Pasar Hewan Nganjuk Perketat Pemeriksaan untuk Cegah PMK

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk- KabarNganjuk.com, Untuk mencegah peredaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di pasar hewan, setiap hewan ternak yang masuk ke Pasar Hewan Nganjuk akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu. Apabila ternak tersebut dinyatakan tidak sehat, maka hewan tersebut tidak diizinkan untuk masuk ke pasar.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan mengingat Pasar Hewan Nganjuk tidak hanya menerima hewan ternak dari wilayah Kabupaten Nganjuk, tetapi juga dari beberapa kabupaten lain. Hal ini penting guna mengantisipasi penyebaran PMK yang dapat merugikan peternak di wilayah Nganjuk dan sekitarnya.

Meskipun sejumlah pasar hewan di daerah lain terpaksa tutup, Pasar Hewan Nganjuk masih terlihat relatif ramai dengan transaksi jual beli hewan, meskipun tidak seramai hari-hari biasa sebelum adanya wabah PMK. Harga sapi yang sehat masih terbilang stabil, sementara sapi yang sakit mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

Menurut Dr. Ari Yudha, Dokter Hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nganjuk, saat ini kasus PMK di Kabupaten Nganjuk mengalami penurunan. “Kami belum melakukan penutupan pasar hewan karena kasus PMK di Nganjuk menurun. Namun, kami tetap melakukan pemeriksaan ketat terhadap hewan yang akan masuk ke pasar. Apabila ditemukan sapi yang tidak sehat, maka sapi tersebut tidak boleh masuk ke pasar,” jelasnya.

Pada hari ini, tim kesehatan hewan menemukan 14 sapi yang kurang sehat, sementara sebelumnya tercatat ada 40 sapi yang tidak sehat. Data dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nganjuk menunjukkan bahwa kasus PMK di wilayah ini mengalami penurunan signifikan, dengan jumlah sapi yang positif PMK berkurang dari lebih 300 ekor menjadi sekitar 115 ekor saat ini.

Pihak berwenang berharap, dengan langkah-langkah preventif yang diambil, penyebaran PMK dapat lebih terkendali, dan transaksi jual beli hewan ternak dapat tetap berjalan dengan aman bagi seluruh pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk
KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk
Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan
Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon
Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar
Janjikan Keuntungan dari Sertifikat, Pria di Sawahan Nganjuk Diduga Rugikan Warga Rp1 Miliar
Perkuat Tata Kelola Dekranas dan PKK, Nganjuk Hadiri Rakor Regional di Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:51

Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot

Sabtu, 26 September 2026 - 09:32

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk

Kamis, 24 September 2026 - 15:05

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 September 2026 - 10:21

Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan

Kamis, 24 September 2026 - 09:18

Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar

Berita Terbaru

Berita

Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:51

Berita

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:32

Berita

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:05