Janjikan Bisa Masuk RSD dan Pertamina, Warga Yuwono Dilaporkan ke Polsek Kertosono

Minggu, 15 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Seorang ibu warga Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk adukan salah satu warga Desa Yuwono kecamatan Kertosono kabupaten Nganjuk ke Polsek Kertosono karena diduga telah melakukan penipuan. KAR (nama samaran) merasa ditipu oleh RN (nama samaran) karena telah dijanjikan kerja menjadi perawat di RSD Nganjuk ataupu RSD Kertosono dan juga di Pertamina.

 

KAR menjelaskan bahwa untuk bisa masuk di dua instansi tersebut dibutuhkan biaya untuk perawat sebesar 20 juta dan di pertamina sebesar 35 juta (14/1/2023). KAR menjelaskan bahwa hal itu hanya janji semata meski HAR sudah membayar biaya yang disebutkan RN.

 

“Saya sudah memberikan uang sebesar Rp. 55.000.000 (Lima Puluh Juta), untuk dimasukan kerja ke Perawat dan Pertamina, itu untuk ke Dua anak saya” jelas KAR.

 

Lebih lanjut SAR mengatakan kalau dirinya mengenal RN itu mengaku sebagai Pengusaha Rajutan yang tinggal di Kertosono, menjanjikan kepada saya bahwa untuk masuk Perawat di RSD Nganjuk/ Kertosono sebesar Rp. 20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah), sedangkan untuk di Pertamina saya disuruh bayar Rp. 35.000.000 (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah )” jelasnya.

 

“Pada Tanggal 11 Desember 2022 saya memberi uang kepada RN sebesar 15 Juta, dan pada Tanggal 13 saya memberikan lagi 5 Juta lewat transfer, dan yang 35 Juta saya memberikan cas kepada RN pada Tanggal 15 di Bulan yang sama” jelas KAR.

 

“Merasa curiga dengan RN, saya ahkirnya menghubungi nomor yang diberikan kepada saya oleh RN, yang katanya Kepala Dinas Kesehatan Surabaya dan Kepala Dinas Pertamina, tetapi tidak dapat dihubungi semua, jadi saya tidak pernah tau orangnya, karena sama RN tidak diperbolehkan” lanjut KAR.

 

“Ya saya percaya saja, karena dia (RN) bilangnya kepada saya mengaku dekat dan di bantu oleh orang Nomor Satu di Nganjuk, makanya saya percaya, setelah saya curiga ahkirnya saya minta uang yang 20 Juta yang dijanjikan masuk Perawat, dan yang 35 Juta dijanjikan di Pertamina katanya Tanggal 5 dikasih, tapi sampai Hari ini uang saya belum di kembalikan, dan kemarin saya sudah mengadukan perkara ini ke Polsek” tambahnya.

 

Sementara itu Orang Nomor Satu di Nganjuk Marhaen Djumadi saat dikonfirmasi lewat WA mengatakan bahwa dengan apa yang di lakukan oleh RN, mengatakan dengan tegas bahwa tidak mengetahui tentang perekrutan itu, kalaupun ada semua sesuai prosedur, ini merupakan penipuan, segera laporkan saja, setahu saya RN hanya sebatas warga yang bergerak di bidang UMKM” tegas Kang Marhaen. (Tim)

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terbaru