Puncak HKN ke 59, Dinas Kesehatan Gelar Jambore Kader Kesehatan

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk. com-Untuk memeriahkan Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN ) 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk, melalui Puskesmas Nganjuk,  menggelar Jambore Kader Kesehatan yang diikuti oleh Ibu-ibu Kader Kesehatan se Kecamatan Nganjuk.

Acara Jambore ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Nganjuk, Kepala Dinas LH Kabupaten Nganjuk, Forpimcam Nganjuk dan Lurah se Kecamatan Nganjuk.

Dalam Peringatan HKN ke-59 Sekretaris Daerah Nur Solekan berkesempatan untuk me-launching inovasi pondasi ibu lima pilar dan gerakan berantas tuberkulosis (Gebres) dengan menandatangani prasasti dan pelepasan balon di Taman Pandan Wilis Nganjuk, Selasa  (7/11/2023).

Dalam Sambutannya Sekda Nganjuk, Nur Sholekan mengatakan bahwa “ Ini memang kegiatan pertama kali di Kabupaten Nganjuk, tentunya ke depan kami akan menjadwalkan agar di puskesmas lainnya juga menggelar kegiatan serupa,”tandasnya.

Dengan mengusung tema “Transformasi Kesehatan Untuk Menuju Indonesia Maju” tersebut , Nur Solekan mendorong insan Kesehatan Kabupaten Nganjuk agar mempersiapkan diri dalam meningkatkan pelayanan, sarana dan prasarana menuju Indonesia maju sesuai dari  arahan Presiden RI.

Sementara Itu Kepala Puskesmas Nganjuk,  Dr. Rio Kasino di sela-sela acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2023 mengatakan “Hari ini kita launching Inovasi  Pondasi Lima Pilar dan Gebres sebagai upaya pemerintah menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta  angka kesakitan terkait TBC di Wilayah Kecamatan Nganjuk.”

Melalui inovasi Pondasi  Ibu Lima Pilar tersebut, dr Rio Kasino mengharapkan seluruh elemen masyarakat dapat menumbuhkan kesadaran dan kemauan bersama dalam menekan angka kematian ibu dan anak (bayi).

Terkait Inovasi Gebres, dr Rio Kasino menyebutkan program ini diinisiasi sebagai bentuk perhatian khusus dalam menangani angka kesakitan TBC di wilayah Kecamatan Nganjuk, hal ini dikarenakan angka prevelensi kesakitan TBC masih tinggi.

“Makanya kita bekerjasama dengan lintas masyarakat atau kader  untuk meningkatkan Indeks Angka Kompak  sebagai pendeteksi dini orang yang dicurigai terpapar TBC yang kemudian kita berikan pendampingan pengobatan sampai dinyatakan sembuh benar.” Pungkasnya.

(red)

 

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru