Upaya Pemerintah Mudahkan Santri dalam Pengurusan Identitas Kependudukan

Payaman, KabarNganjuk.com- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nganjuk menggelar “Jemput Bola” Layanan Administrasi kependudukan dan Penerapan Identitas Kependudukan Digital di Ponpes Modern Darul Ihsan Payaman Nganjuk, Senin (19/09/2022).

Acara tersebut dihadiri oleh Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Dukcapil Gatut Sugiarto, Pengasuh Ponpes Modern Darul Ihsan, Kepala Desa Payaman, serta para santri Ponpes Modern Darul Ihsan Payaman.

Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, program Jemput Bola Ini digelar dalam rangka mempertajam dan memperkuat pelayanan Dinas Dukcapil. Meskipun sudah memiliki aplikasi pelayanan bernama Sedudo, Pemerintah Kabupaten memberikan fasilitas bagi mereka yang susah untuk mengurus data kependudukan.

“Kita juga memberikan fasilitas bagi katakanlah yang disini pondok pesantren, kemudian tidak bisa kemana-mana setiap hari full pelajarannya, maka kita gantian hadir disini Jemput Bola,” kata Marhaen.

“Sehingga pelayanan kependudukan mulai KK, KTP, pindah tempat, Akte Kelahiran bisa datang kesini tadi, datang di satu tempat kita disitu ada pelayanan kependudukan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Dukcapil Gatut Sugiarto menjelaskan Jemput Bola ini juga diberikan kepada mereka yang kesulitan untuk mengakses Identitas Kependudukan seperti halnya ODGJ, penyandang disabilitas, SLB dan juga pondok pesantren.

“Kami melakukan pelayanan jemput bola di Pondok Pesantren karena setelah kami koordinasikan ternyata yang namanya satri/santriwati kesulitan untuk keluar. Kita pengen mereka juga memiliki identitas kependudukan sehingga kita datang ke Pondok Pesantren untuk melakukan pelayanan tersebut,” katanya.

Ia juga berharap, bahwa seluruh warga Kabupaten Nganjuk harus memiliki identitas kependudukan. “Kami mohon untuk masing-masing lakukan pengurusan identitas kependudukan. Bisa secara online, atau datang ke kecamatan atau desa, karena pada dasarnya pelayanan yang dilakukan dukcapil ini benar-benar gratis,” pungkasnya.

Reporter: Aditya

Editor: Nur Kholifah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.