Kasus Dugaan Penyelewengan Dana PBB oleh Kasun Katerban, Warga Desak Pencopotan Jabatan

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Puluhan warga Desa Katerban, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, menggelar aksi protes di Kantor Desa Katerban, Selasa (3/6/2025). Mereka menuntut keadilan terkait dugaan penyelewengan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang telah dibayarkan warga sejak tahun 2023, namun diduga tidak disetorkan oleh oknum Kepala Dusun (Kasun) berinisial MW.

Aksi tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan warga sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan kasus ini. Mereka menuntut agar Kepala Dusun yang bersangkutan segera dicopot dari jabatannya dan dana PBB yang diselewengkan dikembalikan.

Selain dugaan penyalahgunaan dana, warga juga mempersoalkan integritas dan kepemimpinan Kasun selama delapan tahun terakhir, termasuk isu keterlibatannya dalam aktivitas perjudian, sabung ayam dan dadu.

Aksi massa tersebut akhirnya difasilitasi melalui mediasi yang melibatkan Penjabat (Pj) Kepala Desa Katerban, Warih Ardana, Camat Baron Gunawan Wibisono, Danramil Baron, serta Kapolsek Baron, sedangkan oknum Kepala Dusun MW tidak datang, sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa oknum Kasun tersebut kabur.

Dalam mediasi tersebut, warga secara tegas menyampaikan tuntutan pencopotan Kasun berinisial MW, dan penyelesaian tuntas kasus dugaan penyelewengan dana PBB.

Pj Kepala Desa dan Camat Baron menyampaikan komitmen mereka untuk menindaklanjuti tuntutan warga secara adil dan transparan. Mereka menyatakan bahwa proses pencopotan jabatan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk menunggu proses pengunduran diri secara resmi dari yang bersangkutan.

“Kami memahami keresahan masyarakat dan akan memproses tuntutan ini secepatnya dengan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku,” ujar Camat Gunawan.

Meski sudah ada komitmen dari pihak desa dan kecamatan, warga tetap mewanti-wanti agar tidak ada pengabaian terhadap aspirasi mereka. Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat, mereka mengancam akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.

“Kami ingin keadilan ditegakkan. Kalau tidak ada kejelasan, kami akan kembali datang dengan massa lebih banyak,” tegas salah satu warga.

( gik)

Berita Terkait

Truk Mitsubishi Terperosok ke Sungai di Bagor Nganjuk
Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk
KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk
Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan
Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon
Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar
Janjikan Keuntungan dari Sertifikat, Pria di Sawahan Nganjuk Diduga Rugikan Warga Rp1 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:04

Truk Mitsubishi Terperosok ke Sungai di Bagor Nganjuk

Sabtu, 26 September 2026 - 09:51

Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot

Sabtu, 26 September 2026 - 09:32

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk

Kamis, 24 September 2026 - 15:05

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 September 2026 - 09:36

Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon

Berita Terbaru

Berita

Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:51

Berita

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:32

Berita

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:05