NGANJUK, KabarNganjuk.com – Keceriaan sore hari di Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, berubah menjadi duka mendalam. Dua bocah dilaporkan hanyut di Sungai Cangkringan saat sedang asyik bermain pada Rabu sore. Meski satu anak berhasil diselamatkan, satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa memilukan ini bermula saat dua sahabat, Mohamad Kenzo Ardana (5) dan Muhamad Akmal Muzaki (4), bermain di pinggir sungai yang terletak tepat di belakang permukiman warga. Saat sedang asyik bermain, petaka datang ketika Kenzo tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam aliran sungai.
Melihat temannya terjatuh, Akmal secara spontan berusaha menolong. Namun naas, kuatnya arus dan kondisi tepian yang licin justru membuat Akmal ikut terseret masuk ke dalam sungai.
Warga yang menyadari adanya teriakan minta tolong segera berlari menuju lokasi kejadian. Beruntung, warga berhasil menjangkau Akmal dan menariknya ke daratan dalam kondisi selamat.
Namun, pencarian terhadap Kenzo memerlukan waktu lebih lama. Tim SAR dari BPBD Nganjuk bersama aparat kepolisian, TNI, dan warga setempat dikerahkan untuk menyisir aliran sungai. Setelah sekitar satu jam pencarian intensif, Kenzo akhirnya ditemukan oleh warga sekitar 700 meter dari lokasi awal ia terpeleset. Sayangnya, nyawa bocah malang tersebut tidak tertahan dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi penemuan.
Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian saat Jamil, ayah dari Akmal, mengetahui putranya berhasil selamat. Jamil mengaku langsung berlari menuju sungai sesaat setelah mendengar kabar ada anak yang hanyut. Ia menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga karena buah hatinya berhasil dievakuasi dengan selamat oleh warga.
Usai ditemukan, jenazah korban meninggal dunia (Kenzo) sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah setempat untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah dipastikan, jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga.
Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berisiko seperti tepian sungai.



