Kasus Dugaan Penyelewengan Sapi Bantuan, Pokmas Sri Rejeki Diadukan ke Kejaksaan

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LKHPI mendatangi Kejaksaan Negeri Nganjuk untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Sri Rejeki, Desa Jatirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Laporan tersebut berkaitan dengan bantuan hibah berupa 10 ekor sapi dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang diterima Pokmas Sri Rejeki pada tahun 2024. Namun, saat ini bantuan sapi tersebut diduga sudah tidak berada di lokasi dan tidak diketahui keberadaannya.

Pelapor menduga sapi bantuan tersebut telah dijual, mengingat tidak ada satu pun sapi yang tersisa di Pokmas Sri Rejeki. Selain itu, laporan juga turut menyeret oknum perangkat desa yang diduga ikut terlibat dalam transaksi jual beli sapi bantuan tersebut.

Pegiat LSM LKHPI, Hamid Efendi, mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir, bantuan sapi tersebut tidak lagi terlihat wujudnya di kelompok masyarakat penerima.

“Sudah dua tahun berlalu dan jadi buah bibir masyarakat terkait hilangnya sapi sapi. Pada saat malamnya di dropping, paginya bantuan itu sudah hilang,” ujarnya.

Hamid menambahkan, hingga saat ini aparat penegak hukum (APH) belum menunjukkan langkah konkret terkait persoalan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya melaporkan kasus ini agar segera mendapat penanganan hukum.

“Dari dua tahun yang lalu tidak ada tindakan dari APH. Entah karena itu kebal hukum atau memang dari APH-nya yang belum dapat informasi terkait hal ini,” tambahnya.

Sementara itu, secara terpisah, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nganjuk, Koko Roby Yahya, membenarkan adanya laporan dari pegiat LSM tersebut. Pihaknya memastikan akan segera menindaklanjuti laporan yang telah diterima.

“Terkait informasi tersebut, kita sedang meninjau jika memang benar adanya soal bantuan hibah tersebut. Kita akan lakukan penelusuran yang jelas terkait dengan hal ini,” jelasnya.

Kasus ini diharapkan dapat segera diusut secara transparan guna memastikan kejelasan penggunaan bantuan serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi Kabar Nganjuk

Berita Terkait

Latja Selesai, Kapolres Nganjuk Pesan Siswa Jadi Polisi yang Ikhlas Melayani Masyarakat
RDP Komisi I DPRD Nganjuk Bahas Tiga Persoalan di Desa Ngringin Lengkong
Silaturahmi Kapolres Nganjuk dan PPDI, Komitmen Jaga Kamtibmas dan Tekan Miras
FLS3N Nganjuk 2026 Resmi Digelar, Lomba Menyanyi Solo Warnai Ajang Seni Siswa
Grebeg Gunungan Meriahkan Bersih Desa Gejagan 2026, Wujud Syukur dan Kebersamaan
Jelang Idul Adha, Gubernur Jatim Pastikan Hewan Kurban Di Jawa Timur Surplus
Peringati May Day, Bupati Nganjuk Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Marsinah
Sukses Digelar, Kejurda Bulutangkis Nganjuk Siapkan Atlet Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:26

Latja Selesai, Kapolres Nganjuk Pesan Siswa Jadi Polisi yang Ikhlas Melayani Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:53

RDP Komisi I DPRD Nganjuk Bahas Tiga Persoalan di Desa Ngringin Lengkong

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:25

Silaturahmi Kapolres Nganjuk dan PPDI, Komitmen Jaga Kamtibmas dan Tekan Miras

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09

FLS3N Nganjuk 2026 Resmi Digelar, Lomba Menyanyi Solo Warnai Ajang Seni Siswa

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:32

Kasus Dugaan Penyelewengan Sapi Bantuan, Pokmas Sri Rejeki Diadukan ke Kejaksaan

Berita Terbaru