Tragedi di Tepian Sungai Cangkringan: Satu Bocah Tewas Tenggelam, Satu Lainnya Selamat

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Keceriaan sore hari di Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, berubah menjadi duka mendalam. Dua bocah dilaporkan hanyut di Sungai Cangkringan saat sedang asyik bermain pada Rabu sore. Meski satu anak berhasil diselamatkan, satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa memilukan ini bermula saat dua sahabat, Mohamad Kenzo Ardana (5) dan Muhamad Akmal Muzaki (4), bermain di pinggir sungai yang terletak tepat di belakang permukiman warga. Saat sedang asyik bermain, petaka datang ketika Kenzo tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam aliran sungai.

Melihat temannya terjatuh, Akmal secara spontan berusaha menolong. Namun naas, kuatnya arus dan kondisi tepian yang licin justru membuat Akmal ikut terseret masuk ke dalam sungai.

Warga yang menyadari adanya teriakan minta tolong segera berlari menuju lokasi kejadian. Beruntung, warga berhasil menjangkau Akmal dan menariknya ke daratan dalam kondisi selamat.

Namun, pencarian terhadap Kenzo memerlukan waktu lebih lama. Tim SAR dari BPBD Nganjuk bersama aparat kepolisian, TNI, dan warga setempat dikerahkan untuk menyisir aliran sungai. Setelah sekitar satu jam pencarian intensif, Kenzo akhirnya ditemukan oleh warga sekitar 700 meter dari lokasi awal ia terpeleset. Sayangnya, nyawa bocah malang tersebut tidak tertahan dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi penemuan.

Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian saat Jamil, ayah dari Akmal, mengetahui putranya berhasil selamat. Jamil mengaku langsung berlari menuju sungai sesaat setelah mendengar kabar ada anak yang hanyut. Ia menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga karena buah hatinya berhasil dievakuasi dengan selamat oleh warga.

Usai ditemukan, jenazah korban meninggal dunia (Kenzo) sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah setempat untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah dipastikan, jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga.

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berisiko seperti tepian sungai.

Berita Terkait

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:54

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

Senin, 21 September 2026 - 17:48

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Senin, 21 September 2026 - 17:34

Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Berita Terbaru