Bulog Kediri Perketat Kualitas Gabah, Petani Diminta Pastikan Panen Kering

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Kediri terus berupaya meningkatkan penyerapan gabah petani di Kabupaten Nganjuk sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kesejahteraan petani dan stabilitas harga gabah di pasaran. Langkah ini menjadi salah satu strategi utama untuk memastikan ketersediaan stok beras yang memadai serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Namun, dalam implementasinya, Bulog Kediri menghadapi berbagai kendala teknis yang sempat menghambat kelancaran penyerapan. Beberapa tantangan yang muncul antara lain kesalahan input data dalam aplikasi pencatatan, serta keterbatasan alat pengering yang dimiliki oleh mitra penggilingan. Masalah-masalah ini tidak hanya berdampak pada keterlambatan proses pengolahan, tetapi juga menyebabkan kendala dalam pembayaran kepada petani.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Cabang Bulog Kediri, Imam Mahdi, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mencari solusi guna memperlancar proses penyerapan gabah. “Kami telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk optimalisasi sistem pencatatan agar lebih akurat dan efisien. Selain itu, kami juga menjalin kerja sama dengan mitra penggilingan untuk meningkatkan kapasitas pengeringan, sehingga proses pengolahan gabah bisa berjalan lebih cepat,” ujar Imam, Rabu (19/3).

Gabah baah dan menghitam yang diperoleh Bulog dari Petani

Lebih lanjut, Imam menekankan pentingnya kualitas gabah yang masuk ke Bulog. Menurutnya, gabah dengan kadar air yang tinggi atau yang sudah berjamur dapat merusak mesin pengering dan menghambat distribusi beras ke masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau para petani untuk memastikan gabah yang dikirim dalam kondisi kering dan bersih guna mempercepat proses penyerapan serta menjaga mutu hasil panen.

Sebagai langkah antisipatif untuk menghindari penumpukan gabah yang dapat memperlambat proses pengeringan, Bulog Kediri menerapkan sistem penjadwalan panen. Sistem ini disesuaikan dengan kapasitas alat pengering yang tersedia di mitra penggilingan, sehingga diharapkan penyerapan gabah berjalan lebih terstruktur dan efisien.

Selain itu, guna mendukung petani dalam meningkatkan hasil panen dan menjaga kualitas gabah, Bulog Kediri juga terus berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta Babinsa di setiap kecamatan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani dalam menerapkan praktik pertanian yang lebih baik serta meminimalisasi potensi kerugian pascapanen.

“Kami ingin kehadiran Bulog benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Dengan kerja sama yang solid antara Bulog, petani, dan mitra penggilingan, kami optimistis dapat meningkatkan jumlah serapan gabah sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di pasaran,” pungkas Imam Mahdi.

Berita Terkait

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan
Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban
Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen
Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia
Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi
Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan
Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata
Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:09

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:12

Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban

Selasa, 8 September 2026 - 20:25

Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia

Selasa, 8 September 2026 - 16:42

Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi

Selasa, 8 September 2026 - 08:38

Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan

Berita Terbaru

Peristiwa

Ban Meletus, Truk Bermuatan Karton Terguling di Nganjuk

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:46