humas PN Surabaya. “Dan jawab Pak Agung, dia tidak tahu. Pelayanan hukum di PN Surabaya sunguh sungguh sangat mengecewakan. Sampai kapan perkara saya ini selesai dan mendapatkan kepastian hukum,”ungkap Tina dengan mata berkaca-kaca.

    Terkait kliennya, Tina Sundartina ke kantor MA RI, Advokat Dwi Heri Mustika, S.H membenarkan. “Iya, memang benar. Sebelum berangkat ke Jakarta, beliau minta ijin ke saya. Kebetulan, Ibunda dari Ibu Tina lagi kondisi sakit. Ibu Tina minta ijin ke saya, nanti kalau sempat akan mampir ke kantor MA. Saya mengiyakan dan mengijinkan. Saya mendengar kabar dari Ibu Tina, berkas baru diterima pihak MA RI tanggal 27 Februari 2023. Sungguh sedih dan kecewa saya. Kok bisa pelayanan hukum seperti ini. Semoga kejadian Ibu Tina ini bisa menjadi masukan dan kritik atas pelayanan PN Surabaya untuk kedepannya agar lebih baik lagi. Kasihan rakyat kecil, kalau model pelayanan hukum seperti ini,” ucap Dwi, panggilan akrab Dwi Heri Mustika, S.H.

    Seperti pemberitaan sebelumnya, pasca putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur (Jatim) nomor 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022 atas pembatalan putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya nomor 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022, Advokat Dwi Heri Mustika, S.H datang ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI), Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 58, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Jumat (30/12).

    Dwi Heri menerangkan terkait berkas perkara nomor 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022 jo 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022 belum terkirim ke MA. “Saya sudah tanya langsung ke bagian informasi MA, dan petugas MA mengatakan kepada saya, bahwa berkas perkara belum diterima MA. Dan, saya diminta menghubungi atau datang ke PN Surabaya untuk minta nomer surat pengantar,” katanya.

    Kendati demikian, sambung Dwi Heri untuk perkara ini sebelumnya sempat dan pernah dinyatakan tidak diterima oleh Majelis hakim PN Surabaya dengan nomor perkara 372/Pdt.G/2021/PN.Sby, tertanggal 01 November 2021.

    Namun kemudian, gugatan dimohonkan kembali oleh penggugat IAP, warga Karang Pilang, Surabaya, Jatim, kemudian ada putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya nomor 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022.

    “Menurut kami ini aneh, karenanya demi junjung tinggi azas peradilan dan guna hak mendapatkan kepastian hukum klien kami atas nama Tina Sundartina (55), peristiwa hukum ini akan kita kawal. Untuk itu, dalam kasasi dimohonkan, kami datang langsung ke MA,” tandasnya.
    Kenapa tetap diperjuangkan sampai MA, Dwi Heri menegaskan sudah sangat jelas dalam pembuktian sebelumnya, putusan Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi yang semula terbanding dan penggugat di PN Surabaya, berinisial IAP, warga Karang Pilang, Surabaya, Jatim.

    “Alasannya kan sudah tegas dan tertuang dalam putusan PN Surabaya cukup tak masuk akal. Pertama, perkara ini pernah ditolak PN Surabaya lalu kedua, tiba-tiba PN Surabaya memutuskan perkara ini dengan nomor 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022 yang di paniterai pengganti Siswanto. Disebutkan klien kami sebagai termohon kasasi yang semula pemohon banding dan tergugat di PN Surabaya diwajibkan membayar ke bank titil sebesar Rp. 112.950.000. Ini yang tidak wajar,” terangnya.

    Padahal, menurut Dwi Heri Mustika, ada dicantumkan dalam memori kasasi adalah sebutan Bank titil. Disitulah tidak masuk akal dan tak wajar. Pertanyaannya,” Bank titil itu apa dan kantornya dimana ?, Coba apakah bisa ditunjukan kantor bank titil dimana ? dan saat itu juga kami lakukan kontra memory kasasi dari relaas pemberitahuan pemohon,” timpal pengacara yang berkantor di Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta & berkantor di Jl. Wonorejo Selatan Baru Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

    Dwi yang juga Ketua Umum (Ketum) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Tirta Mustika (Cakram) menjelaskan, upaya hukum ini tak berniat dan bermaksud intervensi atas keputusan lembaga peradilan Majelis Hakim MA RI.

    Guna diketahui, sebelumnya perkara ini pernah dinyatakan tidak diterima oleh Majelis hakim PN Surabaya dengan nomer perkara 372/Pdt.G/2021/PN.Sby, tertanggal 01 November 2021.
    Kemudian, gugatan dimohonkan kembali dan munculah putusan perkara nomor 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022. Kami hanya berharap MA RI obyektif dalam memutuskan perkara ini.
    Karena putusan bank titil di PN Surabaya ini bagi kami adalah putusan yang menyesatkan dan tidak mendasar. “Dan, jika permohonan kasasi bank titil ini dikabulkan MA RI sehingga menjadi yurisprudensi. Maka kedepan bank titil dianggap legal di seluruh nusantara,” pungkas Dwi Heri yang baru saja dilantik sebagai pengurus pusat Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) sebagai Wakil Ketua Komisi Media, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan Luar Negeri di Kampus Universitas Tarumanegara.

    Yang lebih ironis, lanjutnya dalam putusan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur (Jatim) nomor 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022, terbanding yang semula penggugat di PN Surabaya harus membayar kerugian material sebesar Rp. 31.231.000 untuk dibayar seketika.

    “Di dalam Putusan, PT Surabaya dengan nomor perkara 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022 menyatakan bahwa terbanding yang semula penggugat di PN Surabaya telah melakukan perbuatan melawan hukum (PMH),” tutupnya.

  • RSD Nganjuk Kembali Berbagi, Abang Becak Berterima Kasih

    RSD Nganjuk Kembali Berbagi, Abang Becak Berterima Kasih

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Jelang lebaran, RSD Nganjuk kembali berbagi di bulan penuh berkah ini. Pemberian bingkisan sembako sebanyak 250 paket di RSD Nganjuk disambut hangat oleh masyarakat, khususnya abang becak dan PKL (Pedagang Kaki Lima). Bertemapat di gedung RSD Nganjuk Lantai 2, Senin 17 April 2023.

    Turut hadir bupati Nganjuk Marhen Djumadi, direktur rumah sakit daerah Nganjuk dr.Tien Farida Yani, beserta jajarannya, terlihat beberapa dokter turut hadir.

    Pada kesempatan itu Marhen Djumadi mengatakan terima kasih kepada RSD Nganjuk yang telah membantu masyarakat yang kurang beruntung, khususnya abang becak yang mangkal sekitar RSD, karena hal itu merupakan tangung jawab bersama bukan hanya pemerintah kabupaten. Namun, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) juga harus turut terlibat dalam kegiatan bakti sosial semacam ini. Sehingga ada kedekatan pemerintah daerah malalui RSD bersama abang becak, PKL disekitar rumah sakit dan yang paling penting adalah keluarga besar RSD Nganjuk. Seperti cleaning servis, satpam, dan jukir.

    Dirinya juga berharap agar bingkisan yang tak seberapa ini, bisa membantu meringankan kebutuhan ekonomi mereka yang menerima. Terlebih lagi, meningkatnya kebutuhan dimasa jelang lebaran.

    Ditemui usai acara, Eko Santoso selaku Kasubag Humas RSD Nganjuk mengatakan “Kegiatan ini memang rutin dilakukan setiap tahun, dengan adanya kegiatan ini semoga dapat memberikan manfaat dan meningkatkan pelayanan yang semakin berkualitas.”

    Menurutnya, total bingkisan yang dibagikan sejumlah 250 paket dengan pembagian antara lain, untuk tenaga cleaning service RSD nganjuk berjumlah 88 paket, satpam 20 paket, juru parkir 19 pket, IPJ 4 paket, loundry 10 paket, abang becak 40 paket dan terakhir Pkl 37 paket.

    Sementara itu priyono perwakilan dari abang becak menyampaikan, Allhamdulillah terima kasih atas pemberian sembako ini bisa digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

  • Jelang Lebaran, Beberapa Barang Bukti Sitaan Polres Nganjuk Dimusnahkan

    Jelang Lebaran, Beberapa Barang Bukti Sitaan Polres Nganjuk Dimusnahkan

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forkopimda dan perwakilan Ulama Kamtibmas melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba, miras, knalpot brong dan velq di halaman apel Polres Nganjuk, Senin (17/04/2023).

    AKBP Muhammad mengungkapkan barang bukti tersebut merupakan hasil sitaan dari beberapa kasus yang ditangani Satresnarkoba, Satsamapta dan Satlantas Polres Nganjuk selama 1 minggu pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) 10 sampai dengan 17 April 2023.

    Barang bukti yang dimusnahkan adalah okerbaya sebanyak 10.500 butir pil dobel L, 60 liter Arak Jowo, 7 botol miras merk bir Bintang, 7 botol miras merk Guinness Smooth, 2 botol miras merk Srigunting, Knalpot Brong 157 unit dan Velg modifikasi 29 unit.

    Ia menambahkan KRYD dilaksanakan sebagai upaya menciptakan kondisi yang aman dan terkendali sebelum memasuki pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 terhitung mulai 17 April sampai dengan 2 Mei 2023.

    “Polres Nganjuk berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 H/2023 M, dengan demikian diharapkan lebaran tahun ini bisa berjalan aman dan berkesan,” kata AKBP Muhammad.

  • Bagi Bingkisan, Tatit Heru Tjahjono Ingatkan Kadernya Untuk Tidak Membantu Caleg Partai Lain

    Bagi Bingkisan, Tatit Heru Tjahjono Ingatkan Kadernya Untuk Tidak Membantu Caleg Partai Lain

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – DPC PDI Perjuangan kabupaten Nganjuk yang juga ketua dewan perwakilan rakyat daerah DPRD kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono hadir dan membagikan bingkisan secara langsung kepada struktural partai, mulai dari ranting, pimpinan anak cabang /PAC, DPC dewan pimpinan cabang dan sayap – sayap partai, komite perempuan dan Bappilu (badan pemenangan pemilu )

    Diawali dari kecamatan bagor, dan akan berlanjut ke dua puluh PAC se kabupaten Nganjuk, sebelumnya, DPC telah melakukan baksos secara merata di kabupaten Nganjuk sebanyak 2500 paket sembako.

    Diawali dari dikecamatan bagor, pembagian bingkisan ini dipusatkan dua titik dalam waktu yang berbeda, di desa Pesu dilaksanakan pagi hari dengan melibatkan 9 ranting, sedangkan sore harinya kegiatan dilaksanakan di desa Kendalrejo dengan melibatkan 12 ranting.

    Tatit Heru Tjahjono dalam sambutanya mengatakan, pembagian bingkisan ini terselenggara atas kerjasama, anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Propinsi dan DPR RI, sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap struktural partai yang berjuang menjaga kekompakan dan soliditas partai.

    Lebih lanjut, Tatit mengatakan, bahwa dewan pimpinan cabang partai menyampaikan terimakasih yang setinggi tingginya kepada struktural rating dan PAC karena mesin partai sudah mulai berjalan, terbukti beberapa waktu lalu ranting dan PAC diperintahkan mengawal daftar pemilih sementara, dan itu clear semua sesuai waktu yang ditentukan, sebagai tahapan pemilu.

    Tatit juga mengingatkan kepada struktural ranting dan PAC dilarang keras membantu calon legislatif lain partai, apabila hal itu terjadi makan akan ditindak tegas, untuk itu diminta kerjasamanya, agar pelanggaran itu dilaporkan kepada PAC dan DPC.

    Sementara itu Suryo Putro yang akrab disapa Alek, ketua PAC kecamatan Bagor menambahkan bahwa, masih ada waktu untuk mempersiapkan saksi di TPS, pengurus ranting harus dicarikan orang yang benar – benar bisa bekerja, tidak hanya comot saja, Carikan org yang memiliki dedikasi.

  • Deklarasi Damai Pemilihan Kades Membawa Demokrasi Sehat

    Deklarasi Damai Pemilihan Kades Membawa Demokrasi Sehat

    Nganjuk, HarianForum.com- Sebanyak 32 calon Kepala Desa, telah melakukan Pernyataan Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa Serentak di kabupaten Nganjuk Tahun 2023, yang bertempat di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Pemerintahan Daerah Kabupaten Nganjuk ( Sabtu, 15/04/2023).

    Sebanyak 32 calon Kepala Desa ( Kades) di 13 Desa dan di 8 Kecamatan Kabupaten Nganjuk, melaksanakan Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa ( Kades) tahap 1 Tahun 2023, yang dihadiri Staf Ahli Pemerintahan Eko Sutrisno, Asisten Ekbang Yudi Ernanto, Kadis PMD Puguh Harnoto, beserta Camat, Kapolsek, Danramil daerah pemilihan, dan segenap Panita juga semua calon Kepala Desa di 8 Kecamatan.

    Dalam sambutanya, Eko Sutrisno selaku Staf Ahli Pemerintahan, yang dalam hal ini mewakili Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, menyampaikan bahwa, Deklarasi ini bukan main – main dan disaksikan oleh semua yang hadir juga Tuhan Yang Maha Esa ” ucapnya.

    ” Ini dalam masa jabatan 6 Tahun, dan proses ini tetap berjalan, yang artinya, kalau sekarang berjalan baik, maka kedepannya juga akan tetap berjalan dengan baik ” harapnya.

    Pada kesempatan itu Puguh Harnoto menambahkan selaku Kepala Dinas PMD bahwa hari ini adalah melaksanakan serangkaian kegiatan dari proses pemilihan Kepala Desa, dan pada hari ini dilaksanakan Deklarasi Damai kepada seluruh calon yang akan melaksanakan laga pertarungan Pilkades pada Tanggal 27 April 2023 ” ujarnya.

    ” Ini diikuti 32 calon Kades yang tersebar di 13 Desa di 8 Kecamatan, kegiatan ini tadi sudah berjalan dengan baik, dan Deklarasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen calon Kades untuk melakukan Demokrasi yang sehat di masing – masing Desa ” harap Puguh Harnoto.

    Lebih lanjut dikatakan Puguh Harnoto, bahwa ini adalah melaksanakan kompetisi, dan rata – rata calon sudah bertarung sebelumnya, jadi ini adalah siklus yang terjadi di Kepala Desa sesuai Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014, bahwa masing – masing Kepala Desa adalah 6 Tahun, sehingga dengan adanya deklarasi ini, adalah bagian dari bentuk kontrol pada para calon, agar membawa demokrasi yang sehat di masing – masing Desa ” pungkasnya.

  • Ida Bagus Nugroho Baksos Di Beberapa Titik

    Ida Bagus Nugroho Baksos Di Beberapa Titik

    KabarNganjuk.com – Sabtu (14/04/2023) Ida Bagus Nugroho, anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dari daerah pilihan IX Jatim fraksi PDI Perjuangan gelar bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan kunjungan didua titik, pertama di Desa Sugih Waras, akecamatan Prambon, sedangkan titik kedua di Dusun Kandangan, Desa Sonoageng Kecamatan Prambon.

    Baksos tersebut dilakukan untuk membantu kebutuhan masyarakat yang memang benar – benar membutuhkan, sedangkan kegiatan kunjungan bertujuan untuk menjaga keakraban dengan masyarakat.

    Di Desa Sugih Waras, dirinya mendatangi komunitas ibu – ibu kader, tidak ada hal penting yang disampaikan oleh Ida Bagus Nugroho, hanya pertemuan yang menunjukkan keakraban dan kekeluargaan saja.

    Demikian juga dengan baksos yang digelar di titik kedua, Ida Bagus Nugroho yang juga pengurus DPD PDI perjuangan Jawa Timur ini mendatangi komunitas Peduli Kasih yang berada di Dusun Kandangan, Desa Sonoageng.

    Suasana terlihat lebih dekat saat tiba waktu berbuka puasa, mereka berbincang akrab sambil menikmati hidangan berbuka.

    Sementara itu, salah satu warga yang juga mewakili komunitas peduli kasih, menyampaikan rasa syukurnya dan berterimakasih kepada Ida Bagus Nugroho yang telah membantu mereka disaat kesulitan ekonomi.

  • Sudilah: PDI Perjuangan Hadir Di Tengah Masyarakat Melalui Baksos

    Sudilah: PDI Perjuangan Hadir Di Tengah Masyarakat Melalui Baksos

    KabarNganjuk.com – Sudilah, anggota DPRD Kab Nganjuk fraksi PDI Perjuangan, melakukan baksos di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (15/04/2023/) bertempat di salah satu rumah warga.

    Acara yang digelar sore hari, sekitar pukul 16.00 ini, melibatkan lebih dari seratus orang, rata – rata terdiri dari keluarga yang kurang beruntung.

    Terlihat juga ibu – ibu, bapak – bapak dan lansia berjajar antri untuk menerima bingkisan berupa sembako yang antara lain berisi minyak goreng, beras dan gula pasir.

     

    Salah satu warga, sukarji 57 th, mengucapkan terima kasih atas paket yang diberikan kepadanya dan menurutnya sembako ini sangat berarti baginya, terlebih lagi dihari – hari menjelang lebaran.

    Diketahui, Sudilah adalah kader PDI perjuangan yang terpilih pada pemilu legislatif tahun 2019, melalui daerah pilihan 5 Nganjuk termasuk kecamatan loceret.

    Sementara itu, Sudilah mengatakan, bahwa kegiatan baksos ini didukung sepenuhnya oleh partai PDI Perjuangan, selaku petugas partai, dirinya memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

    “meskipun tidak seberapa, tapi kami berharap hal ini dapat membantu meringankan kebutuhan mereka, dan yang lebih penting lagi adalah, PDI Perjuangan hadir ditengah – tengah masyarakat.” Tandasnya.