DPD SWI Nganjuk Cetak Wartawan Kompeten, Bahas Etika hingga Standar Televisi

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Pelatihan jurnalistik berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Nganjuk melibatkan kurang lebih 50 wartawan setempat. Acara ini berlangsung di sebuah kafe di Jalan Gatot Subroto, Nganjuk, dengan menghadirkan tiga narasumber berpengalaman (20/11/2024).

Tiga narasumber tersebut adalah:

  • Achmad Sarwani (JTV): Membahas tentang dasar-dasar pengambilan video berstandar televisi.
  • Juwahir (mantan wartawan Republika): Menyampaikan materi terkait peran jurnalis dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
  • Wahju Prijo Djatmiko (pakar hukum): Mengulas profesi wartawan Indonesia dari sudut pandang hukum.

Dalam pemaparannya, Wahju menekankan pentingnya piandel (pegangan) bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menjelaskan bahwa pemberitaan harus berdasarkan fakta, tidak mencampur opini yang menghakimi, serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa wartawan wajib melindungi identitas korban dalam kasus kejahatan asusila, misalnya dengan menyamarkan nama korban atau menggunakan inisial.

“Wartawan juga memiliki hak yang dilindungi undang-undang, yaitu:

  • Hak jawab, yaitu menyampaikan penjelasan terkait pemberitaan.
  • Hak tolak, yaitu melindungi identitas narasumber.
  • Hak koreksi, yaitu membenarkan kesalahan dalam berita,” jelasnya.

Dalam kesempatannya, Ketua DPD SWI Nganjuk, Siti Nur Kholifah, menyatakan bahwa pelatihan ini didanai oleh Pemerintah Daerah Nganjuk. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas mereka sekaligus mematuhi kode etik jurnalistik.

“Dengan narasumber yang tepat, kami optimis pelatihan ini mampu mencetak wartawan yang lebih kompeten dan profesional,” ujar Nur Kholifah.

“Pelatihan ini mencerminkan upaya serius meningkatkan kualitas dan integritas wartawan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat, faktual, dan berimbang,” pungkasnya.

Berita Terkait

“Rezeki Itu Tidak Pernah Tertukar”, Pesan Hangat Kang Marhaen Saat Salurkan Bantuan Pangan
Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat
Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan
SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH
Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi
Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:59

“Rezeki Itu Tidak Pernah Tertukar”, Pesan Hangat Kang Marhaen Saat Salurkan Bantuan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31

Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:14

Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:15

SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH

Senin, 8 Juni 2026 - 14:11

12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi

Berita Terbaru