Aliansi Mahasiswa Nganjuk Desak DPRD Sampaikan Tuntutan ke DPR RI

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Nganjuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Nganjuk, Senin (26/3/25). Mereka menuntut DPRD agar segera menyampaikan aspirasi mereka ke DPR RI terkait sejumlah tuntutan, terutama pengesahan UU Perampasan Aset dan pembatalan UU TNI yang baru saja disahkan.

Aksi damai ini berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Para mahasiswa meneriakkan protes terhadap keputusan DPR yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Mereka menegaskan bahwa UU Perampasan Aset sangat penting untuk segera disahkan guna menindak tegas para pelaku korupsi dan kejahatan ekonomi lainnya.

Koordinator aksi, Said Rohman, menyatakan bahwa DPRD telah berjanji akan meneruskan tuntutan mereka ke DPR RI dan menunggu jawaban resmi dari Komisi I pada tanggal 8 April mendatang.

“Kami akan terus mengawal tuntutan ini. Jika pada 8 April nanti tidak ada kepastian dari DPR RI, kami akan turun kembali dengan massa yang lebih besar!” tegas Said Rohman dalam orasinya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Cahyono, mengungkapkan bahwa ada enam tuntutan mahasiswa, yang telah dirangkum menjadi tiga poin utama:

  1. Segera mengesahkan UU Perampasan Aset untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi.

  2. Membatalkan UU TNI yang dinilai kontroversial.

  3. Mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan DPR RI.

Aksi unjuk rasa ini menjadi sinyal kuat bahwa mahasiswa Nganjuk tidak akan tinggal diam terhadap kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. Semua mata kini tertuju pada 8 April, hari di mana jawaban dari DPR RI akan menentukan langkah mahasiswa selanjutnya.

Berita Terkait

​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga
Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:32

​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:20

Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Berita Terbaru