Dari Satu Telur, Fatayat NU Bangun Solidaritas dan Harapan Baru

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk-KabarNganjuk.com, Dalam pengajian rutin Ahad Wage di Desa Gondang Lor, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) resmi mencanangkan tiga program inovatif: Puspita Mesem, Rantang Mesem, dan Telur Mesem. Ketua Fatayat NU Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung untuk meresmikan program yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat miskin ekstrem.

Program ini melibatkan partisipasi aktif jamaah pengajian. Dalam setiap pengajian, panitia akan mengumpulkan satu butir telur dari setiap peserta. Telur-telur tersebut kemudian didistribusikan bersama paket makanan dalam program Rantang Mesem kepada warga miskin ekstrem di masing-masing desa.

Ketua Fatayat NU Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. “Program ini menunjukkan kepedulian yang konkret dari Fatayat NU terhadap masalah gizi masyarakat. Kami berharap program ini terus berkelanjutan dan dapat diadopsi oleh daerah lain,” ujarnya. Khofifah juga menambahkan, program ini akan diangkat dalam peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) mendatang sebagai contoh gerakan pemberdayaan berbasis komunitas.

Ketua Program Telur Mesem, Isna Sofiyani, mengungkapkan bahwa inisiatif ini telah berjalan selama dua tahun dan hari ini resmi dicanangkan sebagai program berkelanjutan. “Telur yang dikumpulkan bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga simbol solidaritas jamaah untuk bersama-sama mengentaskan masalah gizi di masyarakat,” jelasnya.

Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat miskin ekstrem, program ini juga diharapkan dapat mempererat rasa kepedulian sosial di kalangan jamaah NU. Pengurus PC NU Nganjuk optimis, kolaborasi yang terjalin melalui program ini mampu menciptakan perubahan positif yang signifikan di masyarakat.

Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, program Puspita Mesem, Rantang Mesem, dan Telur Mesem diharapkan menjadi inspirasi bagi gerakan pemberdayaan masyarakat lainnya, sekaligus mengukuhkan peran Fatayat NU sebagai penggerak solusi nyata di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Polres Nganjuk Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah, Kapolres: Pencegahan Harus Dimulai Sejak Dini
Pendopo Samudra Madu: Nguri-uri Budaya Jawi lan Semangat Swasembada Pangan ing Nganjuk
Pilkades Serentak Nganjuk Dijadwalkan 11 Februari 2027, Diikuti 234 Desa
Satresnarkoba Polres Nganjuk Amankan Terduga Pengedar Sabu di Depan SPBU Pace, Dua Paket Sabu Disita
Dispendukcapil Nganjuk Gelar Layanan Jemput Bola di Desa Kemaduh, 230 Warga Antusias Mengurus Dokumen Kependudukan
Kemarau Panjang Jadi Berkah, Petani Semangka di Nganjuk Raup Hasil Panen hingga 21 Ton per Hektare
Saiful Madi Pimpin KONI Nganjuk, Targetkan Tembus 20 Besar Porprov Jatim 2026
Puncak Hari Santri 2026 di Nganjuk Berlangsung Meriah, Peserta Berburu Hadiah Umrah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:14

Polres Nganjuk Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah, Kapolres: Pencegahan Harus Dimulai Sejak Dini

Kamis, 5 November 2026 - 07:55

Pendopo Samudra Madu: Nguri-uri Budaya Jawi lan Semangat Swasembada Pangan ing Nganjuk

Rabu, 4 November 2026 - 14:33

Pilkades Serentak Nganjuk Dijadwalkan 11 Februari 2027, Diikuti 234 Desa

Rabu, 4 November 2026 - 07:49

Satresnarkoba Polres Nganjuk Amankan Terduga Pengedar Sabu di Depan SPBU Pace, Dua Paket Sabu Disita

Selasa, 3 November 2026 - 15:01

Dispendukcapil Nganjuk Gelar Layanan Jemput Bola di Desa Kemaduh, 230 Warga Antusias Mengurus Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru