Nganjuk, KabarNganjuk.com – Panggung Kontes Ternak Kambing Seni Peranakan Ettawa (PE) Ras Kaligesing Tingkat Regional Jawa Bupati Cup Nganjuk 2026 berhasil diguncang oleh performa memukau seekor kambing jantan bernama “Kaisar”.
Kambing gagah milik Etawa Farm asal Kabupaten Tulungagung ini sukses mencuri perhatian juri dan penonton dalam ajang bergengsi yang digelar di Lapangan GOR Bung Karno Nganjuk pada Minggu (24/5/2026).
Kaisar keluar sebagai Juara I Kelas A Jantan setelah menumbangkan rival-rival beratnya dari Trenggalek dan Blitar dengan raihan skor tertinggi, yakni 247 poin.
“Lomba ini bukan sekadar kontestasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan potensi peternakan kambing Ettawa di Kabupaten Nganjuk,” ujar Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat memberikan keterangan pada Senin (25/5/2026).
Kehadiran kompetisi ini kian menegaskan bahwa sektor peternakan kambing ras PE bukan lagi sekadar hobi, melainkan industri yang memiliki prospek ekonomi sangat cerah di masa depan.
Selain nilai estetika seni yang dilombakan, kambing jenis ini juga dikenal memiliki produktivitas yang tinggi sehingga sangat menjanjikan bagi kesejahteraan para peternak.
“Kambing Etawa PE ini dari produksi susunya mencapai 1,5 liter per hari, inikan sangat bagus,” tambah Marhaen Djumadi menekankan potensi ekonomi dari sisi produksi.
Pemerintah daerah berharap ajang berskala regional ini tidak berhenti sebagai seremonial tahunan belaka. Kontes ini ditargetkan mampu menjadi pemantik semangat bagi munculnya peternak-peternak hebat baru, khususnya di wilayah Nganjuk dan Jawa Timur pada umumnya.
“Dari kontes ini kami berharap lahir juara-juara baru yang nantinya dapat menjadi bibit unggul dan plasma nutfah berkualitas,” tegas Marhaen Djumadi.
Keseruan kompetisi di Lapangan GOR Bung Karno ini juga terlihat dari tingginya antusiasme peserta. Berbagai daerah mengirimkan pasukannya untuk memperebutkan gelar terbaik di banyak kategori yang disediakan oleh pihak panitia.
“Kategori yang dilombakan bervariasi, mulai dari Kelas A hingga Kelas E untuk Jantan dan Betina. Untuk juara 1-3, panitia memberikan apresiasi berupa uang pembinaan, trofi, serta piagam penghargaan,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Shobihatin.





