16 Desa di Nganjuk Terdampak Proyek Tol Kertosono-Kediri, Ini Daftarnya

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Saat ini, proyek jalan tol Kertosono-Kediri sedang dibangun untuk mendukung aktivitas Bandara Kediri. Rencananya, jalan tol ini akan menghubungkan dua kabupaten di Jawa Timur, yaitu Nganjuk dan Kediri. Proyek ini juga merupakan kelanjutan dari Tol Ngawi-Kertosono yang sudah selesai dibangun. Secara khusus, Kabupaten Nganjuk membutuhkan lahan seluas 1.768.183,54 m² untuk proyek ini.

Lahan seluas 1.768.183,54 m² tersebut akan melintasi tiga kecamatan dan 16 desa di Kabupaten Nganjuk. Ketiga kecamatan itu adalah Sukomoro, Prambon, dan Tanjunganom.

Berikut rincian 16 desa yang terdampak proyek jalan tol Kertosono-Kediri:

1. Kecamatan Prambon
– Desa Sanggrahan
– Desa Sugihwaras
– Desa Tanjung Tani
– Desa Baleturi
– Desa Watudandang
– Desa Rowoharjo
– Desa Singkalanyar
– Desa Gondanglegi
– Desa Tegaron

2. Kecamatan Sukomoro
– Desa Nglundo
– Desa Kedungsuko

3. Kecamatan Tanjunganom
– Desa Wates
– Desa Sambirejo
– Desa Banjaranyar
– Desa Sumberkepuh
– Desa Ngadirejo

Untuk diketahui, jumlah lahan yang dibutuhkan untuk Jalan Tol Kertosono-Kediri mencapai 2.149.363,36 m², yang tersebar di Kabupaten Kediri dan Nganjuk. Sementara itu, di Kabupaten Nganjuk sendiri, jumlah lahan yang dibebaskan kurang lebih mencapai 1.768.183,54 m², dan tersebar di 16 desa di tiga kecamatan.

Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebutkan bahwa Jalan Tol Kertosono-Kediri nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono yang sudah beroperasi sejak 2018. Dengan begitu, total panjang Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri yang dikelola JNK mencapai 108,3 km.

Sumber Berita: Dari Berbagai Sumber

Berita Terkait

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:41

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terbaru