Blog

  • Polres Nganjuk Bahu Membahu Bersama Warga Bersihkan Material Sisa Luapan Sungai Jurang Dandang

    Polres Nganjuk Bahu Membahu Bersama Warga Bersihkan Material Sisa Luapan Sungai Jurang Dandang

    Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., kembali menerjunkan anggotanya dalam rangka bahu membahu bersama warga melakukan pembersihan sisa-sisa lumpur dan material lainnya akibat luapan sungai Jurang Dandang, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/04/2024).

    Seperti diketahui, luapan sungai Jurang Dandang terjadi pada Selasa (23/04/2024) sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. dan membanjiri Desa Ngringin, Desa Sawahan, Desa Prayungan dan Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.

    “Kami bersama unsur 3 pilar Kecamatan Lengkong berupaya secepatnya membersihkan lumpur dan material lain yang terbawa oleh luapan sungai untuk menghindari tersebarnya penyakit serta bahaya yang dapat ditimbulkan karena genangan air,” ujar AKBP Muhammad.

    Diharapkan dengan dilakukan pembersihan sisa-sisa luapan air ini, aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat secepatnya kembali normal sehingga kehidupan di daerah yang terdampak dapat pulih dengan cepat.

    Selama proses pembersihan, anggota Polres Nganjuk juga memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang cara-cara aman dalam menghadapi bencana alam, termasuk bagaimana cara membersihkan lingkungan yang terkena dampak luapan air untuk mencegah penyebaran penyakit.

    “Kami berharap dengan edukasi ini, masyarakat akan lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana alam di masa mendatang, serta dapat berkontribusi aktif dalam upaya pencegahan dan penanganannya,” pungkas AKBP Muhammad.(acha)

  • Bhabinkamtibmas Nganjuk Sigap Bantu Warga Terdampak Luapan Sungai Jurang Dandang

    Bhabinkamtibmas Nganjuk Sigap Bantu Warga Terdampak Luapan Sungai Jurang Dandang

    KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menerjunkan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Lengkong dalam rangka membantu warga di empat desa yang Terdampak Luapan Sungai Jurang Dandang, Selasa (23/04/2024).

    Luapan sungai Jurang Dandang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. akibat debit air yang besar karena hujan deras yang terjadi sehingga membanjiri hingga empat desa yakni Desa Ngringin, Desa Sawahan, Desa Prayungan dan Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.

    “Sungai Jurang Dandang meluap disebabkan tanggul yang tidak mampu menampung air karena curah hujan cukup tinggi sehingga air meluap ke akses jalan dan sebagian masuk kedalam rumah warga dengan ketinggian rata-rata air sekitar 20-40 cm,” ujar AKBP Muhammad.

    Tidak ada korban jiwa dan korban material dalam kejadian meluapnya air sungai Jurang Dandang, hal ini disebabkan kesigapan Bhabinkamtibmas Polsek Lengkong yang diterjunkan langsung bekerja sama dengan Babinsa dan perangkat desa segera merespons situasi tersebut.

    “Sambil menunggu air surut, petugas tak henti – hentinya mengingatkan warga untuk segera mengamankan diri dan mengamankan harta bendanya sehingga kerugian dapat diminimalkan,” sambung AKBP Muhammad.

    Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa terus memberikan arahan dan hinbauan kepada warga untuk tetap waspada dan tidak mendekati area yang tergenang banjir untuk menghindari risiko kecelakaan. (acha)

  • Polrestabes Surabaya Terjunkan 2.503 Personel Gabungan Amankan Lanjutan Liga 1 Persebaya vs Bali United

    Polrestabes Surabaya Terjunkan 2.503 Personel Gabungan Amankan Lanjutan Liga 1 Persebaya vs Bali United

    SURABAYA, KabarNganjuk.com – Polrestabes Surabaya Polda Jatim telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengamankan pertandingan sepak bola lanjutan BRI Liga 1.

    Pertandingan tersebut akan mempertemukan Persebaya melawan Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu 24 April 2024.

    Sebanyak 2.503 personil gabungan TNI, Polri dan Pemkot akan melaksanakan pengamanan bola tersebut.

    Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce melalui Kabagops AKBP Wibowo mengatakan, Polrestabes Surabaya menjamin dan memastikan keamanan serta kenyamanan para penonton serta menjaga kelancaran jalannya pertandingan.

    Selain kehadiran personel TNI dan Polri dalam pengamanan, Polrestabes Surabaya juga bekerja sama dengan petugas keamanan stadion dan steward untuk meningkatkan pengawasan di setiap sudut area pertandingan.

    Upaya ini dilakukan agar tidak ada celah bagi orang yang berniat mengganggu ketertiban jalannya pertandingan tersebut.

    Ditempat terpisah Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi menyampaikan, Masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi aturan dan petunjuk dari petugas kepolisian maupun panitia pertandingan selama berada di lokasi stadion.

    AKP Haryoko juga menyampaikan bahwa barang-barang berbahaya seperti Flare, Petasan, Kembang api, sajam, narkoba dan miras dilarang masuk ke dalam stadion.

    “Tiket pertandingan telah dijual oleh Panpel, semua penonton yang masuk ke stadion wajib menggunakan ticket gelang, yang tidak punya tiket kami menghimbau silahkan nonton TV, akan disiarkan langsung oleh TV Swasta,”kata AKP Haryoko. (*)

  • Pemkab Nganjuk Gelar Workshop Implementasi Pengasuhan Anak di Era Digital Untuk Memperingati Hari Kartini ke-145

    Pemkab Nganjuk Gelar Workshop Implementasi Pengasuhan Anak di Era Digital Untuk Memperingati Hari Kartini ke-145

    KabarNganjuk.com – Tanggal 21 April menjadi salah satu hari yang istimewa bagi kaum perempuan. Pada setiap tanggal tersebut, seluruh perempuan di Indonesia memperingati Hari Kartini.

    Pemkab Nganjuk menggelar acara workshop peringatan Hari Kartini ke-145 di Pendopo KRT. Sosrokoesomo Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (24/04/2024).

    Acara workshop peringatan Hari Kartini ke-145 ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, Istri Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Iit Herlyana, Anggota DPRD Perempuan Kabupaten Nganjuk, Istri Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Staff Ahli Bupati Nganjuk dan Jajarannya, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk, dan Dharma Wanita Persatuan Nganjuk.

    Selanjutnya, di awal acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan dan istrinya Iit Herlyana secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak berkebutuhan khusus serta kursi roda untuk lansia.

    Iit Herlyana, Istri Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, bertugas untuk membacakan sejarah singkat perjuangan Kartini yang menginspirasi perjuangan kesetaraan perempuan di bidang pendidikan. Sebagai kejutan manis, Iit Herlyana mendapat rangkaian bunga dari suaminya, Nur Solekan, setelah membacakan sejarah Kartini.

    Ketua Panitia, Lilik Supriati dalam Sambutannya mengatakan, “Acara workshop ini bertujuan untuk Meningkatkan peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan guna tercapainya tujuan pembangunan nasional,” Ungkapnya.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Nur Solekan, Sekda Kabupaten Nganjuk, mengucapkan terima kasih kepada seluruh ibu yang selama ini sudah berjuang untuk membangun keluarganya menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh ibu yang hadir dalam kesempatan hari ini, yang telah berjuang mati-matian untuk membangun keluarganya menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah. Kehadiran ibu dalam rumah tangga sangat penting, karena hampir 99% akhlak anak-anak kita dipengaruhi oleh didikan Ibu,” Jelasnya.

    Setelah sambutan dari Nur Solekan, Sekda Ngajuk, acara dilanjutkan dengan Workshop tentang implementasi pengasuhan anak di era digital dengan semangat Kartini untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, dengan dipandu oleh moderator Nikmatul Hidayati dan dihadiri oleh narasumber Lilik Hamidah dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

    Lilik Hamidah, sebagai pemateri, menekankan bahwa dalam era digital saat ini, penting bagi orang tua untuk melakukan seleksi yang bijak terhadap konten yang layak dikonsumsi, dibaca, dan diakses oleh anak-anak, demi mendukung perkembangan mereka dengan baik.

    (Sov)

  • KIP: Keterbukaan Informasi Publik Bisa Mendukung Stabilitas Sektor Kamtibmas

    KIP: Keterbukaan Informasi Publik Bisa Mendukung Stabilitas Sektor Kamtibmas

    Jakarta, KabarNganjuk.com – Ketua Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Donny Yoesgiantoro menyatakan keterbukaan informasi publik dapat mendukung stabilitas sektor keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Sebab, perang modern bukan lagi perang fisik dengan kekuatan militer, melainkan perang informasi. Intelijensi sangat penting dalam perang. Itu yang diandalkan pasukan dalam setiap gerakan mereka,” ujar Ketua Donny dalam Rakernis Humas 2024, Selasa (23/4/24).

    Ketua Donny menyebut bahwa setiap individu berhak memperoleh informasi untuk kemudian dipergunakan dengan semestinya. Hal itu dimuat dalam UU KIP Nomor 14 Tahun 2018.

    Kendati demikian, ia mengingatkan tak semua informasi bisa dibuka kepada publik. Salah tiga jenis informasi yang dilarang bagi publik adalah rahasia negara, rahasia pribadi, dan rahasia bisnis.

    “Misalnya yang membahayakan pertahanan dan keamanan negara, mengungkap kekayaan alam Indoensia, merugikana kepentingan hubungan luar negeri, dan sebagainya,” ungkap Ketua Donny.

    Di sisi lain, di era teknologi ini, banyak tantangan yang dialami perihal keterbukaan informasi. Misalnya, keterbukaan informasi yang belum menjadi budaya pada sebagaian badan publik.

    “Atau pola pikir sebagian pimpinan yang masih menganggap keterbukaan informasi bukan hal yang penting,” tutur Ketua Donny.

  • Mayat Perempuan Yang Ditemukan di Hutan Rejoso Telah Dimakamkan

    Mayat Perempuan Yang Ditemukan di Hutan Rejoso Telah Dimakamkan

    KabarNganjuk.com – Identitas mayat yang ditemukan pada (25/3/2024) di wilayah hutan Petak 117 RPH Tamanan, Desa Sambi Kerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk masih menjadi misteri. Meskipun diperkirakan berjenis kelamin wanita dengan rentang usia antara 25 hingga 35 tahun, wajahnya dalam keadaan sulit dikenali dan dua telapak tangannya yang dipotong. Penemuan mayat tersebut dilaporkan oleh warga pada pukul 08.00 pagi saat mereka sedang membuang sampah.

    Meskipun polisi telah berusaha keras untuk mengungkap misteri tersebut, identitas mayat tersebut masih belum terungkap hingga saat ini. Pada tanggal 4 April 2024, mayat tersebut dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Kota Nganjuk, setelah menjalani otopsi dan tes DNA.

    Polisi menyatakan bahwa apabila ada warga yang mengakuinya sebagai anggota keluarganya, mereka dapat mencocokkan dengan data data yang sudah diambil oleh pihak RS beserta DNA yang ada. Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, mengonfirmasi bahwa mayat yang ditemukan di wilayah hutan Rejoso telah dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Mangundikaran pada tanggal 4 April 2024.

    “Pada saat ini, terkait kondisi mayat Mrs.X yang ditemukan di wilayah Rejoso sudah dimakamkan, pada (4/4/2024) yang bertempat di TPU Mangundikaran,” Ujar AKP Supriyanto.

    Adapun alasan pemakaman yang diungkapkan oleh AKP Supriyanto, yakni “Sebagaimana dari pihak RS Bhayangkara sudah waktunya untuk dimakamkan,” Ujarnya

    Hingga saat ini, Polres Nganjuk terus berupaya semaksimal mungkin dengan berkoordinasi dengan Polres lainnya, bahkan dengan Polda Jatim untuk membantu melaksanakan ungkap mayat tersebut.

  • Polres Nganjuk Gelar Lomba PKS Tingkat SMP/MTs se – Kabupaten Nganjuk Tahun 2024

    Polres Nganjuk Gelar Lomba PKS Tingkat SMP/MTs se – Kabupaten Nganjuk Tahun 2024

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda didampingi Wakapolres Nganjuk dan Pejabat Utama (PJU) secara resmi membuka Lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Tingkat SMP/MTs Tahun 2024 se- kabupaten Nganjuk, Selasa (23/04/2024).

    Dalam keterangannya, AKBP Muhammad menyebut perlombaan PKS ini merupakan tindak lanjut program Kakorlantas Polri tentang “Diseminasi model integrasi pendidikan lalu lintas masuk kurikulum pada pelajaran tingkat SD, SMP dan SMA”.

    “Perlombaan PKS ini merupakan langkah strategis sebagai upaya memberikan edukasi dan melatih kedisiplinan kepada adik-adik pelajar ,” ujar AKBP Muhammad.

    Sementara itu Kasat lantas Polres Nganjuk AKP Achmat Rochan, S.H.,M.M.,mengatakan perlombaan PKS digelar di Gedung Juang 45, Kabupaten Nganjuk selama dua hari (Selasa-Rabu) tersebut diikuti sebanyak 37 regu.

    “Perlombaan PKS merebutkan beberapa katagori yakni Juara 1,2,3, Juara harapan, Juara Madya, Juara Bina, Danton terbaik, Kostum terbaik, Variasi dan formasi terbaik, Yel – yel terbaik serta PBB murni terbaik,” ungkap AKP Achmat.

    Diharapkan lomba PKS ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelajar mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas dan keamanan di lingkungan sekolah, utamanya adalah meminimalisir angka kecelakaan yang melibatkan pelajar.(acha)

  • Berpakaian Adat Petugas Satpas SIM Polres Kediri Kota Layani Masyarakat di Hari Kartini

    Berpakaian Adat Petugas Satpas SIM Polres Kediri Kota Layani Masyarakat di Hari Kartini

    KOTA KEDIRI, KabarNganjuk.com – Hingga hari ini, anggota Polisi yang bertugas di Satpas Polres Kediri masih mengenakan baju tradisional atau adat dan kebaya untuk memperingati Hari Kartini.

    Para pemohon SIM pun sempat kaget karena mereka tak mendapati petugas yang berpakaian Polisi saat melayani mereka membuat SIM baru maupun perpanjangan.

    “Awalnya saya tidak tahu mengapa petugasnya pakai baju adat, ternyata dalam rangka Hari Kartini yang sebenarnya pada Minggu, 21 April kemarin,”kata Widya salah satu pemohon SIM saat menunggu antrian, Senin (22/4/2024).

    Sementara itu Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Andhini Puspa mengatakan tanggal 21 April jatuh pada hari Minggu, sehingga peringatan Hari Kartini dilaksanakan pada Senin (22/4) di kantor Satpas dengan seluruh petugas pelayanan memakai baju adat.

    “Untuk mengingatkan kepada masyarakat dengan memperingati Hari Kartini, kita kenang perjuangannya,”kata AKP Andhini.

    Meskipun sudah terlewat, namun kata AKP Andhini semangat Kartini masih terasa dan tetap pantas untuk diperingati bersama.

    Sementra itu Kanit Regident Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Ajeng Ayu Ardianingrum, menegaskan bahwa Kartini merupakan sosok pahlawan yang penting bagi kemajuan dan perkembangan masa depan kaum perempuan.

    “Beliau (Kartini) merupakan sosok pahlawan penting khususnya bagi kaum wanita, hingga kita polisi wanita menjadi seperti ini. Jadi, kita harus memperingatinya,” jelas Ajeng.

    Ajeng menyampaikan sebagai masyarakat Indonesia harus ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Kartini karena sebagai wujud rasa nasionalisme.

    Tak hanya itu, dia sebagai Polisi wanita beserta anggotanya dalam melayani masyarakat terinspirasi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini.

    Polwan asal Surabaya itu mengaku ada persiapan khusus untuk memperingati Hari Kartini yakni menyiapkan pakaian adat maupun kebaya.

    “Semangatnya rekan-rekan luar biasa sekali karena mereka tidak merasa terganggu. Usai melaksanakan apel pagi, mereka langsung berganti pakaian kebaya dan adat,” ucapnya.

    Dia berharap Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini bisa terus diperingati oleh masyarakat sehingga bagi kaum perempuan-perempuan di Indonesia bisa melanjutkan perjuangan ibu Kartini.(**)

  • Peringati Hari Pendidikan Nasional, Polres Nganjuk dan Dinas Pendidikan Selenggarakan Patroli Keamanan Sekolah

    Peringati Hari Pendidikan Nasional, Polres Nganjuk dan Dinas Pendidikan Selenggarakan Patroli Keamanan Sekolah

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Polres Nganjuk dan Dinas Pendidikan mengadakan Lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Nganjuk di Gedung Juang 45, Jl. Dr. Sutomo, Nganjuk, pada hari Selasa, (23/4/224).

    Dalam lomba PKS ini, tujuannya adalah membantu sekolah dalam mengukuhkan kedisiplinan pelajar sekaligus membentuk karakter yang berakhlaq mulia, berbudi luhur, berpengetahuan luas, berdisiplin tinggi, dan berprestasi.

    Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan disiplin, kebersamaan, dan kekompakan di antara setiap regu, sehingga tercipta kekompakan yang kuat.

    “Hari ini, kami melaksanakan Lomba PKS tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Nganjuk. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas, kebersamaan, dan kekompakan di antara para peserta sehingga terwujud silaturahmi antar pemuda/remaja se-Kabupaten Nganjuk. Jumlah peserta mencapai sekitar 37 peserta tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Nganjuk,” Ungkapnya.

  • Polres Malang Berhasil Bongkar Pabrik Narkoba Rumahan Diduga Dikendalikan Napi dari Lapas

    Polres Malang Berhasil Bongkar Pabrik Narkoba Rumahan Diduga Dikendalikan Napi dari Lapas

    MALANG, KabarNganjuk.com – Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap praktik produksi narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

    Pabrik narkoba skala rumahan itu diduga berproduksi selama empat bulan yang diduga dikendalikan Napi dari Lapas.

    Wakapolres Malang Komisari Polisi Imam Mustolih mengatakan, terungkapnya keberadaan pabrik tersebut berawal dari penangkapan seorang tersangka yang lebih dulu terciduk di wilayah kecamatan Turen, Kabupaten Malang saat gelaran Operasi Pekat Semeru 2024 menjelang hari raya Idul Fitri 2024.

    Dari hasil pengembangan keterangan tersangka MZ (25) alias Pablo, tim Satresnarkoba Polres Malang berhasil menggerebek sebuah rumah di Desa Ketanireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang digunakan sebagai tempat produksi Narkotika jenis Sabu.

    “Ungkap kasus ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka inisial MZ l alias Pablo yang sudah diamankan, kemudian ditemukan lokasi rumah yang dijadikan sebagai rumah produksi yang beralamat di tempat kejadian perkara ini,” kata Kompol Imam Mustolih saat konferensi pers di lokasi kejadian, Prigen, Pasuruan, Senin (22/4/2024).

    Wakapolres Malang menambahkan, dalam penangkapan yang dilakukan oleh tim satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim pada Kamis (18/4/2024) lalu, petugas berhasil mengamankan dua tersangka pria berinisial NK (40), asal Kecamatan Sumobito, kabupaten Jombang, serta MS (37) yang merupakan warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

    Selain itu, seorang wanita berinisial IW (29), warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, juga harus berurusan dengan polisi karena terlibat aktif dalam proses pembuatan narkoba.

    “Ada tiga orang tersangka yang secara paksa sudah bisa kita amankan dengan inisial yang sudah kita sebutkan yaitu NK, IW dan MS,” imbuhnya.

    Belakangan diketahui, tersangka NK dan MS bertanggung jawab atas proses pembuatan sabu di rumah tersebut. Sementara IW berperan sebagai pengendali dan membagi tugas kepada keduanya.

    Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Malang AKP Aditya Permana mengatakan, dalam penangkapan tersebut pihaknya menyita barang bukti sejumlah 1.940 butir pil neo prolifed serta bahan-bahan kimia seperti alcohol, cairan HCL, methanol, aceton, hingga iodium.

    Para tersangka berkomplot mengolah bahan-bahan itu untuk memproduksi narkoba atau kerap disebut prekusor.

    “Prekusor artinya bahan baku yang ada di tabel 1 dan tabel 2 dalam undang-undang narkotika Nomor 35 Tahun 2009,” ungkap AKP Aditya.

    Lebih jauh Kasatresnarkoba AKP Aditya menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka tidak memiliki latar belakang pendidikan terkait ilmu kimia. Mereka belajar secara otodidak dalam proses pembuatan sabu.

    Selama empat bulan terakhir, yakni Desember 2024, mereka berupaya memproduksi sabu dengan petunjuk seseorang yang saat ini masih buruan Polisi.

    Diduga tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut memberikan petunjuk untuk meracik sabu melalui jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

    “Mereka diarahkan ototidak oleh tersangka lain yang diduga ada di lapas, masih kita dalami keterangan para tersangka,” tandasnya.

    Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka telah ditahan di rutan Polres Malang. Ketiganya dijerat dengan Pasal 113 ayat (1) dan atau 129 huruf a dan b dan atau pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. (*)

  • Korban Bom Gereja di Surabaya Terima Penghargaan dari Polri

    Korban Bom Gereja di Surabaya Terima Penghargaan dari Polri

    SURABAYA, KabarNganjuk.com – Mabes Polri memberikan penghargaan dan tali asih kepada sejumlah petugas yang menjadi korban bom gereja di Surabaya yang terjadi pada Mei 2018 silam.

    Diantara mereka yang menjadi korban bom gereja itu salah satunya adalah Ipda Ahmad Nurhadi.

    Anggota Polrestabes Surabaya yang bertugas sebagai Panit Sabhara Polsek Gubeng kala itu berjaga di gereja yang berada di Jalan Ngagel Madya nomor 1 Surabaya.

    Ipda Ahmad Nurhadi menceritakan ulang terkait peristiwa kelam yang dialaminya 6 tahun yang silam saat menjalankan tugasnya.

    Mulai dari ledakan bom yang keras hingga jasad dan pecahan kaca yang berserakan di setiap sudut Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Surabaya.

    Perwira pertama Polri berusia 51 tahun itu mengatakan, saat itu ia bertugas menjaga Gereja SMTB Surabaya bersama rekannya, Aiptu Junaedi.

    Ia mengungkapkan sebelumnya tak ada firasat akan terjadi apa – apa kala itu. Kondisi cuaca yang cerah dan situasi yang ia lihat seperti halnya kegiatan gereja saat melaksanakan ibadah.

    “Saya tak menyangka bakal menjadi salah satu sasaran ledakan bom teroris yang sedang berada di dekat pos jaga Gereja SMTB Surabaya,”ungkapnya usai terima penghargaan dari Mabes Polri di Surabaya, Senin (22/4).

    Ledakan Bom yang kencang itu rupanya membuat Ipda Ahmad terjatuh dan tak sadarkan diri beberapa menit.

    “Saya sempat pingsan dan ketika kondisi setengah sadar, pandangan saya menjadi gelap,”kenang Ipda Ahmad.

    Ia berusaha berdiri, namun kedua kakinya sulit digerakkan. Seringkali, ia hanya mendengar suara tangisan histeris hingga teriakan sejumlah orang yang meminta pertolongan.

    Usai petugas gabungan tiba di lokasi, Ipda Ahmad langsung dilarikan ke RSU dr Soetomo Surabaya dan menjalani perawatan intensif selama 3 bulan.

    Di sela-sela perbincangan dengan awak media, Ny. Nunung Ivana ( isteri Ipda Ahmad ) mengaku ikhlas dengan insiden itu, meskipun ia mengaku sempat kaget saat mendapat kabar suaminya turut menjadi korban atas insiden Bom Gereja SMTB Surabaya.

    “Setiap hari seperti ini, Mas (beraktivitas dengan kursi roda), sebagai anggota Polri sudah kewajiban suami saya untuk melindungi masyarakat saat bertugas,” kata Ivana yang mendampingi suami saat diundang pada acara penyerahan penghargaan.

    Wanita berusia 42 tahun itu mengaku selalu mendampingi Ipda Ahmad setiap waktu. Terlebih, saat harus menerima kenyataan pahit lantaran Ipda Ahmad harus menjalani operasi sebanyak enam kali gegara buta permanen dan patah tulang di kedua kakinya.

    Kendati tak dapat melihat lagi, Nunung mengaku masih tersimpan keinginan dan impian besar untuk Ipda Ahmad.

    Harapannya pun kian menguat usai dokter meyakinkan dirinya bahwa Ipda Ahmad bisa kembali berjalan seperti sedia kala.

    “Alhamdulillah, sampai sekarang masih dinas, sudah tidak di Polsek Gubeng, sekarang di Polrestabes Surabaya. Cuma sekarang cuti berobat bareng Pak Kapolres dan jajaran setiap bulan,”terangnya.

    Begitu pula Ipda Ahmad, ia mengaku telah mengikhlaskan apa yang menimpanya. Ia pun memiliki secercah harapan.

    Bahkan, sejumlah bantuan pengobatan hingga dukungan dari sejumlah pihak, terutama dari Polri membuatnya kian optimis menjalani hidup.

    Menurutnya, instansi kepolisian masih memberikan haknya, mulai gaji, tunjangan hingga membantu perawatan dan pengobatannya ke Singapura usai matanya tak berfungsi gegara serpihan bom yang mengenai sarafnya.

    “Beribu-ribu terima kasih saya sampaikan kepada pimpinan dan rekan-rekan dinas saya atas perhatiannya pada kami sekeluarga, masih perhatian dan membantu berobat, saya bersyukur sekali. Karena setiap saya berobat dan ada keperluan apa selalu dijemput dan dibantu sepenuhnya, saya sangat terbantu,” tuturnya terharu.

    Ia lantas menyampaikan dukungan dan pesan-pesan kepada sejumlah personel Polri yang berdinas di lapangan.

    Menurutnya, personel kepolisian yang berdinas di mana pun dan dalam kondisi apapun, harus selalu hati-hati, waspada, dan selalu semangat.

    “Rekan-rekan saya di lapangan harus hati-hati, jangan underestimate, harus tetap waspada dengan sekeliling, tetap semangat melakukan tugas, jangan kendor, tapi harus tetap mengayomi dan melayani masyarakat dengan semangat,” tambah Ahmad.

    Menurutnya, pemberian tali asih secara simbolis kali ini merupakan wujud bahwa Polri memberikan dukungan penuh kepadanya dan para Polisi yang menjadi korban bom 2018 silam. Ia bersyukur atas perhatian yang diterimanya. (*)

  • Pimpin Rakernis, Kadiv Humas Minta Jajaran Jaga Kepercayaan Masyarakat ke Polri

    Pimpin Rakernis, Kadiv Humas Minta Jajaran Jaga Kepercayaan Masyarakat ke Polri

    KabarNganjuk.com – Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho meminta seluruh jajaran agar dapat menjaga kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara.

    Hal tersebut disampaikan Sandi dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas di Hotel Wyndham, Surabaya, Jawa Timur pada Senin (22/4) hari ini.

    “Kepercayaan kepolisian oleh masyarakat adalah adalah harga mati yang harus kita jaga,” ujar Sandi dalam sambutannya.

    Sandi mengingatkan untuk menghadapi pelbagai tantangan di masa depan, Humas tidak bisa lagi hanya berperan sebagai public speaking tetapi juga harus sebagai public relation.

    Pasalnya, kata dia, Humas merupakan garda terdepan Polri dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada publik. Khususnya terkait kinerja dan capaian yang dilakukan Polri.

    “Sehingga dapat membangun kepercayaan atau public trust serta reputasi agar Polri Presisi dapat terwujud dengan baik,” jelasnya.

    Sandi menegaskan Humas Polri merupakan salah pilar penting untuk membangun kepercayaan publik dalam rangka memelihara ketertiban dan keamanan di masyarakat.

    Ia mewanti-wanti apabila kepercayaan publik menjadi menurun bukan tidak mungkin justru akan menyebabkan gangguan ketertiban masyarakat.

    Oleh karenanya, Sandi memerintahkan seluruh jajaran Humas agar dapat hadir mengawal dan ikut hingga akhir dalam setiap agenda kepolisian baik yang bersifat rutin maupun khusus.

    “Ini peran dari divisi humas untuk bisa menjaga, baik memulai, menjaga, menyertai kegiatan, maupun mengakhiri kegiatan, sehingga polisi tetap dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya.

    Kegiatan Rakernis Humas tersebut turut dihadiri oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Dedi Prasetyo, Asisten Kapolri Bidang Logistik Irjen Argo Yuwono, Kapolda Jawa Timur Irjen Imam Sugianto.

  • Untuk Kamseltibcarlantas Polres Ponorogo Gelar Dialog Dengan Puluhan Sopir dan Ojol

    Untuk Kamseltibcarlantas Polres Ponorogo Gelar Dialog Dengan Puluhan Sopir dan Ojol

    PONOROGO, KabarNganjuk.com – Berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2024 pada 16 April pekan lalu, bukan berarti selesai sudah upaya Satuan Lalu lintas ( Satlantas) Polres Ponorogo Polda Jatim ini menciptakan keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas ( Kamseltibcarlantas).

    Dengan menggelar dialog bersama sopir angkutan umum termasuk para ojek online ( Ojol ), Satlantas Polres Ponorogo mengajak seluruh pengemudi angkutan umum dan Ojol untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

    Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto Nugroho, S.H., M.H mengatakan upaya mewujudkan dan memelihara kamseltibcarlantas bukan hanya menjadi kewjiban dan tanggungjawab kepolisian, namun juga seluruh Masyarakat pengguna jalan.

    Untuk itu kata AKP Jumianto pihaknya tak bosan dalam memberikan edukasi, pemahaman dan himbauan kepada Masyarakat untuk bersama – sama menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya hidup sehari – hari.

    “Tertib berlalu lintas ini demi keselamatan bersama di jalan, dan bukan hanya dilakukan oleh kita semua saat ada operasi kepolisian saja,”ujar AKP Jumianto, Senin (22/4).

    Menurut AKP Jumianto, pihak Satlantas Polres Ponorogo Polda Jatim juga telah banyak melalukan kegiatan yang intinya ajakan kepada Masyarakat untuk menanamkan budaya tertib.

    “Di sekolah – sekolah kami juga sudah lakukan sosialisasi yang mana untuk menanamkan budaya tertib sejak dini yaitu dimulai dari para pelajar tingkat TK hingga SMA,”terang AKP Jumianto.

    Selain di lingkungan sekolah lanjut AKP Jumianto, pihaknya juga menyasar pangkalan ojek dan terminal untuk memberikan sosialisasi Kamseltibcarlantas.

    “Pekan lalu kami juga ajak dialog para Ojol dan sopir angkutan umum di Terminal Seloaji, itu juga upaya kami dalam menjadikan tertib berlalu lintas ini menjadi budaya setiap kita,”terang AKP Jumianto.

    Untuk melakukan pendekatan kepada Masyarakat, AKP Jumianto mengatakan pihaknya melakukannya dengan humanis agar Masyarakat merasa lebih santai dan dekat dengan petugas.

    “Kalau yang pekan lalu kami juga membagikan nasi bungkus sebagai bentuk kepedulian sosial dan disela – sela kegiatan itulah kami ajak Masyarakat berdialog,”jelas AKP Jumianto.

    Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto mengatakan kegiatan ini juga bertujuan membangun komunikasi dan kebersamaan antara Polisi dan masyarakat.

    Kasat Lantas, AKP Jumianto Nugroho yang didampingi oleh Kanit Kamsel, IPDA Partono Supriyanto juga mengatakan untuk pembagian nasi bungkus ini merupakan bagian dari inisiatif Jumat berbagi.

    “Ini juga komitmen Polres Ponorogo dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama,”katanya.

    Sementara Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh positif dan mendorong lebih banyak lagi aksi sosial yang serupa.

    “Memperkuat tali persaudaraan dan kepedulian di antara kita semua itu penting, dan dengan dialog itu kami akan mendengar usul saran dari masyarakat disamping kami juga memberikan himbauan,”pungkasnya. (*)

  • Kecelakaan Bus dan Truck Box di Jalan Raya Nganjuk – Madiun

    Kecelakaan Bus dan Truck Box di Jalan Raya Nganjuk – Madiun

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Sebuah kejadian lalu lintas yang menghebohkan terjadi pada Hari Senin (22/04/2024), sekitar pukul 03.30 WIB, di Jalan Raya Nganjuk – Madiun, tepatnya di Kelurahan Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan berat, yaitu Kendaraan Bus Hino PO Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W-7379-UZ dan Kendaraan Truck Box Mitsubishi dengan nomor polisi B-9875-SCI.

    Pengemudi Kendaraan Bus Hino, Sdr. DAM (37 tahun), yang berasal dari Dusun/Desa Bandung Kidul, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, diperkirakan melaju dengan kecepatan sedang dari arah Barat ke Timur. Saat mendahului, ia kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas dan berbelok terlalu ke kanan tanpa menjaga jarak yang cukup aman. Di depannya, Kendaraan Truck Box Mitsubishi yang dikemudikan oleh Sdr. RDA (28 tahun) dari Dusun/Desa Kedungsoko, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, juga melaju dari arah Barat ke Timur dengan kecepatan sedang dan telah menyalakan lampu sein kanan untuk berbelok ke kanan/Selatan.

    Tabrakan tak terhindarkan ketika Kendaraan Bus Hino menabrak kendaraan lain dari samping kanan. Akibatnya, kendaraan bus terdorong ke kanan dan menabrak pagar gudang di sisi Selatan jalan. Sementara itu, Kendaraan Truck Box Mitsubishi terguling ke kiri. Kecelakaan ini mengakibatkan lima orang mengalami luka ringan, dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp. 50.000.000,-.

    Para korban segera dibawa ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Pihak berwenang sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian dan menentukan tanggung jawab dalam kecelakaan ini. Semoga kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang, dan mari kita semua selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.