Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Kenaikan harga plastik terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan ini dipicu oleh dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, sehingga memengaruhi pasokan bahan baku plastik secara global.

Di Nganjuk, harga plastik dilaporkan mengalami kenaikan hingga 40 persen. Kondisi ini berdampak langsung pada para pelaku usaha, khususnya penjual makanan yang sehari-hari bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan.

Kenaikan harga sebenarnya sudah mulai terasa sejak bulan puasa, namun lonjakan tertinggi terjadi dalam satu minggu terakhir. Salah satu jenis yang mengalami kenaikan signifikan adalah plastik roll.

Jika sebelumnya plastik dijual dengan harga sekitar Rp3.500, kini naik menjadi Rp4.000 per bungkus. Sementara itu, beberapa jenis plastik lainnya juga mengalami kenaikan hingga Rp1.000. Hampir seluruh jenis plastik di pasaran mengalami penyesuaian harga.

Meski banyak dikeluhkan oleh pembeli, penjualan plastik di tingkat pedagang masih terbilang stabil. Hal ini disebabkan plastik tetap menjadi kebutuhan utama, terutama bagi pelaku usaha kuliner.

Edi Wibowo, pemilik toko plastik di Nganjuk, mengungkapkan bahwa pasokan dari distributor saat ini menurun drastis hingga 50 persen. Biasanya, ia menerima kiriman satu sak plastik, namun kini hanya mendapat setengah sak karena keterbatasan stok yang harus dibagi ke sejumlah toko.

“Sekarang barangnya sulit, kiriman dari distributor juga berkurang setengah. Kami berharap pemerintah bisa segera menstabilkan harga agar tidak semakin memberatkan pedagang kecil,” ujar Edi Wibowo.

Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan pasokan plastik di pasaran tetap terjaga.

Berita Terkait

Diiming-imingi Uang Rp5 Ribu, Bocah 2,4 Tahun Diduga Dicabuli Tetangga di Loceret Nganjuk
Satu Jaringan Sabu dan Pil Dobel L Terbongkar, Tiga Orang Diamankan Polres Nganjuk
Korban Diduga Keracunan MBG di Nganjuk Capai 127 Siswa, Bupati Marhaen Jenguk Korban
Diduga Cabuli Muridnya Berulang Kali, Oknum Guru Asal Bandarkedungmulyo Jombang Dipolisikan
Peringati HUT ke-78 Polwan, Polres Nganjuk Salurkan Air Bersih untuk Warga Ngluyu
Tindaklanjuti Laporan Warga, Satreskrim Polres Nganjuk Cek Dua Lokasi Diduga Sabung Ayam
Puluhan Siswa SMAN 3 Nganjuk Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Alami Mual Muntah Pascasantap MBG
Diduga Keracunan Menu MBG, 49 Siswa SMAN 3 Nganjuk Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:19

Diiming-imingi Uang Rp5 Ribu, Bocah 2,4 Tahun Diduga Dicabuli Tetangga di Loceret Nganjuk

Jumat, 4 September 2026 - 08:17

Satu Jaringan Sabu dan Pil Dobel L Terbongkar, Tiga Orang Diamankan Polres Nganjuk

Jumat, 4 September 2026 - 07:43

Korban Diduga Keracunan MBG di Nganjuk Capai 127 Siswa, Bupati Marhaen Jenguk Korban

Kamis, 3 September 2026 - 18:19

Diduga Cabuli Muridnya Berulang Kali, Oknum Guru Asal Bandarkedungmulyo Jombang Dipolisikan

Kamis, 3 September 2026 - 09:17

Tindaklanjuti Laporan Warga, Satreskrim Polres Nganjuk Cek Dua Lokasi Diduga Sabung Ayam

Berita Terbaru