SPBU Nganjuk Viral di Sosmed Gara-gara Uang Rp. 30.000

Jumat, 7 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Peristiwa tak terduga telah terekam kamera cctv sebuah SPBU di Nganjuk dan menjadi viral di media sosial. Seorang pria di Nganjuk, Jawa Timur, terlihat mengeluarkan BBM yang ia beli dari dalam tangkinya untuk menakar Pertalite yang dibelinya.

Usut punya usut, pria tersebut merasa diperlakukan tidak adil lantaran saat dirinya membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite senilai Rp 30.000  di sebuah SPBU, namun hanya mendapat satu liter.

Benar saja, dari dalam tangki motornya hanya terdapat 1 liter BBM. Padahal dirinya mengaku membelinya dengan uang senilai Rp. 30.000.

Dalam video berdurasi 20 detik itu, si pria itu terlihat berhenti di pinggir jalan sambil mengomel karena BBM yang didapat tidak sesuai dengan nominal yang dibayar.

“Telung puluh ewu sak botol ora bek (tiga puluh ribu cuma dapat satu botol tidak penuh). Pom e (lokasi di SPBU) Sengkut,” ucap pria itu dalam video itu.

Pengawas SPBU Sengkut Kecamatan Berbek, Nganjuk, Endah Nurani membenarkan kalau pria itu memang membeli BBM jenis Pertalite disana.

Endah mengaku, ternyata ada kesalahpahaman antara petugas pengisian BBM dengan pria yang ada dalam video viral tersebut.

Menurut Endah, pihak SPBU sengaja men-setting mesin pengisian dengan hitungan setiap Rp 100.000 dan ketika pria itu mengisi BBM, angka di mesin sudah mencapai Rp 85.000.

Endah menambahkan, sistem mesin yang demikian sengaja diberlakukan karena sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan para pengendara yang tidak mau mengantre lama. Sebab jika petugas harus mengembalikan posisi angka pada mesin kembali nol setiap pengisian BBM, maka dianggap akan memakan waktu. Sementara jumlah pengendara yang ingin mengisi BBM membeludak. (*berbagai sumber)

Berita Terkait

​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga
Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:32

​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:20

Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Berita Terbaru