Masyarakat Karangsono Geram, Jalan Yang Rusak Ditanami Pohon Pisang Untuk Menghalangi Truk Lewat Mengangkut Hasil tambang

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Bertempat di Balidesa Karangsono Loceret diadakan pertemuan untuk menyerap aspirasi mayarakat antara Masyarakat Desa Karangsono dengan Pihak Tambang Galian C, Senin (4/3/2024)

Dihadiri juga Kepala Desa Karangsono, Camat Loceret, Kapolres Nganjuk,Kapolsek Loceret, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Loceret

Warga Desa Karangsonon geram jalan rusak akibat transportasi tidak segera diperbaiki

Agus Hadi Wijaya, warga Desa Karangsono mengatakan “jalan segera diperbaiki dengan di cor hotmix, karena untuk tambangnya sendiri itu tonase nyamelebihi batas, jika jalannya diperbaiki asal-asalan tidak akan kuat dan akan rusak Kembali,” ujarnya

Warga mengaku mendapat kompensasi dari pihak tambang sebesar Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) perbulan setiap satu KK. Namun yang dituntut sekarang bukanlah kompensasi tapi jalan harus diperbaiki

Selain Agus, Nurdiono juga mengatakan “sebenarnya permintaan Masyarakat tidak terlalu muluk-muluk, Masyarakat meminta karena sudah sangat rawan sebagai jalan kabupaten dan sudah banyak menimbulkan korban,” ujarnya

Nurdiono juga mengaku sejak adanya tambang galian C ini, cucunya 5x masuk rumah sakit dengan hasil dari dokter yaitu alergi debu

Saat ditemui di lokasi, Novi, perwakilan pemilik tambang mengatakan “Solusi yang kami berikan selaku pihak tambang yaitu hari ini armada off, kita langsung perbaikan jalan, hari ibi kita datangkan material untuk menutup jalan yang berlubang dengan sementara hari ini menggunakan koral” ujarnya

Sementara itu Kapolsek Loceret, Triyono berharap agar situasi di desa Karangsono tetap aman dan kondusif

Berita Terkait

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:41

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terbaru