Meriahkan Boyong Natapraja ke-145, Kapolres Nganjuk Dukung Budaya dan Ekonomi Rakyat

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk membaur dengan masyarakat dalam Peringatan Tradisi Boyong Natapraja ke-145 Tahun 2025 yang digelar meriah di Alun-Alun Nganjuk, Kamis (12/6/2025).

Tradisi Boyong Natapraja adalah tradisi penting di Kabupaten Nganjuk yang menandai perpindahan pusat pemerintahan dari Desa Berbek ke Nganjuk pada tahun 1880. Tradisi ini sarat nilai filosofi tentang pengabdian, persatuan, dan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat adalah bentuk nyata sinergi Polri dan Forkopimda dalam menjaga serta melestarikan budaya lokal. Selain sebagai ajang kebersamaan, tradisi ini juga memiliki potensi besar sebagai wisata budaya yang dapat mengangkat pelaku UMKM dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar AKBP Henri.

Ribuan warga memadati jalur kirab yang menampilkan atraksi budaya seperti reog, jaranan, barongan, dan berbagai kesenian tradisional lainnya. Acara ini menjadi ruang ekspresi kebudayaan sekaligus peluang promosi bagi produk-produk lokal khas Nganjuk.

Forkopimda Nganjuk turut mengenakan busana adat Jawa dan berjalan bersama masyarakat dari Alun-Alun Berbek menuju Alun-alun Nganjuk, hingga Pendopo KRT Sosrokoesoemo, sesuai sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Nganjuk.

Kapolres menambahkan, pelestarian tradisi daerah yang dikolaborasikan dengan penguatan ekonomi kreatif merupakan langkah strategis dalam memperkuat jati diri daerah sekaligus menyejahterakan masyarakat.

Pemerintah bersama Forkopimda berkomitmen menjadikan tradisi Boyong Natapraja sebagai ikon budaya yang mampu mempererat hubungan sosial dan memberi manfaat ekonomi bagi warga Nganjuk. (acha)

Berita Terkait

Harmoni Budaya di TMII, Pemkab Nganjuk Kenalkan Kekayaan Seni dan Budaya ke Tingkat Nasional
Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:39

Harmoni Budaya di TMII, Pemkab Nganjuk Kenalkan Kekayaan Seni dan Budaya ke Tingkat Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:20

Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Berita Terbaru