Menteri Sosial Pastikan Validasi Data Penerima Bantuan untuk Penyaluran Tepat Sasaran

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KabarNganjuk.com – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa penerima manfaat berbagai program bantuan sosial, seperti Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta bantuan lainnya, telah melalui proses validasi ketat oleh Kementerian Sosial. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih data penerima.

Pernyataan tersebut disampaikan Saifullah Yusuf dalam agenda Safari Ramadan di Kabupaten Nganjuk, yang berlangsung di Masjid Al-Jali, Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, pada Kamis (06/03/2025). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial juga menyalurkan bantuan kepada 400 keluarga kurang beruntung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Kementerian Sosial terus melakukan pembaruan dan verifikasi data agar program bantuan berjalan dengan efektif dan menyentuh masyarakat yang benar-benar berhak menerima. Menurutnya, transparansi dan akurasi data sangat penting dalam memastikan distribusi bantuan sosial berjalan dengan baik.

Dalam rangkaian kunjungannya di Jawa Timur, Gus Ipul dijadwalkan melawat ke beberapa daerah, termasuk Nganjuk, Jombang, dan Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan program bantuan sosial serta mendengarkan aspirasi masyarakat terkait efektivitas program yang telah berjalan.

Saifullah Yusuf juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi bagi para penerima manfaat PKH. Ia mengungkapkan bahwa di Indonesia terdapat lebih dari 10 ribu penerima manfaat program tersebut, dan diharapkan mereka dapat memanfaatkan bantuan sebagai langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

“Kami ingin para penerima manfaat tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, tetapi juga berusaha untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Harapannya, mereka bisa naik kelas menjadi wirausaha mandiri yang mampu mengembangkan usaha dan mencapai kemandirian ekonomi,” ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

Berita Terkait

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur
Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah
Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur
Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan
10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80
Pemkab Resmi Launching NTPD 112: Layanan Darurat Terpadu, Bebas Pulsa 24 Jam
Respons Cepat BPBD Nganjuk Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Bypass Sukomoro
Sidang Perdana Tragedi Sukorejo Digelar, Ini Harapan Kuasa Hukum Korban   

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:05

Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:47

Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:35

Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:09

10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru