Kategori: Berita

  • Persiapan Operasi Lilin Semeru 2023, Polres Tulungagung Sosialisasikan Rencana Keamanan

    Persiapan Operasi Lilin Semeru 2023, Polres Tulungagung Sosialisasikan Rencana Keamanan

    TULUNGAGUNG, KabarNganjuk.com – Dalam Rangka Hari Raya Natal 2023 dan menyambut Tahun baru 2024, Polres Tulungagung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin 2023.

    Rapat Koordinasi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung dan instansi terkait, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, berlangsung di ruang SAR polres Tulungagung Polda Jatim, Selasa (19/12/2023).

    Kepolres Tulungagung AKPB Teuku Arsya Khadafi, SH, SIK, M.Si yang memimpin kegiatan itu mengatakan, rapat Koordinasi dalam rangka menyamakan persepsi dan juga menyamakan langkah dalam nanti melaksanakan pengamanan.

    “Kegiatan dari tahun ke tahun tentunya akan ada peningkatan aktivitas masyarakat, dimana juga saat ini Kabupaten Tulungagung dengan adanya tempat- tempat baru dan juga alat tranportrasi yang meningkat sehingga arus lalu lintas di Kabupaten Tulungagung meningkat drastis” ujarnya.

    “Tentunya di Ops Lilin Semeru 2023, selain mengamankan kegiatan saudara kita yang melaksanakan ibadah di hari natal dan tahun baru, kita juga perlu melakukan pengamanan terhadap masyarakat yang melaksanakan kegiatan liburan dan silaturahmi dengan saudara. Hal ini bertepatan dengan libur anak sekolah serta libur tahun baru sehingga tentunya kegiatan masyarakat sangat banyak dilaksanakan di wilayah Tulungagung”, lanjutnya.

    Dengan adanya venue atau tempat tempat baru, beberapa lokasi pada tahun lalu tidak menjadi perhatian, namun di tahun ini perlu diantisipasi sehingga masyarakat dapat melaksankan berlibur secara aman dan nyaman.

    “Upaya guna mengantisapi itu semua, salah satunya juga kesiapan pelayanan kesehatan yang akan ditempatkan di Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan”, ungkap Kapolres. (*)

  • PT Aksha Energi Indonesia Diduga Ganggu Kenyamanan warga

    PT Aksha Energi Indonesia Diduga Ganggu Kenyamanan warga

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-234/MEN/2003 Tahun 2003, tentang Waktu Kerja Dan Istirahat Pada Sektor Usaha Energi Dan Sumber Daya Mineral, maka setiap perusahaan pertambangan harus mematuhinya

    PT Aksha Energi Indonesia, yang sedang melakukan penambangan material di tambang desa karangsono kecamatan loceret, kabupaten Nganjuk Jawa timur ini diduga melanggar Kepmen Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut diatas dan meresahkan warga.

    Hal itu dikarenakan, tambang tersebut beroperasi hingga malam hari, bahkan hingga berita ini diturunkan, hasil pantauan kabar Nganjuk dilapangan, tambang tersebut masih beroperasi.

    Lalu bagaimana niatan Pemerintah Daerah yang akan menaikan PAD pada tambang kena pajak dengan menghitung volume material, padahal pihak pendapatan melakukan penghitungan (ceker) hanya sampai pukul 16.00 WIB, dan apakah material yang keluar dari tambang diatas pukul 16.00 kemudian terhitung atau tidak.

    Suara bising yang ditimbulkan oleh alat berat mesin breaker pemecah batu itu terdengar lebih nyaring dibanding pada siang hari, “Yah menten dereng tutup bu, brebeken mengganggu warga, Kulo kaleh keluarga terganggu (Hingga jam segini belum tutup dan suaranya bising keras sekali kami dan keluarga terganggu) ungkap JN (47) warga karangsono kepada kabar Nganjuk

    Bahkan dirinya mengaku tidak tau harus mengadu kemana, siang hari para sopir armada material tersebut melaju ugal – ugalan, dan banyak armada yang tidak menutup muatannya dengan trepal, hal itu bisa membahayakan warga, dan pengguna jalan lain.

    “Kemudian kalau sudah semalam ini, tambang tidak juga berhenti beroperasi, kami warga karangsono butuh istirahat, kami sangat terganggu, terus kami harus mengadu kemana, jika tidak ada perhatian maka saya dan warga yang alin akan bertindak” pungkas JN (nur/sha/san)

  • Polda Jatim Gelar Roadshow Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba

    Polda Jatim Gelar Roadshow Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba

    SURABAYA, KabarNganjuk.com – Polda Jawa Timur kembali gelar Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba, setelah sukses menggelar Road Show di Kabupaten Probolinggo, Malang dan Magetan, kali ini kegiatan serupa juga digelar di Surabaya, tepatnya di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Surabaya. Selasa (19/12/2023).

    Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Jatim, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim dan Bidang Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim kembali gelar kegiatan serupa dengan mengajak ribuan pelajar di berbagai daerah, khususnya di Surabaya Raya.

    Kombes Pol Arie Ardian, selaku Inisiator mengatakan, ini terkait dengan bagaimana cara memperkuat daya cegah dan daya tangkal, dilingkungan pesantren dan sekolah.

    “Dari beberapa pengaduan dan masukan memang ada beberapa kepala sekolah yang mulai terpapar oleh Narkoba sehingga kita perlu penguatan. Oleh karena itu, bapak Kapolda Jatim menginisi untuk melakukan kegiatan Road Show ini,” ungkapnya.

    Kegiatan Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba ini telah digelar di empat daerah, dengan mengundang hampir seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jawa Timur. Diantaranya di Probolinggo, Malang, Magetan dan yang terakhir di Surabaya.

    Sementara, Kombes Pol Arie Ardian juga menjelaskan, kenapa kegiatan ini di prioritaskan untuk generasi muda khususnya kalangan pelajar SMA.

    “Karena, perlunya penguatan di lingkungan sekolah dan pesantren, supaya mereka bisa berperan aktif untuk menghindari penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan pesantren,” tandasnya.

    Selain itu, Kombes Pol Arie juga mengatakan, kalangan remaja sangat rentan terpapar peredaran narkoba, maka dari itu, peran kepolisian bersama stakeholder terkait adalah melakukan pencegahan, dari peredaran narkoba di kalangan pelajar.

    “Jadi anak-anak remaja sesuai dari hasil penelitian m, tingkat kerawanannya ada di usia 19-20 tahun, dan mereka sangat rentan terhadap Narkotika,” katanya Kombes Pol Arie.

    Sesua data Tahun 2022 ada sekitar 300 lebih, anak-anak usia pelajar yang terpapar Narkotika.

    Kombes Pol Arie menambahkan, dengan terselenggaranya kegiatan ini, Ditresnarkoba Polda Jatim terus mengimbau, agar lingkungan sekolah bisa membangun struktur atau komunitas di lingkungan sekolah, bertujuan untuk terbentuknya kekuatan daya cegah dan daya tangkal, bisa dibawa OSIS atau diluar OSIS, dan komunikasi.

    “Tentunya untuk membangun kegiatan-kegiatan positif sehingga mereka teralihkan dari penyalah gunaan narkoba,” tambahnya.

    Apa bila ada yang mulai terindikasi masuknya narkoba di sekolah, bisa terdeteksi dan bisa langsung ambil langkah. (*)

  • Beri Pembekalan Kepada Siswa Diktukba Polri,Ini Pesan Kapolda Jatim

    Beri Pembekalan Kepada Siswa Diktukba Polri,Ini Pesan Kapolda Jatim

    MOJOKERTO, KabarNganjuk.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, memberikan pembekalan kepada siswa Diktukba Polri Gelombang II T.A 2023 SPN Polda Jawa Timur, Selasa (19/12/2023).

    Kegiatan dilaksanakan di Gedung Waspada SPN Polda Jatim tersebut dihadiri, Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Harry Kurniawan, Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Pol Iman, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Ka. SPN Polda Jatim Kombes Pol Sugeng Hariyanto, serta Pembina dan Pengasuh Siswa SPN Polda Jatim.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim memberikan pesan dan arahannya kepada seluruh siswa agar setelah dilantik nanti bisa menjadi anggota Polri yang baik.

    saat memberikan pembekalan kepada siswa Diktukba di SPN. Kapolda menayangkan cuplikan video Sholawat Tombo Ati kepada siswa Diktukba.

    “Lima dari sholawat Tombo Ati, itu yang menjadi kunci untuk bagaimana kita memantapkan hati kita, menjernihkan hati untuk bekal mengaktualisasikan pikiran kita dalam rangka pelaksanaan tugas,” tutur Irjen Imam, Selasa (19/12).

    Kapolda Jatim berharap apa yang disampaikan nanti betul betul menjadi bekal awal untuk para siswa sekalian untuk terjun ke lingkungan Masyarakat.

    Sementara itu Ka. SPN Polda Jatim Kombes Pol Sugeng Hariyanto, menjelaskan, ada 841 siswa, 790 ini polisi tugas umum kemudian ada 9 Bakopsus dari tenaga kesehatan, perlu kami laporkan dari sembilan bakopsus ada satu siswa yang sudah membuat pernyataan untuk ditempatkan di SPN.

    “Kebetulan dia lulusan dari lulusan Universitas Jember dan dari tenaga kesehatan juga memiliki kemampuan bela diri, di samping tenaga kesehatan juga memiliki prestasi luar biasa,” kata Kepala SPN Polda Jatim.

    Kemudian 52 Bintara Retpro yang memiliki berbagai latar belakang kemampuan prestasi yang sudah melalui seleksi di tingkat Polda. (*)

  • Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Purna Bakti 38 Anggota Polri dan ASN Polres Nganjuk.

    Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Purna Bakti 38 Anggota Polri dan ASN Polres Nganjuk.

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Sebanyak 38 anggota Polri dan ASN Polres Nganjuk periode November 2022 sampai dengan November 2023 yang telah purna tugas dilepas Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad S.H., S.I.K., M.Si dalam upacara pelepasan bertempat di Lapangan Apel Polres Nganjuk, Selasa (19/12/2023).

    Dalam sambutannya, AKBP Muhammad menyampaikan rasa haru dan bangga kepada wisudawan Purna Bakti yang hadir bersama para istri ( Bhayangkarinya). perjuangan para purnawirawan dalam menjalankan roda organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia patut mendapatkan apresiasi dari para generasi penerus.

    Kegiatan ini merupakan wujud penghargaan kepada anggota Polri dan ASN yang memasuki masa pensiun, masa pensiun adalah babak baru bagi abdi negara untuk kembali ke lingkungan masyarakat.

    “Untuk itu saya berharap kiranya dapat menghadapi masa akhir kedinasan untuk berfikir positif, gunakan keterampilan yang saudara punya, melakukan kegiatan yang berguna, sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang,” sambung AKBP Muhammad.

    Sebagai rangkaian seremonial upacara, para purnawirawan menerima satu – persatu medali dan piagam pelepasan yang disematkan oleh Kapolres saat upacara berlangsung, dilanjutkan dengan resepsi wisuda yang dilaksakan di Joglo Mapolres Nganjuk.

    Ucapan terima kasih yang diberikan oleh para purnawirawan polri salah satunya Komp. Sumadi dengan jabatan terakhir Kapolsek Ngluyu serta kegiatan yang dilakukannya setelah purna baktinya.

    “Pertama mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Nganjuk khususnya Bapak Kapolres yang telah melantik saya pada pelepasan terkahir berbakti kepada polisi dengan diadakannya wisuda purnabakti,” ujar Kompol Sumadi.

    Lebih lanjut, Purna Kompol Sumadi menambahkan kegiatan-kegiatan yang dilakuknnya setelah purna yakni ternak kambing, itik, bebek dan lainnya untuk menikmati sisa-sisa hidupnya dan diberikan kesehatan jasmani dan Rohani.

    Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad mengungkapkan kurang lebih 38 senior yang diberikan penghargaan terbaik yang sudah purnabakti mengabdi kepada polri selama 30 tahuh, 32 tahun dan 35 tahun. Dan secara terpusat Mabes Polri memberikan pelatihan terkait kehidupan menghadapi pasca pensiun seperti pelatihan wirausaha, berternak dan bercocok tanam.

    Selanjutnya pada pelaksanaan ceremonial pelepasan ada tradisi diantaranya pedang pora yang dilanjut dengan menaikkan meraka ke becak lalu kita kayuh tujuannya sebagai tanda menghargai para senior yang sudah betul-betuk mengabdikan dirinya ke intitusi Polri.

    “Pesan Kami adalah tetap jaga silahturahmi pada intitusi Polri, Harus semangat survive dalam kehidupan baru bermasyarakat dengan kegiatan positif,” ujar Kapolres Nganjuk.

    Lebih lanjut, AKBP Muhammad menyampaikan untuk segera komunikasikan hak politiknya kepada KPU di tempat tinggal setempat untuk bisa memproses hak suaranya.

    Setelah sambutan berakhir saatnya para peserta wisuda dikirap melalui prosesi upacara pedang pora. Penyambutan upacara pedang pora dilaksanakan dengan penuh khidmat, selanjutnya dengan menaiki becak berhias mengantarkan peserta wisuda sampai pintu gerbang keluar Mapolres Nganjuk yang telah resmi mengakhiri masa tugasnya di Kepolisian Republik Indonesia. (salsha)

  • Polres Tanjungperak Maksimalkan Patroli Antisipasi Geng Remaja Jelang Nataru

    Polres Tanjungperak Maksimalkan Patroli Antisipasi Geng Remaja Jelang Nataru

    TANJUNGPERAK, KabarNganjuk.com – Kepolisian mulai melaksanakan pengamanan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Langkah antisipasi dilaksanakan dengan melaksanakan patroli rutin di seluruh wilayah khususnya Jawa Timur.

    Polres Pelabuhan Tanjungperak mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setiap malam hingga dini hari. Salah satunya antisipasi di wilayah yang rawan gangguan keamanan.

    Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengungkapkan, patroli rutin gencar dilakukan di lokasi rawan kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas.

    Personel melaksanakan patroli mulai dari Jalan Perak Timur ke Jalan Kenjeran, salah satunya ke Jalan Kedung Cowek, Surabaya.

    “Kami antisipasi daerah rawan kejahatan. Kami lakukan antisipasi agar kamtibmas tetap terjaga jelang Nataru,” katanya,Selasa (19/12).

    Ia menuturkan, patroli tersebut juga dilaksanakan di lokasi rawan berkumpulnya geng remaja.

    Selain ke Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Patroli juga dilanjutkan ke sekitar Jalan Pantai Ria Kenjeran, Surabaya. Antisipasi dilakukan agar tidak terjadi tawuran yang melibatkan geng di wilayah tersebut.

    “Kami antisipasi juga keberadaan geng remaja. Kami lakukan patroli di lokasi-lokasi tersebut,” tuturnya.

    Ia juga mengungkapkan, kegiatan antisipasi geng juga dilakukan di beberapa lokasi melibatkan polsek jajaran dan setiap hari patroli dilakasanakan. (*)

  • Polres Malang Amankan Belasan Orang Diduga Calo SIM di Satpas Singosari

    Polres Malang Amankan Belasan Orang Diduga Calo SIM di Satpas Singosari

    MALANG, KabarNganjuk.com – Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan sekelompok orang yang diduga sebagai calo pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Satuan Pelayanan SIM (Satpas) Singosari, Kabupaten Malang, Senin (18/12/2023).

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, melalui Wakapolres Kompol Wisnu S Kuncoro, menyampaikan bahwa belasan pria tersebut berupaya menghalangi aktivitas pelayanan SIM dengan menutup akses pintu masuk kantor Satpas menggunakan mobil pribadi.

    Selain itu, mereka mencoba berorasi dengan membawa pengeras suara di depan pagar Satpas.

    “Ada sekelompok orang yang diduga calo SIM berupaya melakukan provokasi dengan cara menutup jalan, menyampaikan aspirasi namun tanpa melakukan pemberitahuan,” ungkap Kompol Wisnu saat dikonfirmasi di Polres Malang, Senin (18/12).

    Wakapolres menambahkan, Polsek Singosari yang menerima laporan, segera mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan.

    Sedikitnya 11 orang pria paruh baya yang diduga calo tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Singosari untuk dimintai keterangan.

    Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan, diketahui bahwa kelompok orang tersebut merasa tidak puas karena sejak beberapa waktu lalu tidak dapat lagi bisa melakukan aktivitas di lingkungan Satpas.

    Hal ini dikarenakan Polres Malang telah menerapkan aturan untuk kepengurusan pemohon SIM baru maupun perpanjangan, hanya bisa dilakukan oleh pemohon SIM langsung. Sehingga orang yang tidak berkepentingan dilarang berada di lingkungan Satpas.

     

    “Mereka menyampaikan aspirasi, merasa tidak puas karena tidak lagi bisa melakukan aktivitas di lingkungan Satpas,” jelas Kompol Wisnu.

    Dikatakan Wakapolres Malang, kejadian tersebut tidak berdampak pada pelayanan SIM di Satpas Singosari.

    “Pelayanan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan tetap berjalan normal tanpa ada kendala berarti,”terang Kompol Wisnu.

    Ia menyebut, peningkatan pelayanan di lingkungan Satpas merupakan perintah langsung Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana.

    Seluruh sistem pelayanan diperbaiki dan dipantau agar tidak ada celah bagi calo untuk mengambil keuntungan.

    Selain itu, pelayanan uji praktik SIM juga dinilai lebih mudah, sehingga masyarakat tidak perlu tergiur dengan oknum calo yang mengklaim bisa meloloskan pengurusan SIM dengan mudah.

    Polres Malang berkomitmen untuk menjaga integritas dan kualitas pelayanan publik, serta terus melakukan upaya pencegahan agar praktik calo dalam pengurusan SIM dapat dihilangkan sepenuhnya.

    “Biaya penerbitan SIM sesuai PP 76 tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas PNBP yang berlaku pada Polri, jadi tidak ada biaya lain yang dikeluarkan oleh pemohon SIM,”tegas Kompol Wisnu.

    Ia juga menegaskan, perbaikan sistem di lingkungan Satpas ini merupakan bagian dari pelayanan yang transparan dan efisien kepada Masyarakat. (*)

  • Pj Bupati Nganjuk Mewisuda 312 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Se-Kecamatan Kertosono

    Pj Bupati Nganjuk Mewisuda 312 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Se-Kecamatan Kertosono

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Sebagai salah satu strategi percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas PPKB mengadakan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Hari ini, Senin, 18 Desember 2023 Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, S.STP., M.Si., mewisuda sebanyak 312 peserta SOTH se-Kecamatan Kertosono. Acara yang digelar di Gedung Serbaguna Kertosono ini juga dihadiri oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ny. Eka Haryati Taruna, jajaran Forkopimcam beserta istri dan juga lurah/kepala desa se-Kecamatan Kertosono.

    SOTH adalah sebuah sarana pendidikan informal yang ditujukan untuk memperbaiki pola asuh orang tua terhadap balitanya. SOTH ini dibentuk di tiap kelurahan yang ada di Kecamatan Kertosono dan di Kabupaten Nganjuk. Sekolah pendek yang konsepnya diinisiasi oleh BKKBN bekerja sama dengan Pemerintah Daerah ini digelar sebagai jawaban atas berbagai permasalahan sosial dan kesehatan, salah satunya stunting.

    Meski sifatnya informal, sekolah ini telah dilengkapi dengan kurikulum pendidikan, silabus, pemetaan instruktur, rencana kegiatan pembelajaran, perangkat monitoring, jurnal, absensi peserta, absensi pengelola, buku tamu. SOTH didedikasikan untuk membangun komitmen dalam berkomunikasi antara orang tua dengan anak-anaknya sesuai ilmu dan metode yang benar.

    Pj Bupati mengungkapkan rasa bahagianya karena melihat semangat para orang tua yang diwisuda hari ini. “Saya berbahagia, semangat dan suasana hari ini mencerminkan bahwa kita punya keinginan, agar balita kita bisa tumbuh dan berkembang dengan kualitas terbaik, pembentukan karakter positif anak bisa didapat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan orang tua dalam pengasuhannya,” terang Pj Bupati.

    Untuk diketahui, sebanyak 312 peserta SOTH merupakan peserta dari total 322 lulusan SOTH Kecamatan Kertosono yang hadir. Terdiri dari 12 kelompok bina keluarga balita.

  • Petani Kanigoro Blitar Tunda Tanam Padi Akibat Kemarau Panjang

    Petani Kanigoro Blitar Tunda Tanam Padi Akibat Kemarau Panjang

    Blitar,KabarNganjuk.com – Saat ini, Sumidi salah satu petani yang memiliki lahan pertanian terutama secara rutin mengelola pertanian tanaman pangan di wilayah kecamatan Kanigoro, lebih memilih menunda menanam padi.

    Pertimbangan yang diambil dengan memperhitungkan produktivitas atau hasil. Fenomena cuaca yang terjadi karena adanya peningkatan suhu di permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang lebih tinggi dari biasanya, mampu merubah pola cuaca global lebih ekstrem dan mengakibatkan musim kemarau lebih panjang dari biasanya, berdampak kekeringan dan mengakibatkan terbatasnya ketersediaan air yang dirasa tidak bisa mencukupi untuk lahan tanaman padinya. Kondisi kemarau panjang pada saat ini diprediksi akan berlangsung hingga Januari 2024.

    Kepada KabarNganjuk.com, Sekretaris Kontak Tani Nelayan Andalan atau KTNA Kabupaten Blitar memberikan
    pendapatnya, meskipun tanaman padi disepanjang tahunnya bisa ditanam, namun menurut Sumidi, untuk menanam padi dibutuhkan pemikiran yang lebih panjang terkait dengan anomali cuaca. Diungkapkan, idealnya waktu penanaman yang paling signifikan dilakukan pada musim penghujan atau musim rendeng di lahan yang memiliki sistem pengaliran air yang baik maupun pada lahan kering atau tadah hujan, dimulai pada bulan November hingga bulan Maret. Untuk musim tanam gadu, musim tanam pada lahan yang tidak mempunyai pengairan, dan hanya mengandalkan air hujan atau tadah hujan, dimulai pada bulan April sampai bulan Juli. Sedangkan musim tanam kemarau terjadi di bulan Agustus, September dan bulan Oktober.

    ” Karena pertanian disini masih mengandalkan pengairan, dan sekarang keadaan air yang belum optimal, akhirnya waktu semai padi bulan Nopember atau Desember belum bisa dilakukan. Kita menunggu dan tergantung cuaca, dimana sampai saat ini hujan belum ada, sehingga pengairan juga belum ada.” jelasnya.(17/12).

    Pengelola sistem pertanian terpadu dan Omah Edukasi pertanian tengah sawah yang berlokasi Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, menyampaikan, kemungkinan para petani yang memiliki lahan berada disekitarnya, diprediksi akan menanam padi pada awal bulan Januari 2024. Sumidi memberikan argumentasi, minimnya atau sedikitnya curah hujan selama musim kemarau, mengakibatkan kekurangan air irigasi pertanian. Apapun alasannya, tanaman merupakan mahluk hidup, dipastikan memerlukan air yang cukup untuk pertumbuhan yang optimal, sehingga terjadinya kekeringan sangat berpotensi menghambat perkembangan. Dan diakuinya, hingga sampai saat ini lahan – lahan pertanian disekitarnya masih sangat sedikit petani yang melakukan penyemaian padi.

    ” Melihat kondisi cuaca seperti saat ini, diprediksi kira – kira dimulainya tanam padi nanti pada awal atau pertengahan bulan Januari, dengan estimasi usia semai sekitar 20 hari. Sekarang pertengahan Desember, dan cuaca ternyata masih tidak menentu, ketersediaan air sangat terbatas, belum ada yang menyemai padi. Kalaupun ada air, itu diperoleh dari sumur pantek yang digunakan untuk mengairi tanaman jagung dan cabai ” tandas Sumidi. (Ans).

  • Sultan  Sampaikan Terima Kasih Kepada Kapolri

    Sultan Sampaikan Terima Kasih Kepada Kapolri

    Jakarta, KabarNganjuk.com- Sultan Rif’at Al Fatih menyampaikan ungkapan terima kasihnya secara khusus kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Ucapan terima kasih itu atas bantuan penyembuhan dirinya usai mengalami kecelakaan kabel fiber optik.

    Menurut Sultan, dirinya ingin mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Jenderal Sigit.

    “Saya tahu kalau berterima kasih lewat media menurut saya masih kurang Pak. Oleh karena itu saya ingin bertemu langsung depan Bapak dan mengucapkan terima kasih secara langsung ke Bapak dan juga berbincang-bincang dengan Bapak,” jelas Sultan dalam video yang dibuatnya, Senin (18/12/23).

    Ditambahkan Sultan, meski demikian ia sangat berterima kasih atas atensi dari Jenderal Sigit hingga dirinya bisa menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polri. Oleh karenanya, Sultan saat ini telah kembali pulih.

    “Dari saya untuk Pak Kapolri sebelumnya terima kasih banyak, Pak, atas atensi Bapak untuk bisa membantu kesembuhan saya,” ujar Sultan.

    Ayah Sultan, Fatih Nurul Huda pun mengaku terharu melihat anaknya sudah kembali pulih. Dia bahkan tidak bisa berkata-kata mengingat semua bisa dilalui anaknya berkat atensi Kapolri.

    “Muncullah suatu keajaiban bahwa ada satu atensi khusus dari Pak Kapolri untuk merawat anak kami dan membawa anak kami ke RS Polri,” ungkap Fatih.

    Dia mengaku, saat awal masuk RS Bhayangkara Polri kembali mempertanyakan kepada Kapusdokkes Irjen. Pol. Asep Hendradiana, apakah benar ini atensi dari Kapolri. Lalu, Kapusdokkes meyakini bahwa ini benar-benar atensi Kapolri.

    Dikatakannya, atensi Jenderal Sigit itu mengubah semua rencana untuk Sultan. Sebelumnya, ibu Sultan bahkan sudah putus asa hingga kesehatannya tak stabil melihat kondisi anaknya.

    “Jadi ini semua adalah atensi kemanusiaan Pak Kapolri dan beliau akan menanggung seluruh biaya pengobatannya sampai sembuh total. Lemes kami, Pak, nangis kami, karena kami tidak menyangka anak kami bisa seperti ini, kami syok, kami berencana menjual rumah kami ternyata tiba-tiba Pak Kapolri mengatensi seperti ini,” tuturnya. (*)

  • Kapolda Jatim Cek Kesiapan Ops Lilin Semeru dan Jalur Pantura Surabaya – Banyuwangi dengan Patroli Bermotor

    Kapolda Jatim Cek Kesiapan Ops Lilin Semeru dan Jalur Pantura Surabaya – Banyuwangi dengan Patroli Bermotor

    SURABAYA, KabarNganjuk.com- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, melaksanakan patroli jalur darat dengan menggunakan kendaraan roda dua.

    Jalur darat yang disisir oleh rombongan patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim ini adalah sepanjang jalur Pantai utara ( Pantura) dari Surabaya menuju Banyuwangi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabidhumas ) Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, patroli bermotor dengan jarak yang cukup jauh itu untuk memastikan situasi dan kondisi di lapangan jelang libur Natal 2023 dan tahun baru (Nataru) 2024.

    “Untuk pengamanan Nataru ini Polda Jatim menggelar operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi Lilin Semeru dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan Masyarakat yang mengisi kegiatan liburan akhir tahun maupun yang merayakan ibadah Natal bagi umat yang merayakan,”ujar Kombes Dirmanto, Senin (18/12).

    Adapun titik start Patroli yang dipimpin Kapolda Jatim itu kata Kombes Dirmanto dimulai dari Jalan Bengawan Surabaya, pukul 07.00 WIB.

    Rute yang dilalui rombongan Kapolda Jatim, dari Surabaya masuk di gerbang tol Waru, melintas Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan dan keluar di gerbang tol Kabupaten Probolinggo.

    Sesampainya di Polsek Kraksaan, Polres Probolinggo, Kapolda Jatim bersama rombongan berhenti sejenak untuk membagikan bantuan berupa komputer untuk fasilitas di Polsek Kraksaan, Polsek Krejengan, Polsek Kuripan, Polsek Tegalsiwalan dan Polsek Krucil.

    “Bapak Kapolda bersama rombongan transit di Probolinggo membagiakan bantuan berupa computer untuk operasional di Lima Polsek jajaran Polres Probolinggo,”terang Kombes Dirmanto.

    Selain itu, Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai kepada masyarakat, kaum duafa dan kaum Disabilitas di Kabupaten Probolinggo.

    Usai memberikan bantuan, Rombongan Kapolda Jatim meninggalkan Polsek Kraksaan Kabupaten Probolinggo, melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi.

    Namun, saat melintas di Kabupaten Situbondo, rombongan Kapolda Jatim juga berhenti sejenak di Polsek Asembagus untuk kembali memberikan bantuan komputer kepada Polsek Asembagus, Polsek Kapongan, Polsek Arjasa, Polsek Banyu Putih dan Polsek Jangkar.

    Di wilayah itu pula, Kapolda Jatim dan PJU Polda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai kepada masyarakat dan kaum duafa di Kabupaten Situbondo.

    Setelah memberikan bantuan, Kapolda Jatim bersama PJU Polda Jatim kembali melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan roda dua menuju Banyuwangi, melintasi taman nasional Bauran Kabupaten Situbondo.

    Saat melintas di Polsek Wongsorejo yang merupakanPolresta Banyuwangi. Kapolda Jatim dan PJU Polda Jatim juga berhenti sejenak untuk membagikan bantuan komputer kepada Polsek Wongsorejo, Polsek Kalipuro, Polsek Kp3, Polsek Kota dan Polsek Giri.

    Masih sama dengan di wilayah yang disinggahi sebelumnya, Kapolda Jatim ini juga memberikan bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai kepada anak yatim dan kaum duafa di daerah sekitar.

    “Selanjutnya Bapak Kapolda bersama rombongan kembali melanjutkan perjalanan tujuan akhir, di Ketapang Banyuwangi,”kata Kombes Dirmanto.

    Tepat Pukul 12.40 WIB Kapolda Jatim bersama PJU Polda Jatim sampai di Finish, yaitu di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

    Ditempat ini, Kapolda Jatim melakukan pengecekan di pos pantau, yang nantinya akan dilakukan penjagaan selama Operasi Lilin Semeru 2023.

    Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan, jalur pantura Surabaya – Banyuwangi lancar, jembatan di Banyuwangi yang diperkirakan masih dalam tahap Pembangunan juga sudah selesai bisa di lalui,

    “Tadi kami lihat hanya tinggal menambahkan pagar pembatas,”ujar Irjen Imam di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

    Irjen Imam mengatakan, tujuan patroli bermotor tersebut untuk memastikan jalur sepanjang dari Surabaya ke Banyuwangi ini sudah siap memasuki tahap pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023 menjelang libur Nataru.

    “Insya’allah nanti akan kita gelar mulai tanggal 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024, semuanya itu kita fokuskan dalam rangka untuk mengamankan Natal sekaligus untuk mengamankan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dalam rangka liburan tahun baru,” jelas Irjen Imam.

    Irjen Imam menyebut hasil pendataan Kementerian Perhubungan dari 17 persen lebih, pergerakan masyarakat itu mayoritas 16 persennya ada di Jawa Timur.

    Lebih lanjut Kapolda Jatim menjelaskan total kurang lebih ada 16 juta lebih jumlah manusia yang akan melakukan perpindahan ke Jawa Timur.

    Oleh karena itu kata Irjen Pol Imam Sugianto, perlunya antisipasi kesiapan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) penyeberangan ke Pulau Bali.

    “Alhamdulillah penjelasan dari General Manager, puncak pergerakan itu akan dimulai tanggal 22 Desember, 3 hari jelang Natal, sama tanggal 26 nanti sampai menjelang tahun baru tanggal 29 Desember,” tandasnya. (*)

  • Ida Bagus Nugroho, Serahkan Bantuan Hibah Alsintan

    Ida Bagus Nugroho, Serahkan Bantuan Hibah Alsintan

    KabarNganjuk.com-Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dari fraksi PDI Perjuangan Ida Bagus Nugroho dari dapil XI Kabupaten Nganjuk, Kota dan Kabupaten Madiun, menyerahkan sejumlah hand traktor di Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Jawa Timur secara simbolis untuk Poktan Lohjinawe Desa Sugihwaras. Selain Desa Sugihwaras,  Desa Sonoageng juga mendapatkan hand traktor, serta 18 desa lainya di Kabupaten Nganjuk.


    Pada kesempatan itu Ida Bagus Nugroho dalam sambutannya berpesan kepada Poktan, agar menggunakan hand traktor tersebut dengan sebaik – baiknya untuk meningkatkan produktifitasnya, dan menegaskan agar alsintan tersebut tidak boleh dijual karena itu melanggar hukum.

    Lebih lanjut politikus PDI Perjuangan asli desa Sonoageng ini menambahkan, bahwa kesempatan bagi Poktan untuk bisa memberikan usulan dan keluhan kepada dirinya, “Karena moment ini adalah kesempatan bagi kita, yaitu panjenengan (Kamu-jawa/red) dengan saya untuk saling mempererat ikatan emosional untuk bersama sama membangun Desa Sugihwaras  ini.” Tegas Ida Bagus Nugroho.

    Saat itu Ida Bagus Nugroho juga mengajak kepada karang taruna untuk membangun desanya melalui kegiatan kemasyarakatan, salah satunya adalah olah raga, dan pihaknya juga menawarkan bantuan bola volly dan bola sepak, untuk menunjang kegiatan kepemudaan.

    Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Lohjinawe menyampaikan terima kasih yang setinggi -tingginya kepada Ida Bagus Nugroho yang memfasilitasi dan membatu hand traktor kepada kelompoknya, dirinya juga mengatakan akan memberikan dukungannya kepada Ida Bagus Nugroho dalam pemilu pada Februari 2024 mendatang. (red)

  • Polisi Berhasil Amankan Pria Bawa Kabur Mobil Kekasihnya

    Polisi Berhasil Amankan Pria Bawa Kabur Mobil Kekasihnya

    KOTA MALANG, KabarNganjuk.com – Hubungan asmara sejatinya membuat sepasang kekasih menaruh rasa kepercayaan satu sama lain, termasuk mempercayakan barang-barang milik pribadi.

    Namun, sudah seharusnya tidak semua hal bisa dipercayakan kepada seseorang karena hingga saat ini tidak sedikit yang mengeluhkan atau mengadukan tindak pidana penipuan ataupun penggelapan kepada pihak yang berwajib.

    Hal ini terjadi seperti kasus yang menimpa perempuan asal Trenggalek, P (27), kini berstatus sebagai korban tindak pidana penggelapan.

    Akibat ulah dari kekasihnya tersebut, P (27) kemudian melaporkan kekasihnya kepada Polsek Lowokwaru, Polresta Malang Kota.

    Kasus yang dilaporkan tersebut ialah tindak pidana penggelapan mobil milik P (27) oleh tersangka RLO pria asal Banyuwangi.

    Tidak kurang dari 24 jam, kasus yang terjadi pada 6 Desember 2023 berhasil diungkap oleh Unit Reskrim Polsek Lowokwaru pada 8 Desember 2023.

    Dari hasil penyelidikan, didapatkan bahwa tersangka membawa kabur mobil milik korban dengan rencana akan menjualnya kepada pembeli yang bertempat tinggal di Jember.

    Hal ini disampaikan secara gamblang oleh Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo, saat menggelar konferensi pers di halaman depan Polsek Lowokwaru, pada Jumat sore (15/12/2023).

    AKP Anton menyampaikan bahwa pria berinisial RLO tersebut sengaja melakukan tindak pidana penggelapan mobil.

    Awalnya korban yang merupakan perempuan asal Trenggalek dan tersangka berasal dari Banyuwangi tersebut janjian ketemu di Kota Malang.

    Korban mengeluhkan terkait kondisi perekonomian keluarganya yang sedang tidak baik.

    Kemudian tersangka RLO berjanji untuk membantunya dengan cara menjual apartemen yang dimilikinya di Begawan

    “Selama mereka bertemu di Malang, korban ini tinggal di apartemen suhat dan mobilnya juga diparkir disana,”ucap AKP Anton.

    Modus operandi tersangka kata AKP Anton yaitu di saat dini hari tersangka sengaja untuk mengeluarkan mobil korban dari parkiran untuk dibawa berkeliling sebentar agar tidak dihitung parkir harian.

    Kemudian setelah waktu menunjukkan hampir subuh mobil dibawa kembali ke parkiran dan hal ini dilakukan selama beberapa hari.

    Namun pada Rabu 6 Desember 2023 mobil yang seharusnya dibawa kembali ke parkiran tak kunjung datang hingga pagi hari dan tersangka sulit untuk dihubungi.

    “Lalu si Wanita ( korban ) melaporkan kejadian tersebut dan langsung kami lakukan penyelidikan dan penindakan,” terang AKP Anton Widodo.

    Dari hasil keterangan korban kemudian unit Reskrim Polsek Lowokwaru langsung melakukan penyelidikan dan menuju Banyuwangi untuk mengamankan tersangka.

    Barang bukti yang diamankan oleh petugas kepolisian diantaranya satu unit mobil milik korban yaitu Toyota berwarna silver dan satu unit handphone merk Samsung.

    “Sesuai dengan perkara atau kasus yang menimpa tersangka RLO tersebut kini dirinya dijerat Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun,”pungkas AKP Anton. (*)

  • Jumat Curhat: Kapolres Jombang Jaring Keluhan Masyarakat

    Jumat Curhat: Kapolres Jombang Jaring Keluhan Masyarakat

    Jombang, KabarNganjuk.com- Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi kembali menjaring keluhan masyarakat di Jombang melalui program Jumat Curhat yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Kali ini bersama bersama Pengelola bengkel Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) dan Non ATPM Kabupaten Jombang, Bertempat di JCC (Jombang Comand Center) Polres Jombang, Jumat (15/12/2023).

    Kapolres Jombang hadir didampingi Kabaglog Kompol Darmaji, Kabagren Kompol Yogas, Kasiwas Iptu Heru Widodo, Kasikum Ipda Teguh, Perwira staf dan anggota Baglog Polres Jombang.

    “Jumat Curhat ini merupakan sarana untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat, termasuk terkait layanan oleh kepolisian,” kata Kapolres Jombang.

    Ia mengatakan Kegiatan Jumat Curhat ini juga sebagai ajang silaturahmi dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat, untuk menampung curhatan yang nantinya akan dicarikan upaya solusinya.

    “Mendengarkan keluhan-keluhan serta masukan dari masyarakat untuk kemajuan Institusi Polri dan juga agar terjaganya situasi kamtibmas,” ujarnya.

    Sebagaimana diharapkan oleh masyarakat, sekaligus untuk meningkatkan pelayanan Polri, sehingga bisa benar-benar menjadi pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat.

    Di hadapan para pengelola bengkel ATPM dan non ATPM Kabupaten Jombang, Kapolres Jombang mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya, atas kerjasama dan kolaborasinya yang sudah berjalan selama ini tetap terjalin dengan baik.

    Lebih lanjut Kapolres mengatakan, mohon agar SOP tetap dijalankan dan jaga nama baik serta jaga hubungan yang sudah terjalin dengan baik ini.

    “Kerjasama yang telah dilakukan agar tetap menerapkan SOP serta jaga nama baik dan jaga hubungan yang sudah terjalin selama ini,” katanya.

    Kapolres menyampaikan, titip salam kepada pimpinan bengkel ATPM dan Non ATPM untuk memasang CCTV di depan kantor atau lokasi kantornya guna mengantisipasi tindak pidana dan turut serta menjaga situasi kamtibmas wilayah Jombang agar tetap aman kondusif.

    Dirinya mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya kejadian tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya untuk melaporkan ke Kepolisian terdekat atau melalui Call Center Polres Jombang.

    “Masyarakat yang mengetahui adanya kejadian tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya serta pengaduan/keluhan tentang layanan Kepolisian bisa melaporkan melalui call center 110. Atau bisa menghubungi nomor call center Kandani 081323332022,” imbau Kapolres Jombang.
    (*)