Tak Kunjung di Proses, Relokasi Warga Semantok Disidak DPRD

Senin, 5 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Bendungan Semantok, yang berlokasi di Dusun Kedungpingit, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso Nganjuk ini didesain memiliki kapasitas tampung sebesar 32,67 juta m³ yang bersumber dari aliran Sungai Semantok. Digadang-gadang menjadi bendungan terbesar se-Asia, Bendungan ini mulai di bangun sejak Desember 2017 dengan tipe zonal inti tegak yang memiliki tinggi 38,5 meter dan panjang puncak bendungan 3.100 meter.

Untuk pembangun bendungan tersebut tentu diperlukan perelokasian lahan yang digunakan perumahan warga.

 

Sebanyak 2 desa dengan 400 warga didalamnya direlokasikan ke lokasi relokasi di tanah yang berada di sebelah Timur Bendungan Semantok.

Namun ternyata selama 5 tahun ini, proses relokasi tersebut berjalan kurang mulus, tanah yang dijadikan tempat relokasi  belum berproses.

Hal inilah yang menjadikan kepala DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Marianto dari Komisi 3, Fauzi Irwana dari Komisi 3, Aria Tri Putra Tia dan Kepala Dinas Perkim Agus Firhannedy melakukan sidak ke area relokasi.

“Kemarin ada pengaduan dari dua desa di Kecamatan Rejoso dan kami menjanjikan akan turun ke lapangan” ucap Tatit.

“Terkait dengan teman-teman warga terdampak yang ingin mensertifikatkan tanahnya ternyata ada kendala teknis. Setelah penjelasan sekilas dari pak Agus memang sekarang berproses” Jelas Tatit.

Proses itu mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) lalu Perkim dan tinggal menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) di Perhutani, dilanjutkan ke Gubernur.

“Secepatnya, kami dari komisi III dengan mitra terkait juga akan bersama-sama ke perum Perhutani menanyakan hal ini, supaya cepat selesai. Sehingga masyarakat yang ini mensertifikatkan tanahnya yang ada disini, status tanahnya jelas”. tutur Tatit.

Sementara itu, Agus Firhannedy mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan komunikasi terus dengan pihak Perhutani terkait lamanya proses tanah ini.

(Tim)

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Dekranas dan PKK, Nganjuk Hadiri Rakor Regional di Jakarta
Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:18

Perkuat Tata Kelola Dekranas dan PKK, Nganjuk Hadiri Rakor Regional di Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 12:54

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

Senin, 21 September 2026 - 17:34

Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026

Senin, 21 September 2026 - 16:43

DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Berita Terbaru