Kang Marhaen Support Menuju Indonesia Emas Dinas PPKB Gelar Sosialisasi Pembentukan Kampung KB Kabupaten Nganjuk

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Bertempat di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Kabupaten Nganjuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk, mengadakan sosialisasi pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat Desa/Kelurahan dalam rangka percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Nganjuk. Kamis, 20 Juli 2023.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur Umi Hidayati, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi, Ketua 1 TP PKK Nganjuk Ibu Yuni Marhaen, serta Camat dan Kepala Desa se-kabupaten Nganjuk.

Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi, menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Nganjuk sangat peduli dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, terutama generasi muda. Dengan adanya program Kampung KB ini, ia mendukung penuh dan berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang sehat dan cerdas untuk Indonesia emas, ujar Kang Marhaen.


Dalam hal ini, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur Umi Hidayati, memberikan apresiasi atas komitmen Kabupaten Nganjuk dalam menangani masalah stunting. Umi menambahkan pembentukan Kampung KB dapat menjadi model yang sukses dan dapat diadopsi di daerah lain. Dukungan penuh inisiatif dari pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menangani stunting. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, optimis program ini akan memiliki dampak yang positif dan berkelanjutan, pungkas Kepala BKKBN Prov Jatim Umi Hidayati.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi, menjelaskan tujuan dari sosialisasi kampung keluarga berkualitas ini adalah untuk mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk, baik di tingkat desa dan kelurahan, untuk turut serta dalam upaya penurunan angka stunting. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya, Kabupaten Nganjuk mampu mengatasi secara optimal masalah pencegahan stunting dengan lebih efektif, dan bisa tuntas 100% hingga tahun 2025 mendatang, ungkapnya.

Program pembentukan Kampung KB di Kabupaten Nganjuk, bertujuan untuk mendorong peran aktif keluarga dalam menghadapi tantangan stunting dan mendukung akses terhadap pendidikan kesehatan reproduksi bagi masyarakat. Diharapkan dengan kolaborasi yang kuat dan kesadaran bersama, Kabupaten Nganjuk dapat berhasil mengurangi angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terbaru