Waktunya Cukup, Hendaknya PJ Bupati Berbenah Untuk Nganjuk

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Wahju Prijo Djatmiko , S.H., M.Hum., M.Sc. G.Dipl. IfSc. kaos hitam bertopi putih

Dr. Wahju Prijo Djatmiko , S.H., M.Hum., M.Sc. G.Dipl. IfSc. kaos hitam bertopi putih

Oleh : Dr. Wahju Prijo Djatmiko, S.H., M.Hum., M.Sc. G.Dipl. IfSc.,

KabarNganjuk.com – Konsep pemikiran yang melatarbelakangi mengapa kepemimpinan Kepala Daerah (KD) penting dan strategis karena pengaturan dalam semua Undang- undang (UU) tentang Pemerintahan Daerah yang ada (ius constitutum) meletakkan peranan KD sebagai komponen signifikan bagi keberhasilan pembangunan di daerah dan nasional.

Efektivitas pemerintahan negara pada dasarnya juga tergantung pada efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Dengan demikian keberhasilan kepemimpinan di daerah berkontribusi dalam menentukan kesuksesan kepemimpinan nasional. Sebaliknya, ketidakmampuan KD dalam menyukseskan pembangunan daerah berimplikasi pada rendah atau berkurangnya kinerja dan efektivitas penyelenggaraan pembangunan nasional.

KD secara riil semestinya melakukan kegiatan- kegiatan yang kreatif (creative), inovatif (innovative), perintisan (avangarde), berorientasi pada masyarakat (people oriented), orientasi pelayanan dan pemberdayaan (service and empowerment-oriented), sebagaimana yang dahulu pernah diaplikasikan oleh Dr. Marhaen (mantan Bupati Nganjuk) secara totalitas. Oleh karena itu, sebagai KD tidak cukup hanya mengandalkan intuisi semata, tetapi harus didukung oleh kemampuan intelektual dan keahlian yang memadai, ketajaman visi, kemampuan etika dan moral yang beradab, serta kemampuan mendaya gunakan seluruh potensi disekitarnya termasuk dari unsur LSM, Media, Toga dan Tomas demi mensukseskan kinerjanya.

Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah bahwa keberhasilan suatu birokrasi publik didalam menjalankan tugas-tugasnya sangat ditentukan oleh kualitas dari pemimpinnya. Itulah sebabnya kedudukan pemimpin sangat mendominasi dalam semua aktivitas kedinasan yang dilakukan. Dalam konteks birokrasi di Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Nganjuk budaya pemerintahannya sangat paternalistik. Bawahan dalam bekerja selalu tergantung pada pimpinannya.

Berita Terkait

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan
Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban
Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen
Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia
Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi
Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan
Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata
Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:09

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:12

Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban

Selasa, 8 September 2026 - 20:25

Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia

Selasa, 8 September 2026 - 16:42

Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi

Selasa, 8 September 2026 - 08:38

Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan

Berita Terbaru

Peristiwa

Ban Meletus, Truk Bermuatan Karton Terguling di Nganjuk

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:46