Pabrik Di Pace Digeruduk Puluhan Warga, Diduga Belum Ada Kesepakatan

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.con – Puluhan warga Desa Babadan Kecamatan Pace, datangi Pabrik pengelolaan makanan jenis rumput laut, Solusi Pangan Sejahtera ( SPS) yang berada di Desa Babadan, yang pasalnya, menurut warga tersebut, menuntut beberapa tuntutan kepada pihak pabrik terkait limbah, kompensasi bulanan dan perekrutan karyawan ( 13/5/2024).

Menurut beberapa warga di lingkungan pabrik yang merasa belum ada sosialisasi dari pihak pabrik, terkait berdirinya Solusi Pangan Sejahtera ( SPS ), sekira pukul 09. 30 Wib sekitar 30 warga melakukan tindakan mendatangi pabrik tersebut dan menanyakan tentang kejelasan pabrik yang memproduksi makanan jenis rumput laut tersebut.

Ditemui usai melakukan mediasi dengan pihak pabrik, Eko selaku perwakilan warga menjelaskan bahwa awalnya pihak perusahaan/ pabrik tidak ada ijin kepada pihak lingkungan untuk melakukan produksi, lalu melakukan tindakan mendatangi pabrik ” ujarnya.

” Awalnya dulu pernah melakukan mediasi ke Balai Desa dengan pihak pabrik, yang di fasilitasi oleh Pak Lurah, dengan hasil kesepakatan bahwa pabrik akan berhenti berproduksi sebelum ada kesepakatan dengan pihak lingkungan, tapi ternyata belum ada kesepakatan, pabrik hari ini masih beroperasi ” jelas Eko.

Lebih lanjut disampikan Eko, ” akhirnya warga lingkungan yang terdampak melakukan tindakan mendatangi pabrik, dengan 3 tuntutan yaitu terkait limbah, sdm dan kompensasi bulanan, karena sampai saat ini belum ada kesepakatan dari pihak pabrik dan lingkungan, juga belum ada ijin ke lingkungan ” pungkasnya.

Sementara itu Nicolas selaku Komisaris di perusahaan SPS, ditemui usai melakukan mediasi menjelaskan bahwa, hari ini belum ada titik temu, tapi kita akan melakukan mediasi terus, dan nanti kita akan ketemu di Balai Desa ” jelasnya.

” Tadi kita cuma ngomong, musyawarah baik – baik sama warga, semoga nanti bisa menjadi titik temu secara cepat, karena semakin cepat semakin baik, karena kita ke depan ada lapangan kerja dan lain – lain, supaya bisa membantu warga sekitar ” harapnya.

( gik)

Berita Terkait

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Berita Terbaru