Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Harga gabah di tingkat bulog yang di stabilkan oleh presiden prabowo menguntungkan bagi petani, harga dipatok menjadi sekitar Rp. 6.500. Pada musim panen raya padi di wilayah kabupaten Nganjuk, Jawa Timur kali ini. Petani mengaku mendapat keuntungan tinggi, karena saat akhir musim panen saat ini harga bisa tembus hingga Rp. 7.100.

Hasil panen padi memiliki kualitas yang bagus karena randemen padi tinggi, hal itu lah yang menjadikan harga gabah meningkat hingga di atas harga standart bulog biasanya. Petani bisa menghasilkan sekitar 12 kwintal gabah dari tanah 100 ru.

Dalam proses mempercepat panen padi, petani menggunakan mesin combine, sedangkan untuk mengangkut hasil angkutan petani memakai ojek sawah atau ojek hasil panen. Hasil panen diangkut menggunakan sepeda motor yang telah di modifikasi spesialis angkutan panen, sehingga dalam sekali angkut ojek dapat mengangkut 3 hingga 4 sak gabah.

Salah satu petani padi, Suwanto mengatakan bahwa dengan di stabilkannya harga gabah oleh presiden prabowo sekarang sangat membantu petani ketika musim panen tiba. Ia mengaku pada musim tanam kali ini hasil panen miliknya sangat bagus yang membuatnya bisa menghasilkan harga yang bagus juga.

“harga sekaraang mundak-mundak seperti harga emas, sekarang bisa mencapai Rp.7.150 terus harga bulog dipatok dengan harga Rp. 6.500,” ujarnya.

Diketahui  ojek hasil panen bekerja 3 jam untuk bisa mendapatkan hasil Rp.1.400.000 yang di kerjakan oleh 4 orang pengojek.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi Kabar Nganjuk

Berita Terkait

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari

Berita Terbaru