Bongkar Ratoon, Strategi Pemkab Nganjuk Sulap Lahan Tebu Tua Jadi Lumbung Gula

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus bergerak maju dalam merevitalisasi sektor perkebunan demi mendongkrak produktivitas komoditas lokal. Langkah strategis ini diwujudkan secara nyata melalui kegiatan Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon Tebu yang digelar di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

“Program nasional ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tebu serta memperkuat pilar ketahanan pangan, khususnya swasembada gula nasional,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Shobihatin, Selasa (26/5/2026).

Sebagai informasi, program bongkar ratoon (demolition ratoon) sendiri merupakan langkah pembongkaran tanaman tebu lama yang sudah menurun produktivitasnya akibat dikepras (dipotong) berulang kali. Lahan tersebut kemudian ditanami kembali menggunakan bibit baru yang lebih unggul, sehat, dan memiliki daya tumbuh tinggi.

“Ini adalah revitalisasi pertanian tebu kita. Banyak lahan tebu di Nganjuk yang produktivitasnya menurun karena tanaman sudah terlalu tua,” jelas Ida.

Melalui penggunaan bibit baru ini, pemerintah daerah tidak hanya menargetkan peningkatan tonase hasil produksi dan kualitas rendemen saat panen.

Tujuan akhir yang paling esensial dari seluruh rangkaian program ini adalah mendongkrak kesejahteraan para petani tebu di Kabupaten Nganjuk.

“Dengan program ini tentunya hasil petani tebu Nganjuk diharapkan akan lebih baik,” tutur Kepala Dinas Pertanian optimis.

Lebih lanjut, Ida menekankan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada pengawalan ketat para penyuluh di lapangan. Peran mereka dinilai krusial agar standar operasional prosedur (SOP) penanaman pasca bongkar ratoon dapat berjalan secara optimal di tingkat petani.

Melalui momentum tanam perdana ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Nganjuk, pihak pabrik gula selaku offtaker (penyerap hasil panen), asosiasi, hingga petani dapat terus terjaga.

Hubungan kerja sama yang harmonis ini diyakini akan menjadi modal utama dalam memperkuat sektor pertanian di Kota Angin, demi mewujudkan visi pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Caption: Kegiatan tanam program bongkar ratoon tebu, langkah Pemkab Nganjuk perbarui bibit unggul demi produksi maksimal.

Berita Terkait

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:54

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

Senin, 21 September 2026 - 17:48

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Senin, 21 September 2026 - 17:34

Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Berita Terbaru