Jembatan Penghubung Nganjuk-Jombang Roboh Akibat Banjir, Pemerintah Usulkan Jembatan Darurat

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Jembatan penghubung antara Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, dan Desa Bandar Kedungmulyo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, dilaporkan roboh pada Kamis malam, 6 Maret 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Nganjuk dan daerah hulu Sungai Brantas, menyebabkan debit air meningkat tajam.

Berdasarkan laporan resmi dari Pemerintah Desa Pelem dan Pusdalops PB Kabupaten Nganjuk pada 7 Maret 2025, keruntuhan jembatan disebabkan oleh fenomena scouring (penggerusan tanah) yang meluas pada pilar jembatan. Hal ini menyebabkan struktur jembatan runtuh dan pondasi menjadi tidak stabil.

Jembatan yang dikenal sebagai “Jembatan Lama Kertosono” ini merupakan akses vital masyarakat dalam aktivitas sosial dan ekonomi antarwilayah serta mempunyai nilai historikal yang tinggi. Saat ini, jembatan ditutup total dan tidak dapat dilalui. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil masih dalam tahap pendataan.

Upaya penanganan awal telah dilakukan, termasuk assessment, koordinasi lintas sektor, serta pemasangan rambu peringatan di lokasi kejadian. BPBD Nganjuk bersama TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat sekitar turut terlibat dalam penanganan darurat ( 7/3/2025).

Pemerintah setempat mengusulkan pembangunan jembatan darurat guna memulihkan konektivitas antarwilayah, sembari menunggu perbaikan permanen ke depannya.

( red/ gik)

Berita Terkait

BARONGAN Sikapi Dugaan Kekerasan Siswa SMKN 1 Gondang, Minta Pemeriksaan Transparan
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Hampir 11 Gram Sabu Siap Edar
Kangmas Gondo Hariyono Tinjau Pembangunan Rumah Baru Korban Pengeroyokan di Loceret
Potret Kelam Dunia Pendidikan, Di Nganjuk Ada Siswa Diduga Dibanting Guru BP Hingga Patah Tulang
Satlantas Polres Nganjuk Percepat Realisasi Hasil FKLL Bersama Instansi Terkait
Diduga Rekam Perempuan Usai Mandi Tanpa Izin, Seorang Tokoh Masyarakat Dilaporkan ke Polres Nganjuk
RSUD Nganjuk Hadirkan Layanan ESWL, Solusi Obati Batu Ginjal Tanpa Operasi
Rayakan HUT ke-28, IJTI Gelar Baksos Kesehatan yang Dinilai Bupati Marhaen Bawa Dampak Nyata

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:05

BARONGAN Sikapi Dugaan Kekerasan Siswa SMKN 1 Gondang, Minta Pemeriksaan Transparan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:09

Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Hampir 11 Gram Sabu Siap Edar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24

Kangmas Gondo Hariyono Tinjau Pembangunan Rumah Baru Korban Pengeroyokan di Loceret

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:42

Potret Kelam Dunia Pendidikan, Di Nganjuk Ada Siswa Diduga Dibanting Guru BP Hingga Patah Tulang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Satlantas Polres Nganjuk Percepat Realisasi Hasil FKLL Bersama Instansi Terkait

Berita Terbaru