Tag: #kabar Nganjuk

  • PT BJS Dilaporkan ke Polres Nganjuk oleh Pemborong Terkait Dugaan Cor Beton Tak Sesuai Spesifikasi

    PT BJS Dilaporkan ke Polres Nganjuk oleh Pemborong Terkait Dugaan Cor Beton Tak Sesuai Spesifikasi

    KabarNganjuk.com – Dugaan penyimpangan dalam pasokan material konstruksi kembali mencuat di Nganjuk. Seorang pemborong, yang sebelumnya sempat mengadukan permasalahan ini beberapa Tahun yang lalu, kini secara resmi melaporkan PT BJS ke Polres Nganjuk pada Senin (10/2/2025). Laporan ini didampingi oleh kuasa hukumnya sebagai tindak lanjut atas dugaan pengiriman cor mix beton yang tidak sesuai spesifikasi pada proyek pembangunan rumah di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk.

    Santoso, selaku konsumen yang memesan cor mix dari PT BJS, pada April 2024 mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kerugian, menurutnya, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa mutu beton yang dikirim oleh PT BJS tidak memenuhi standar yang disepakati. Akibatnya, struktur yang sudah dibangun terpaksa dibongkar untuk menghindari risiko konstruksi yang tidak aman.

    Merasa dirugikan, pihak pemborong telah melayangkan somasi kepada PT BJS. Namun, hingga saat ini, tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan. Oleh karena itu, langkah hukum ditempuh dengan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib guna mendapatkan kejelasan dan pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran tersebut.

    Ditemui saat pelaporan di Polres Nganjuk, Herly Sutarso selaku kuasa hukum Santoso menjelaskan terkait kedatangannya ke Polres Nganjuk adalah, ingin membuat laporan resmi, terkait pengaduan yang mengenai pembelian beton di BJS ( Borneo Jaya Sakti ) dan sampai sekarang sudah 2 Tahun lebih belum ada peningkatan yang signifikan ” jelasnya.

    ” Maksudnya masih dalam lidik terus, jadi ini mau kita tingkatkan supaya segera naik ke sidik, karena menurut kami, bahwa perkara ini benar – benar BJS sudah salah betul, karena dari hasil lab dan segala macamnya kami menyakini bahwa laporan kami benar – benar betul, dan nominal kerugiannya kami belum bisa menjelaskan ” ujar Harly.

    Lebih lanjut dikatakan Harly, bahwa kerugian kita bukan hanya membeli saja, tetapi juga membongkar dan memasang lagi itu perlu biaya besar, maka dari itu, perkara ini segera ditindak lanjuti dan Polres Nganjuk harus benar – benar professional.

    ” Karena apa, ini yang bertanggung jawab adalah Kapolres dan Kasatreskrim, Kanit kebawah itu hanya pelaksana, dan harapan dari korban, ini segera ditindak lanjuti secara professional, karena Polres nganjuk menurut kami terlalu lemah, untuk penegakkan hukum harus presisi, artinya lurus ke depan tegak ke atas, tidak boleh condong ke kiri dan tidak boleh condong ke kanan ” lanjut Harly.

    ” Kualitas beton yang dikirim itu sangat jelek, order k 250, setelah kita lab ke tiga lab diantaranya PUPR Nganjuk, PUPR Tulungagung dan ITS Surabaya ternyata hasilnya sama, rata – rata dibawah k 100 ” pungkasnya.

    ( gik)

  • Ratusan Massa Ormas Pagar Jati Demo di Pendopo Nganjuk: Tuntut Pembangunan dan Kawasan Industri yang Serius

    Ratusan Massa Ormas Pagar Jati Demo di Pendopo Nganjuk: Tuntut Pembangunan dan Kawasan Industri yang Serius

    Kabarnganjuk.com- Ratusan masa mengatas namakan Organisasi Masyarakat (Ormas) Pagar Jati DPC Indonesia wilayah Kabupaten Nganjuk, telah membanjiri halaman Pendopo Pemerintahan Daerah Kabupaten (Pemdakab) Nganjuk, dengan tujuan menggelar aksi unjuk rasa aksi damai. Pada Rabu (5/2/2025).

    Dalam aksi menggelar unjuk rasa, salah satu orator ormas tersebut mengemukakan beberapa tuntutan yang di sampaikan kepada Pemdakab Nganjuk, diantaranya meliputi (1) menuntut Pemdakab Nganjuk serius mewujudkan kawasan industri Nganjuk.

    Lebih lanjut, (2), menuntut Pemda kab Nganjuk untuk segera menjalankan pembangunan di wilayah kabupaten Nganjuk dengan baik dan bersikenambungan, (3), membuka pintu para investor dengan selektif dan benar, dengan adanya investor yang masuk diharapkan dapat menunjang kesejahteraan seluruh masyarakat Nganjuk sepenuhnya.

    Selain tiga pokok yang di jadikan tuntutan Ormas Pagar Jati juga mempunyai alasan, yakni, banyaknya kelompok kelompok yang mengganggu jalannya investor di Pemerintahan Kabupaten Nganjuk.

    Selain itu, Kawasan Industri Nganjuk (KING) merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) di Nganjuk, tujuannya pendirian KING adalah untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian kabupaten Nganjuk.

    Di akhir orasinya di muka umum, orator ormas pagar jati DPD Nganjuk menyuarakan, apa bila tuntutan kami tidak bisa di penuhi, maka kami akan datang lagi dengan menggelar unjuk rasa dengan masa yang lebih banyak,” ujar sang orator ormas pagar jati

    Seusainya menyuarakan tuntutan di muka umum, ormas pagar jati di persilakan masuk di ruang rapat bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemdakab Nganjuk, di ruangan melakukan diskusi dengar pendapat (DDP) beberapa pejabat penting di pemerintahan kabupaten Nganjuk.

    Terlihat ikut hadir diantaranya, Sekertaris pol PP, Sekdin DPUPR, Kabag Ekonomi dan Pembangunan, serta beberapa pejabat fungsional yang lainnya yang mempunyai peran penting di pemerintahan daerah kabupaten Nganjuk.

    Perlu diketahui, hingga berita ini ditulis belum ada klarifikasi resmi dari Pemda kab Nganjuk terkait terpenuhi apa tidak tuntutanan ratusan masa yang mengatas namakan Organisasi Masyarakat (Ormas) Pagar Jati DPD Nganjuk tersebut.

  • Hari ini, Warga Wae Kesambi Rencana Laporkan Dugaan Perusakan Pencurian Portal di Boe Batu Toro Bembe ke Polres Mabar

    Hari ini, Warga Wae Kesambi Rencana Laporkan Dugaan Perusakan Pencurian Portal di Boe Batu Toro Bembe ke Polres Mabar

    Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur), KabarNganjuk.com -Viralnya aksi pembokaran paksa 2 (dua) portal di Boe Batu (Toro Bembe), Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (31/01/2025) kemarin. Blasius Aman, warga RT 001/RW 001 Wae Kesambi Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo yang didampingi kuasa hukumnya berencana hari ini Senin (03/02/2025) melaporkan Fransiskus Subur Cs ke Polres Manggarai Barat (Mabar)

    Blasius Aman yang mengaku pemilik kedua portal itu, merasa dirugikan atas tindakan main hakim sendiri oleh sekelompok orang yang dipimpin Fransiskus Subur, warga Jalan Lingkungan, RT 005/RW 003, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

    Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, bahwa saat ini Polres Manggarai Barat sedang melakukan proses klarifikasi ke sejumlah warga atas pengaduan Fransiskus Subur terkait portal di portal di Boe Batu (Toro Bembe), Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.  Entah bagaimana awalnya, mendadak Fransiskus Subur, Rudi Sembiring dan beberapa orang lainnya datang ke Boe Batu (Toro Bembe), Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat pada Jumat (31/01/2025).

    Aksi pembongkaran dua unit portal tersebut disiarkan sejumlah media online dan stasiun TV swasta nasional, INewsTV pada Jumat lalu.

    “Perbuatan Fransiskus Subur, Rudi Sembiring bersama sekelompok orang itu adalah tindakan main hakim sendiri. Eigenrichting. Itu aksi premanisme dan salah satu bentuk praktik mafia yang tidak menghormati hukum dan penegakan hukum. Juga tidak menghargai institusi penegakkan hukum, khusunya POLRI,” tegas Bendiktus Janur via telpon, Minggu (02/02/2024) malam.

    “Perlu diketahui, bahwa Fransiskus Subur melalui kuasa hukumnya sudah membuat pengaduan mengenai salah satu portal jalan yang mereka bongkar di Boe Batu ke Polres Manggarai Barat. Pengaduannya diterima dan diproses oleh penyidik di Polres Manggarai Barat. Orang-orang terkait dengan pengaduan Fransiskus Subur itu diminta klarifikasi. Penyidik Polres bekerja serius,” jelasnya Benediktus.

    Masih Advokat Bendiktus Janur.,S.H,  saat penyidik Polres Manggarai Barat bekerja sesuai pengaduannya, justru Fransiskus Subur beserta sejumlah orang, pergi dan membongkar portal yang dia adukan itu. Lalu besi-besi portal yang dibongkar dibawa ke Kantor Polres Manggarai Barat,” jelas Benediktus.

    Menurut Benediktus, tindakan Fransiskus Subur Cs itu memberi kesan kepada publik bahwa Polres Manggarai Barat tidak melayani dan memproses pengaduannya. Namun faktanya, Polres Manggarai Barat sedang melakukan penyelidikan atas pengaduan Fransiskus Subur,” tandasnya.

    Benediktus menegaskan, bahwa pembongkaran portal milik kliennya Belasius Aman merupakan tindakan main hakim sendiri sekaligus diduga merupakan tindak pidana pengerusakan dan pencurian. “Kami akan melaporkan dugaan tindak pidana ini ke Polres Manggarai Barat,” ungkap Benediktus.

    Di waktu berbeda, Blasius Aman mengaku bahwa salah satu dari portal yang dibongkar tersebut miliknya. “Itu portal yang saya pasang di tanah milik keluarga kami yang merupakan warisan dari orang tua kami, almarhum Bapak Daniel G. Turuk, salah satu penata tanah ulayat di Labuan Bajo yang dipercayakan oleh Fungsionaris Adat Bapak Haji Ishaka dan Bapak Haku Mustafa,” jelasnya.

    Terkait pernyataan bahwa pemasangan portal tersebut berada di ruas Jalan umum, Blasius membantahnya. “Portal yang saya bangun itu berada di di tanah milik kami. Itu bukan jalan umum, ” kata Belasius Aman.

    Lebih lanjut Belasius Aman mengungkapkan bahwa informasi yang diberitakan di iNewsTV itu tidak benar atau bohong.

    Di iNewsTV diberitakan bahwa jalan yang diportal itu adalah jalan ke rumah warga. “Itu berita tipu. Bohong. Tidak ada satupun rumah warga di Boe Batu itu. Dan orang-orang yang bongkar portal tidak tinggal daerah itu. Mereka sudah bongkar dan curi portal milik kami. Itu jelas jelas sebuah kejahatan,” tegas Belasius Aman. (*)

  • Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Nganjuk Kembali Tanam Jagung di Lahan 2 Hektar

    Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Nganjuk Kembali Tanam Jagung di Lahan 2 Hektar

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Polres Nganjuk bersama Forkopimda melaksanakan kegiatan Zoom Meeting bersama Kapolri dan Menteri Pertanian dan penanaman jagung serentak 1 juta hektar di Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Selasa (21/01/2025).

    Polres Nganjuk sendiri turut berpartisipasi dalam penanaman jagung serentak nasional yang dipusatkan di wilayah hutan petak 224 B, RPH Ngluyu, BKPH Wengkal, KPH Nganjuk, tepatnya di Dusun dan Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Penanaman ini dilakukan di lahan seluas dua hektar sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

    Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ini menjadi wujud komitmen Polres Nganjuk mendukung kebijakan pemerintah dan menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi dinas terkait (Pertanian, PMD, Perhutani, Bulog) dan seluruh pihak yang mendukung program ini.

    “Ini adalah langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami berharap, hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Nganjuk,” ujar Kapolres.

    Kabag SDM Polres Nganjuk, KOMPOL Burhanudin, S.Sos., menyebutkan pentingnya sinergi Polri, Forkopimda, Dinas Pertanian, Perhutani, Bulog, Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dalam kegiatan ini.

    “Keterlibatan berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan masyarakat, menunjukkan kuatnya semangat gotong royong untuk mendukung program nasional ini,” ujarnya.

    Diharapkan penanaman jagung yang dilaksanakan pada hari ini akan mendapat hasil yang memuaskan dengan dukungan metode penanaman, pemupukan dan perawawatan yang benar serta cuaca yang mendukung.(acha)

  • Penyakit Mulut dan Kuku Serang Nganjuk, Puskeswan Terjunkan Tim Khusus

    Penyakit Mulut dan Kuku Serang Nganjuk, Puskeswan Terjunkan Tim Khusus

    Nganjuk-KabarNganjuk.com, Warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sedang dikejutkan dengan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nganjuk, kasus PMK pada ternak sapi mulai terdeteksi pada bulan Oktober 2024, dengan tercatat 23 kasus. Angka ini terus meningkat setiap bulan, dengan 3 kasus pada bulan November dan 25 kasus pada bulan Desember. Menurut catatan terbaru pada awal Januari 2025, tercatat 41 ekor hewan ternak yang terjangkit PMK, menjadikan total kasus yang ditemukan sebanyak 90 kasus. Namun, yang menggembirakan, hingga kini belum ada laporan mengenai kematian ternak yang disebabkan oleh penyakit ini.

     

    Penyebaran PMK yang semakin meluas ini membuat masyarakat, terutama para peternak, semakin khawatir. Sebagai langkah antisipasi, Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) Kabupaten Nganjuk telah bergerak cepat dengan melakukan pemantauan dan pengobatan terhadap hewan-hewan ternak yang terjangkit, terutama di daerah-daerah yang dilaporkan ada wabah. Salah satunya di Dusun Jegong, Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan, yang menjadi salah satu daerah dengan kasus PMK terbanyak.

     

    Tim kesehatan hewan dari Puskeswan memberikan perawatan intensif kepada ternak yang terjangkit, termasuk pemberian vitamin dan obat-obatan, serta melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang-kandang ternak yang diduga terkontaminasi virus. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan memastikan kondisi ternak yang terinfeksi tetap terpantau.

     

    Mahmud, salah seorang pemilik ternak di Dusun Jegong, mengungkapkan kekhawatirannya setelah melihat gejala yang mencurigakan pada sapinya. “Sapi saya mengeluarkan air liur dan berjalan sempoyongan. Saya langsung merasa khawatir, takut kalau sapi saya terkena PMK, sehingga saya melaporkan kondisi ini ke Puskeswan,” ujar Mahmud. Dia juga menceritakan bahwa dalam dua minggu terakhir, setidaknya sepuluh ekor ternaknya mati secara mendadak, dan ia mencurigai kematian tersebut disebabkan oleh infeksi PMK.

     

    Menurut Yanuar Pratama, seorang dokter hewan dari Puskeswan Nganjuk, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang melaporkan gejala-gejala PMK. “Pada pemeriksaan yang kami lakukan, memang terdapat tanda-tanda terjangkit PMK pada beberapa hewan. Kami sudah memberikan perawatan berupa vitamin dan pengobatan, serta menyarankan agar pemilik ternak memberikan pakan melalui penyuapan, agar hewan tetap mendapatkan nutrisi yang cukup,” jelas Yanuar. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pihak Puskeswan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap hewan-hewan yang berisiko terjangkit, serta memberikan edukasi kepada para peternak untuk mencegah wabah PMK ini semakin meluas.

     

    Seiring dengan terus meningkatnya jumlah kasus, pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya peternak, untuk selalu waspada dan segera melapor jika menemukan gejala-gejala penyakit yang mencurigakan pada ternaknya. Gejala khas PMK antara lain adalah keluarnya air liur berlebihan, lesu, demam tinggi, dan kerap kali hewan terlihat kesulitan bergerak atau berjalan sempoyongan. Dengan adanya upaya yang lebih cepat dan koordinasi yang baik antar instansi terkait, diharapkan penyebaran PMK dapat dikendalikan dan dampaknya terhadap sektor peternakan di Kabupaten Nganjuk dapat diminimalisir.

  • Cegah Banjir, Polres Nganjuk dan Warga Kompak Bersihkan Saluran Air

    Cegah Banjir, Polres Nganjuk dan Warga Kompak Bersihkan Saluran Air

    Nganjuk – KabarNganjuk.com, Polres Nganjuk bersama unsur TNI, Pemerintahan dan masyarakat menggelar gotong royong serentak dalam program Jumat Bersih. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air di wilayah padat penduduk, seperti Kecamatan Tanjunganom dan Kertosono, Jumat (3/1/2025).

    Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas sinergi Tiga Pilar dan masyarakat di wilayah Kecamatan dalam menjaga lingkungan.

    “Gotong royong ini adalah wujud nyata kearifan lokal dan kepedulian terhadap lingkungan. Langkah ini juga penting untuk mencegah bencana hidrometeorologi di musim hujan,” ujarnya.

    Kapolsek Warujayeng, KOMPOL Lilik Suharyono, S.H., yang turut memimpin kegiatan di Kecamatan Tanjunganom, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi TNI-Polri dan warga. Kebersihan lingkungan harus menjadi prioritas bersama,” jelasnya.

    Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme warga yang tinggi. Pembersihan saluran air diharapkan dapat mencegah banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.(acha)

  • Polres Nganjuk Ungkap Sindikat Narkoba di Dua Wilayah Strategis

    Polres Nganjuk Ungkap Sindikat Narkoba di Dua Wilayah Strategis

    Nganjuk-KabarNganjuk.com,

    Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., mengonfirmasi penangkapan lima tersangka dalam dua kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti sabu seberat 129,01 gram.

    Dalam keterangannya saat Konferensi Pers, Selasa(31/12/2024), AKBP Siswantoro mengatakan Penangkapan berlangsung pada Sabtu, 28 Desember 2024, di dua lokasi berbeda, yakni Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, dan Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kediri.

    “Kami berhasil menangkap para tersangka di kamar kos serta lokasi pengedaran yang diduga menjadi pusat transaksi narkotika. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Nganjuk,” tegasnya,

    Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, IPTU Sugiarto, S.H., menjelaskan, kasus pertama terjadi di sebuah kamar kos di Kelurahan Warujayeng. Polisi mengamankan MT (19), warga Gambirejo, Warujayeng; CA (19), warga Sambiroto, Baron; serta TH (28), warga Bulakrejo, Warujayeng.

    “Dari tangan para tersangka, ditemukan barang bukti berupa satu plastik klip berisi sabu seberat 0,51 gram, sebuah dompet hitam, dua unit ponsel, dan satu sepeda motor Yamaha Vixion. Hasil interogasi mengungkap bahwa sabu tersebut dari tersangka ER(20),” jelasnya.

    Sementara itu, di Desa Manyaran, Kediri, polisi menangkap MW (24), warga Jogomerto, Tanjunganom, dan ER (20), warga Jogomerto. Dari mereka, disita barang bukti berupa sabu dengan total berat lebih dari 128,5 gram, timbangan digital, dan berbagai alat pendukung lainnya.

    “Kedua tersangka diduga menjadi perantara atau jaringan dalam transaksi narkotika skala besar. “Sabu tersebut didapat dari jaringan yang saat ini masih kami telusuri,” ujarnya.

    Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 112 ayat (1) dan (2) serta Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati, tergantung peran masing-masing dalam jaringan peredaran narkotika.

    “Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.Kami mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika di wilayahnya,” tutup IPTU Sugiarto.(acha)

  • Polres Nganjuk Gelar Donor Darah untuk Solidaritas Sosial Menyambut HUT Satpam ke-44

    Polres Nganjuk Gelar Donor Darah untuk Solidaritas Sosial Menyambut HUT Satpam ke-44

    Nganjuk – KabarNganjuk.com, Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, memberikan apresiasi tinggi kepada anggota yang turut serta dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka HUT Satpam ke-44 Polres Nganjuk. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 23 Desember 2024, di Kantor PMI Kabupaten Nganjuk.

    “Kami sangat mengapresiasi seluruh anggota yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga merupakan wujud solidaritas kami dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

    Kapolres juga menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari upaya Polres Nganjuk untuk semakin dekat dengan masyarakat. Selain itu, Polres Nganjuk juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial yang dapat memberikan dampak positif.

    “Ini adalah salah satu cara kami memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih besar,” sambung Kapolres.

    Kegiatan donor darah ini diikuti oleh anggota Satbinmas Polres Nganjuk dan perwakilan anggota satuan pengamanan yang berjumlah sekitar 30 orang. Menurut Kasat Binmas Polres Nganjuk, IPTU Syukur Efendi, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta.

    “Setelah registrasi dan pengecekan Hb darah, para peserta kemudian melakukan donor darah secara bergantian. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar hingga pukul 10.00 WIB,” jelas Kasat Binmas.

    Sementara itu, Ipda Dwi, KBO Satbinmas Polres Nganjuk yang terlibat dalam kegiatan ini berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan darah, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Kami berharap darah yang kami donorkan bisa membantu pasien yang membutuhkan, terutama di momen-momen penting seperti ini,” kata Ipda Dwi.(acha)

  • Tanggapan Tegas Marhaen-Handy Terhadap Surat Donatur Pasca Kemenangan Pilkada 2024

    Tanggapan Tegas Marhaen-Handy Terhadap Surat Donatur Pasca Kemenangan Pilkada 2024

    Nganjuk-KabarNganjuk.com, Pasangan calon Marhaen-Handy yang kini tengah menunggu keputusan resmi terkait hasil Pilkada 2024 mendapat perhatian luas setelah beredarnya surat dengan kop Poros Marahan yang meminta bantuan donatur kepada instansi pemerintahan dan desa. Surat tersebut, yang mencantumkan permohonan dukungan materiil untuk kampanye, mengundang kontroversi di kalangan masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran terkait potensi pelanggaran aturan.

    Marhaen, yang dikenal dengan nama akrab Kang Marhaen, langsung memberikan tanggapan tegas terkait surat tersebut. Dalam pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp kepada tim media, Kang Marhaen menegaskan bahwa dirinya dan pasangan calon Handy sangat menentang keras setiap upaya dari relawan atau pihak manapun yang meminta bantuan ke instansi pemerintah atau lembaga negara. “Kami Marhaen-Handy melarang keras para relawan meminta bantuan atau donatur ke instansi atau lembaga Pemerintahan,” ujarnya dengan tegas.

    Lebih lanjut, Kang Marhaen menegaskan bahwa jika ada pihak yang tetap melanggar larangan tersebut, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Jika dengan peringatan ini masih ada yang melanggar, kami akan tindak tegas,” tambahnya.

    Peringatan ini tidak hanya ditujukan kepada relawan, tetapi juga kepada pengguna mobil yang di-branding dengan atribut kampanye pasangan Marhaen-Handy. Branding pada kendaraan yang digunakan dalam aktivitas kampanye juga harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), termasuk larangan penggunaan fasilitas atau sumber daya dari instansi pemerintah untuk mendukung pemenangan calon tertentu.

    Kehati-hatian ini diambil mengingat adanya gugatan yang diajukan oleh pasangan calon lain ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada 2024. Marhaen-Handy mengharapkan agar proses hukum yang berlangsung berjalan dengan adil dan transparan, dan berharap keputusan MK akan memberikan kepastian hukum bagi hasil Pilkada.

    Di sisi lain, meskipun sudah memenangkan tahapan resmi Pilkada melalui proses yang diatur KPU, pasangan Marhaen-Handy tetap menunggu dengan sabar hasil dari gugatan yang sedang diproses di MK. Mereka memastikan bahwa segala langkah yang diambil selama kampanye dan pemenangan berjalan sesuai dengan peraturan yang ada, dan tidak akan ada toleransi terhadap pelanggaran yang dapat merugikan proses demokrasi.

    Dengan adanya peringatan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam kampanye dapat lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menjaga integritas Pilkada 2024, serta menghindari tindakan yang dapat merusak citra dan keabsahan proses demokrasi di Kabupaten Nganjuk.

  • Senpi Ditertibkan, Polres Nganjuk Pastikan Kedisiplinan Terjaga

    Senpi Ditertibkan, Polres Nganjuk Pastikan Kedisiplinan Terjaga

    Nganjuk – KabarNganjuk.com, Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan senjata api (senpi), Polres Nganjuk menggelar kegiatan pendataan dan pemeriksaan senpi serta amunisi yang dipinjam pakaikan kepada anggota pada Senin, 23 Desember 2024.

    Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB di lobby Polres Nganjuk, dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolres, Kabag SDM, Kasipropam, dan Kasiwas.

    Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan senpi yang digunakan anggota sesuai dengan aturan dan izin yang berlaku.

    “Senjata api adalah alat yang berisiko tinggi, sehingga pendataan dan pengawasan harus dilakukan secara ketat dan rutin untuk mencegah potensi penyalahgunaan,” jelasnya.

    Dalam laporan resmi, Kasiwas Polres Nganjuk IPTU Hariyanto, S.H., memaparkan hasil kegiatan tersebut. Dari total 597 pucuk senpi inventaris, sebanyak 25 pucuk dipinjam pakaikan kepada anggota operasional. Sementara 572 pucuk lainnya telah disimpan di gudang logistik Polres Nganjuk dengan pengamanan ketat.

    “Seluruh senpi yang tidak digunakan untuk tugas operasional berisiko tinggi diwajibkan untuk digudangkan, dan ini telah terlaksana dengan baik,” tambahnya.

    Selain pendataan ulang, senjata dengan izin yang tidak berlaku juga telah ditarik untuk kemudian disimpan di gudang logistik. Selanjutnya, tata cara pemberian izin senpi akan disosialisasikan setelah proses inventarisasi rampung di seluruh satker dan satwil jajaran Polda Jatim.

    Polres Nganjuk menegaskan bahwa langkah penertiban ini akan terus dilakukan untuk menjaga profesionalisme anggota dan menjamin keamanan penggunaan senpi. (acha)

  • Apel Operasi Lilin Semeru: Polres Nganjuk Optimalkan Pengamanan Nataru 2024

    Apel Operasi Lilin Semeru: Polres Nganjuk Optimalkan Pengamanan Nataru 2024

    Nganjuk-KabarNganjuk.com, Polres Nganjuk menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2024 pada Jumat (20/12/2024) di Lapangan Apel Polres Nganjuk. Apel dihadiri oleh Unsur Forkopimda kabupaten Nganjuk serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

    Apel Gelar Pasukan ini menandai kesiapan Polres Nganjuk dan instansi terkait untuk mengamankan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

    Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Lilin akan berlangsung mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, melibatkan 511 personel gabungan Polri, TNI, dan berbagai instansi.

    “Sebanyak 184 personel Polres Nganjuk diterjunkan bersama dengan rekan-rekan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, serta sukarelawan dari Pramuka, organisasi kemasyarakatan, ORARI, dan RAPI, siap menjalankan tugas pengamanan,” ujar Kapolres.

    Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Tutut Yudho Prastyawan, S.H., menjelaskan bahwa titik-titik strategis telah dipersiapkan untuk mendukung operasi ini.

    “Kami telah mendirikan Pos Pengamanan di Kertosono, Barong, dan Wilangan, Pos Pelayanan di Pujahito, serta Pos Pengamanan Terpadu di Taman Nyawiji. Selain itu, kami juga mengaktifkan Pos Wisata di Sedudo untuk memastikan kenyamanan masyarakat yang berlibur,” ungkapnya.

    Operasi Lilin Semeru 2024 akan fokus pada pengamanan tempat ibadah, lokasi wisata, dan pusat keramaian, serta memastikan kelancaran lalu lintas selama libur panjang, termasuk kesiapan penangan bencana. Seluruh personel akan bertugas sesuai dengan wilayah tanggung jawab masing-masing.

    Dengan koordinasi yang matang dan kesiapan maksimal, Polres Nganjuk bersama tim gabungan bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.(acha)

  • Kapolres Nganjuk dan Forkopimda Tinjau Lapangan untuk Operasi Lilin 2024

    Kapolres Nganjuk dan Forkopimda Tinjau Lapangan untuk Operasi Lilin 2024

    Nganjuk-KabarNganjuk.com, Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., bersama Forkopimda Kabupaten Nganjuk melakukan pengecekan kesiapan pos pengamanan dan pelayanan menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Jumat (20/12/2024).

    Pengecekan dilakukan di beberapa titik strategis, yaitu Pos Pengamanan Kertosono, Barong, Wilangan, Pos Pengamanan Terpadu Taman Nyawiji, Pos Pelayanan Pujahito, dan Pos Wisata Sedudo.

    “Pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh pos telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semua unsur pengamanan, mulai dari personel Polri, TNI dan instansi serta elemen masyarakat lainnya hingga fasilitas pendukungnya siap operasional dalam melayani masyarakat yang optimal untuk menjaga situasi kenyamanan dan keamanan warga,” ujar Kapolres Nganjuk.

    Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Tutut Yudho Prastyawan, S.H., menambahkan, kesiapan pos-pos tersebut juga mencakup pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat.

    “Kami telah menempatkan personel di titik rawan macet dan kecelakaan. Koordinasi dengan instansi terkait terus kami lakukan demi kelancaran arus lalu lintas,” katanya.

    Pengecekan ini menunjukkan komitmen Polres Nganjuk bersama Forkopimda untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode libur akhir tahun. Pos-pos tersebut akan beroperasi penuh, melayani kebutuhan informasi, pengamanan, hingga penanganan situasi darurat.(acha)

  • Mobil Cinta Polres Nganjuk: Makanan Gratis untuk Anak Bangsa

    Mobil Cinta Polres Nganjuk: Makanan Gratis untuk Anak Bangsa

    Nganjuk -KabarNganjuk.com, Polres Nganjuk melalui program unggulan Mobil Cinta melaksanakan pembagian makan siang sehat dan bergizi kepada siswa-siswi SDN 1 Ngluyu pada Jumat, 20 Desember 2024.

    Sebanyak 100 kotak makanan yang telah melalui pemeriksaan ketat oleh Sidokkes Polres Nganjuk dibagikan dalam acara ini.

    Program ini sejalan dengan salah satu nilai dalam Asta Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan kesehatan.

    Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menyampaikan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendukung program nasional dalam menciptakan SDM unggul.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga mereka bisa belajar dengan maksimal dan tumbuh menjadi generasi yang membanggakan,” Ujar AKBP Siswantoro.

    Kasat Binmas Polres Nganjuk, IPTU Syukur Efendi, yang memimpin langsung kegiatan ini, menambahkan, Polres Nganjuk adik-adik di SDN 1 Ngluyu merasa diperhatikan dan termotivasi.

    “Mereka adalah aset bangsa. Dengan gizi yang tercukupi, mereka bisa tumbuh sehat dan cerdas, sehingga mampu meraih cita-cita mereka di masa depan,”

    Program ini juga mendukung prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi kesenjangan gizi dan mencetak generasi emas Indonesia.

    Melalui Mobil Cinta, Polres Nganjuk terus berusaha menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak. Polres Nganjuk berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.(Acha)

  • Program Polres Nganjuk Peduli: Rumah Baru untuk Pak Maryoto

    Program Polres Nganjuk Peduli: Rumah Baru untuk Pak Maryoto

    Nganjuk-KabarNganjuk.com-Polres Nganjuk meresmikan rumah yang telah selesai dibedah dalam program Polres Nganjuk Peduli, Kegiatan yang berlangsung di Jl. Bengawan Solo V, Kelurahan Ringinanom, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, ini merupakan hasil kerja sama dengan Baznas Kabupaten Nganjuk, Selasa (17/12/2024).

    Acara peresmian bedah rumah, dihadiri oleh Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., beserta Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk, Ny. Enda Siswantoro, Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk serta Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.A.P.

    Turut hadir juga Kepala Kelurahan Ringinanom Sdr. Muksan, pengurus Bhayangkari Polres Nganjuk, perangkat desa, kader PKK Kelurahan Ringinanom, tokoh agama serta sejumlah tokoh masyarakat.

    Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.

    “Polri bersama stakeholder terkait, seperti Baznas dan masyarakat, terus berkomitmen membantu mereka yang membutuhkan. Kali ini, saudara kita, Pak Maryoto, yang telah mengabdi selama 20 tahun di TK Kemala Bhayangkari, kini memiliki rumah layak huni yang aman dan nyaman,” ujarnya.

    Program bedah rumah ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana Polri dan lembaga terkait hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

    “Mari kita terus peduli dan berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepedulian kecil dari kita bisa menjadi perubahan besar bagi mereka.” Imbuh AKBP Siswantoro.

    Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.A.P., turut mengapresiasi sinergi antara Polri, Baznas, dan masyarakat dalam mewujudkan program ini.

    “Semoga rumah ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi keluarga penerima. Baznas siap terus mendukung program-program yang membantu masyarakat kurang mampu,” katanya.

    Acara peresmian diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari doa bersama, sambutan-sambutan, hingga pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Penyerahan bingkai foto yang menampilkan kondisi rumah sebelum dan sesudah dibangun menjadi penutup acara.(acha)