Tenda Darurat Jadi Ruang Belajar, Siswa Keluhkan Panas

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Pasca robohnya atap ruang kelas 4 SDN Jatigreges 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, proses belajar mengajar di sekolah tersebut tetap berlangsung meski dalam kondisi darurat.

Sebagian siswa kini harus rela mengikuti kegiatan belajar di tenda darurat yang disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk. Siswa kelas 4 dan kelas 2 menempati tenda tersebut, sedangkan siswa kelas 6 menjalani pembelajaran lesehan di mushola sekolah. Sementara itu, siswa kelas 5 yang membutuhkan suasana lebih tenang ditempatkan di ruang kelas 2.

Secara keseluruhan, SDN Jatigreges 2 memiliki 48 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 siswa belajar di tenda dan 8 siswa belajar di mushola.

Salah satu siswa kelas 4, Lukman Aji Nugroho, mengaku tetap semangat mengikuti pelajaran meski harus belajar di tenda. Ia mengatakan, suhu di dalam tenda terasa cukup panas, sehingga membuat kegiatan belajar kurang nyaman.
“Sekarang kami belajar di tenda karena kelas roboh. Panas sekali, semoga ruang kelas kami bisa segera dibangun lagi,” ujarnya.

Untuk mengurangi suhu panas di dalam tenda, pihak sekolah berupaya dengan menyiram halaman sekitar secara berkala.
Kepala SDN Jatigreges 2, Pujianto, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan langkah darurat pasca robohnya ruang kelas 4.
“Saat ini ada tiga kelas yang belajar di tenda dan mushola. Kami berusaha menciptakan kenyamanan dengan menyiapkan kipas angin agar suhu di dalam tenda lebih sejuk,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat pagi, 24 Oktober 2025, atap ruang kelas 4 SDN Jatigreges 2 roboh.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena saat peristiwa berlangsung, para siswa sedang melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di luar kelas.

Berita Terkait

Apes! Berulang Kali Curi Kambing, Pria Asal Kediri Akhirnya Ditangkap Warga dan Polisi
SMP Negeri 1 Nganjuk Gelar MPLS dan Program Back to School, Bekali Siswa dengan Karakter
Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim
PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo
Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak
Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di Depan SPBU Sukomoro
Ritual Jamasan Pusaka di Lereng Ngetos Nganjuk, Merawat Tradisi Sekaligus Mensucikan Diri
Posbakumadin Nganjuk Tancap Gas! Gelar Monev Juli 2026 demi Perkuat Garda Terdepan Bantuan Hukum Warga

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:02

Apes! Berulang Kali Curi Kambing, Pria Asal Kediri Akhirnya Ditangkap Warga dan Polisi

Senin, 13 Juli 2026 - 14:41

SMP Negeri 1 Nganjuk Gelar MPLS dan Program Back to School, Bekali Siswa dengan Karakter

Senin, 13 Juli 2026 - 10:09

Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:15

PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:00

Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak

Berita Terbaru