Ziarah ke Makam Marsinah Menjadi Momentum Presiden Partai Buruh Dorong Penuntasan Kasus

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Said Iqbal, Presiden Partai Buruh, bersama sejumlah serikat buruh dari Jawa Timur melakukan ziarah ke makam mendiang Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Marsinah sebagai simbol gerakan buruh Indonesia.

Dalam ziarah tersebut, rombongan melakukan tabur bunga dan doa bersama di makam Marsinah. Mereka mendoakan agar amal ibadah mendiang diterima di sisi Tuhan serta pahala terus mengalir atas perjuangannya membela hak-hak buruh.

Marsinah dikenal sebagai pahlawan nasional berkat jasanya memperjuangkan nasib kaum buruh yang saat itu mengalami tekanan dari kebijakan perusahaan. Perjuangan dan keberaniannya menjadi inspirasi bagi gerakan buruh di Indonesia hingga saat ini.

Setelah terbunuh, jasad Marsinah ditemukan di area persawahan di Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Peristiwa tersebut meninggalkan catatan kelam dalam sejarah perburuhan Indonesia dan hingga kini menjadi simbol perjuangan menuntut keadilan.Usai prosesi tabur bunga, Said Iqbal menegaskan kembali sikap Partai Buruh untuk memperjuangkan keadilan bagi keluarga Marsinah. Ia menyatakan, “Kami akan membuka kembali kasus Marsinah karena sampai hari ini belum ada titik keadilan yang nyata.”

Said Iqbal juga menilai bahwa negara memiliki tanggung jawab moral apabila nantinya memberikan pengakuan terhadap kesalahan masa lalu. “Jika ada permintaan maaf, pemerintah wajib memberikan kompensasi kepada keluarga Marsinah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Said Iqbal menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung perjuangan Marsinah hingga resmi dinobatkan sebagai pahlawan nasional. “Kami berterima kasih kepada organisasi buruh, Bupati Nganjuk, dan Ibu Eva Sundari yang telah berjuang bersama hingga Marsinah diakui sebagai pahlawan nasional,” tuturnya. (red)

Berita Terkait

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:54

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

Senin, 21 September 2026 - 17:48

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Senin, 21 September 2026 - 17:34

Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Berita Terbaru