Bus Tayo Pengangkut Puluhan Anak TK Terperosok di Tanjakan Jembatan Kuncir Ngetos

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Sebuah kendaraan wisata modifikasi yang akrab disebut warga sebagai “bus tayo” mengalami kecelakaan tunggal di kawasan tanjakan Jembatan Kuncir, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Kamis (4/6/2026) pagi. Kendaraan yang mengangkut rombongan anak-anak taman kanak-kanak tersebut dilaporkan mundur saat menanjak hingga akhirnya terperosok ke sisi tebing jembatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu kendaraan tengah membawa rombongan siswa TK Dharma Wanita Rejoso menuju objek wisata Lumban Kweden yang berada di Desa Kweden, Kecamatan Ngetos.

Salah seorang warga yang menyaksikan kejadian, Iwan (42), mengungkapkan bahwa kendaraan sempat berhasil melewati sebagian tanjakan dan hampir mencapai ujung jembatan. Namun secara tiba-tiba kendaraan kehilangan tenaga dan bergerak mundur.

“Posisinya sudah hampir sampai di atas jembatan. Tiba-tiba kendaraan mundur perlahan, lalu semakin cepat hingga keluar badan jalan dan masuk ke area tebing,” ujar Iwan.

Kendaraan kemudian berhenti dalam posisi miring di sisi tebing dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Seluruh penumpang yang terdiri dari anak-anak, guru, serta orang tua pendamping berhasil dievakuasi dengan bantuan warga sekitar. Meski demikian, sejumlah penumpang dilaporkan mengalami syok dan ketakutan akibat kejadian tersebut.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi agar seluruh penumpang dapat keluar dari kendaraan dengan aman.

Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Nganjuk bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi dengan mengamankan area kejadian, membantu evakuasi, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Petugas kami telah berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi sekaligus mengatur arus lalu lintas. Sementara itu, terkait kendaraan modifikasi yang digunakan, saat ini masih dalam proses penanganan dan penyelidikan. Penyebab kecelakaan akan kami telusuri lebih lanjut,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin.

Hingga siang hari, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi serta penyebab insiden yang terjadi di tanjakan Jembatan Kuncir tersebut.

(Berbagai Sumber)

Berita Terkait

Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah
Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur
Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan
10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80
Pemkab Resmi Launching NTPD 112: Layanan Darurat Terpadu, Bebas Pulsa 24 Jam
Sidang Perdana Tragedi Sukorejo Digelar, Ini Harapan Kuasa Hukum Korban   
​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga
Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:05

Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:47

Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:35

Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:09

10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:03

Pemkab Resmi Launching NTPD 112: Layanan Darurat Terpadu, Bebas Pulsa 24 Jam

Berita Terbaru