ABMI Madul Ketua DPRD Tolak Perluasan Lahan Bawang Merah

Kamis, 19 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com-Sejumlah pengurus Asosiasi Bawang Merah Indonesia Cabang Nganjuk (ABMI) madul kepada Ketua DPRD Tatit Heru Tjahjono, di kediamannya, mereka antara lain Suprapto, Imam Mashudi, Zainal Arifin, Ali Yubi dan Ali Ghazali. Dengan tegas menyatakan menolak perluasan lahan bawang merah di daerahnya, hal itu dikarenakan surplus bawang merah dikabupaten Nganjuk belum tertangani dengan baik, akibatnya petani bawang merah merugi.

Saat ini, stok bawang merah di tingkat petani masih sekitar 50 persen yang belum terserap setara dengan 250 Milyar rupiah, hal itu dikarenakan anjloknya harga bawang merah yang mengakibatkan tidak ada perputaran di tingkat petani, kondisi ini akan diperburuk lagi karena 10 hari ke depan petani bawang merah mulai panen lagi

Total panen raya di Nganjuk season pertama kisaran 71 rb ton, BEP (Break Event Point) 14.500 /kg, sementara harga jual saat ini mencapai di titik terendah kisaran harga 8 -10 rb /kg, sehingga kerugian di taksir akibat Deflasi mencapai 250 M di season panen raya pertama.

Penjelasan itu disampaikan Imam Suhudi kepada Tatit Heru Tjahjono, Imam juga menambahkan saat ini semua tiarap, petani, tengkulak dan bahkan pedagang karena mereka tidak berani membeli bawang merah ditingkat petani karena faktor harga.

Oleh karena itu pengurus ABMI meminta minta hering dengan DPRD dalam waktu dekat, setidaknya ada 5 tuntutan yang akan dibawa ke hearing nanti, antara lain, menolak perluasan lahan bawang merah, kedua ABMI meminta agar dibangunkan resi gudang, untuk tunda jual bawang merah.

Ketiga petani meminta agar pemerintah melalui dinas terkait melakukan penanaman berpola agar tidak terjadi panen raya, yang terakhir adalah bawang merah bisa masuk menjadi salah satu komoditi yang masuk daftar bantuan pangan non tunai

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru