Ganjar Pranowo: Beli Gula Petani Dulu Sebelum Pemerintah Buka Kran Impor

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompleknya persoalan petani tebu, mengundang keprihatinan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, terbukti saat kunjungannya ke Kabupaten Nganjuk Jawa timur pada Jumat (12/01/2024)

Kehadiran Ganjar ke Kabupaten Nganjuk selain menyapa relawan juga karena agenda konsolidasi tim pemenangan Ganjar, struktural partai, dan sayap – sayap partai di Kabupaten Nganjuk.

Pada kesempatan temu relawan di lapangan desa klinter kecamatan Kertosono Nganjuk, Jawa timur, Ganjar menyapa relawan dan petani tebu dari dekat.

Bahkan Taryono petani tebu dari desa ketandan Lengkong itu langsung menggandeng Ganjar Pranowo, tanpa menghiraukan masyarakat yang ngantri ingin bersalaman dengan Ganjar. Sesampai dilahan, Taryono memberi penjelasan terkait varitas bibit tebu yang sekarang ini, hanya mampu tiga kali tanam, sedangkan diera 1980 dulu, bibit tebu bisa sampai 10 kali kepras.

Usai tinjau lahan, Ganjar diskusi dengan petani tebu yang menunggunya dari pagi, mereka mengeluhkan rendahnya randemen tebu yang hanya kisaran 6,5 dan rendahnya ongkos tebang yang hanya Rp.8000/ kwintal, bahkan mereka mengeluh tentang minimnya pupuk karena petani tebu rata rata mereka petani yang tidak masuk dalam RDKK, sedangkan penmbahan modal kerja dari pemerintah melalui KUR hanya dibatasi hingga 500.000.000 Juta/orang. Keluh Taryono pada Ganjar.

Petani tebu menyampaikan keluh kesahnya kepada Ganjar Pranowo

Menjawab hal itu Ganjar menyampaikan kami punya hipotesis yang menjadi problem dan kami juga konfirmasi ternyata betul, ujar Ganjar.

Menjawab pertanyaan awak media, terkait impor gula Ganjar mengkritisi pemerintah agar membeli gula petani terlebih dahulu sebelum membuka kran impor.

(tim)

Berita Terkait

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan
Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:46

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat

Jumat, 10 April 2026 - 11:38

Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”

Jumat, 10 April 2026 - 09:42

Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:31

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Berita Terbaru