GRIB Jaya Nganjuk Tuntut Pelibatan Warga Lokal dalam Proyek PT SAI

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KabarNganjuk.com – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Nganjuk, yang diketuai oleh Harjito atau yang akrab disapa Mente, bersama puluhan anggotanya mendatangi proyek pembangunan PT Sukses Abadi Indonesia (PT SAI) pada Senin (09/12/2024). Mereka meminta agar masyarakat lokal, khususnya warga Nganjuk, diberi kesempatan untuk turut berpartisipasi dalam pengerjaan proyek tersebut.

Kunjungan Ormas GRIB Jaya di Lokasi Proyek PT SAI

Kunjungan mereka dilakukan di lokasi proyek yang terletak di bagian belakang pabrik, Kecamatan Gondang, dengan tujuan klarifikasi terkait pelaksanaan proyek pembangunan. Harjito melalui penasihat GRIB Jaya Nganjuk, Anwar Dimyati, menyampaikan aspirasi agar warga lokal dilibatkan baik sebagai tenaga kerja maupun penyedia material.

“Kami berharap agar masyarakat Nganjuk dapat diberdayakan sesuai kemampuan dan keahliannya untuk berkontribusi dalam pembangunan ini,” jelas Anwar.

Ia menyoroti bahwa sebagian besar alat berat, tenaga kerja, dan pemasok material yang digunakan berasal dari luar daerah, seperti Pare, Kediri, dan beberapa wilayah lainnya, sementara potensi lokal di Nganjuk banyak yang tidak termanfaatkan.

“Banyak armada truk dan tenaga kerja di Nganjuk yang menganggur. Jika mereka dilibatkan, tentu ini bisa mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anwar mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya peran warga Nganjuk dalam proyek ini. “Nganjuk seolah hanya menjadi penonton, padahal daerah ini memiliki banyak tenaga ahli dan potensi besar yang layak dimanfaatkan.”

Meski demikian, GRIB Jaya Nganjuk tetap mendukung kehadiran investor di wilayah Nganjuk. Namun, mereka berharap para investor dapat bekerja sama dengan masyarakat setempat agar manfaat dari investasi tersebut dapat dirasakan secara langsung.

“Kami akan berkirim surat kepada pihak pelaksana proyek untuk menyampaikan tuntutan ini. Jika tidak ada tanggapan, kami akan mengadu kepada pemerintah desa setempat dan mempertimbangkan aksi lanjutan dengan melibatkan anggota kami,” tegas Anwar.

Saat berita ini ditulis, pihak manajemen proyek, termasuk mandor atau penanggung jawab, belum bisa ditemui di lokasi. Pekerja yang berada di lokasi pun sebagian besar berasal dari luar Nganjuk, bahkan ada yang dari Jawa Tengah.

Berita Terkait

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan
Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban
Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen
Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia
Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi
Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan
Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata
Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:09

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:12

Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban

Selasa, 8 September 2026 - 20:25

Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia

Selasa, 8 September 2026 - 16:42

Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi

Selasa, 8 September 2026 - 08:38

Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan

Berita Terbaru

Peristiwa

Ban Meletus, Truk Bermuatan Karton Terguling di Nganjuk

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:46