Kategori: Berita

  • Pakar Hukum Pidana Unpad Sebut Petugas Keluarkan Tembakan Gas Air Mata Karena Situasi Tidak Kondusif

    Pakar Hukum Pidana Unpad Sebut Petugas Keluarkan Tembakan Gas Air Mata Karena Situasi Tidak Kondusif

     

     

    KabarNganjuk.com- Pakar Hukum Pidana sekaligus Guru besar Ilmu Hukum khususnya Hukum Pidana Internasional di Universitas Padjadjaran (Unpad) prof Romli Atmasasmita angkat bicara terkait tragedi di stadion Kanjuruhan Malang, menurut prof Romli peristiwa kerusuhan supporter Arema di stadion Kanjuruhan bukan peristiwa pidana. Hal ini disampaikan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pribadi pada Minggu (2/10/2022).

     

    “Karena peristiwa tersebut termasuk keadaan darurat atau force majeure,” ucapnya dalam pesan singkat WhatsApp jalur pribadi.

     

    Lebih lanjut pakar hukum universitas Padjadjaran prof Romli Atmasasmita ini juga mengatakan, adanya peraturan Fifa yg melarang penggunaan gas air mata hanya berlaku dalam keadaan normal saja tidak dalam keadaan darurat.

     

    “Berdasarkan International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) dan penggunaan senjata api dalam hukum internasional, dalam keadaan darurat ( State of emergency) polisi dapat menggunakan senjata api tanpa perlu dimintakan pertanggungjawaban kecuali digunakan excessive force,” jelasnya prof Romli Atmasasmita pakar hukum Internasional.

     

    Sekedar informasi, tragedi kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan korban jiwa itu lantaran para suporter kecewa, karena tim kesayangannya Arema FC kalah di kandang sendiri saat melawan tim Persebaya Surabaya.

     

    Sehingga para suporter turun ke lapangan dan mengejar para pemain dan official, selanjutnya petugas melakukan upaya-upaya pencegahan dan melakukan pengalihan supaya para suporter Arema tidak masuk ke dalam lapangan, ataupun mengejar para pemain.

     

    Dalam upaya tersebut petugas terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata, karena situasi pada saat itu mulai tidak kondusif. Para suporter Aremania menyerang petugas dan merusak 13 mobil dinas, 10 diantaranya milik Polri.

  • Gerak Cepat, Polri Kerahkan Tim DVI Guna Mempercepat Identifikasi Korban Tragedi Kanjuruhan

    Gerak Cepat, Polri Kerahkan Tim DVI Guna Mempercepat Identifikasi Korban Tragedi Kanjuruhan

    Jakarta, KabarNganjuk.Com – Polri menyatakan langsung bergerak cepat mengerahkan tim DVI dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan rumah sakit setempat untuk mempercepat proses identifikasi koban laga antara Arema Vs Persebaya.

    “Untuk saat ini tim DVI Dokkes Polri segara ke Malang untuk back up Tim DVI Polda Jatim dan RS setempat guna percepatan identifikasi korban,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

    Adapun Tim DVI tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Nyoman. Dedi menuturkan, gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

    “Dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban-korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit,” ujar Dedi.

    Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022.

  • SMP Negeri 1 Lengkong Gelar Turnamen Bola Voli dalam Rangka Peringati HUT Ke-42

    SMP Negeri 1 Lengkong Gelar Turnamen Bola Voli dalam Rangka Peringati HUT Ke-42

    Lengkong, KabarNganjuk.com- Dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun Sekolah yang ke-42, SMP Negeri 1 Lengkong menggandeng tokoh masyarakat gelar turnamen bola voli antar desa se-Kecamatan Lengkong di lapangan SMP Negeri 1 Lengkong, Sabtu (01/10/2022) malam.

    Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi, Forkopimcam Lengkong, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lengkong Drs. Mariyanto, M.Pd, Tokoh Masyarakat sekaligus alumni SMP Negeri 1 Lengkong M. Fauzi Irwana, serta guru-guru dan para alumni SMP Negeri 1 Lengkong.

    Sebanyak 9 tim putra dan 4 tim putri bertanding dalam turnamen bola voli antar desa se Kecamatan Lengkong yang nantinya akan berlangsung selama satu minggu.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi mengucapkan terima kasih dan selamat kepada SMP Negeri 1 Lengkong yang malam ini melaksanakan lomba voli dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke 42 SMPN 1 Lengkong.

    Ia juga berharap, bahwa kegiatan tersebut dapat menggerakan semangat berolahraga. “Saya berharap kegiatan di SMP Negeri 1 Lengkong ini tidak berhenti disini, bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang lain, menggerakkan kembali gerakan semangat berolahraga ini” katanya.

    Dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lengkong Drs. Mariyanto, M.Pd mengatakan, kegiatan ini disiapkan guna menunjukan kepada masyarakat Lengkong bahwa di lingkungannya mempunyai prestasi yang luar biasa.

    “Kegiatan kali ini betul-betul kita siapkan dengan motivasi anak-anak kita yang bulan Agustus kemarin juara 1 bola voli putri, juara 2 bola voli putri, juara 1 bola voli putra di tingkat kabupaten,” katanya.

    Ia juga berharap SMP Negeri 1 Lengkong untuk kedepannya bisa mempertahankan prestasinya “Harapan kami untuk anak-anak kami, untuk adik kelasnya bisa menindak lanjuti prestasi akan tetap bertahan di SMP Negeri 1 Lengkong” ucapnya.

    Sementara itu, M. Fauzi Irwana selaku Tokoh Masyarakat sekaligus alumni SMP Negeri 1 Lengkong mengatakan bahwa dirinya merasa senang setelah beberapa puluh tahun tidak menginjakan kaki di SMP Negeri 1 Lengkong.

    Reporter: Aditya

    Editor: Nur Kholifah

  • Plt Bupati Nganjuk, Kirab Pataka Seperti Sebuah Ritual untuk Menjaga Jawa Timur

    Plt Bupati Nganjuk, Kirab Pataka Seperti Sebuah Ritual untuk Menjaga Jawa Timur

    KabarNganjuk.Com – Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta jajaran sambut pasukan kirab Pataka di Alun-Alun Kabupaten Nganjuk. Sabtu (01/10/2022) bertepatan pula dengan hari Kesaktian Pancasila. Kirab bendera Pataka Jer Basuki Mawa Beya menjadi rangkaian peringatan HUT ke-77 Provinsi Jawa Timur. Salah satu rute estafet Kirab Bendera Pataka adalah Kabupaten Nganjuk.

    Kirab Pataka Kabupaten Nganjuk dimulai dari Wilangan setelah bendera Pataka dikirimkan Satpol PP Kabupaten Madiun di perbatasan Madiun-Nganjuk. Kemudian Bendera Pataka dibawa ke Pendopo Kabupaten Nganjuk dengan disambut iringan drumband dari SMKN 1 Nganjuk.

    Dilanjut dengan upacara serah terima Pataka Jer Basuki Mawa Beya. Kemudian Pataka Jer Basuki Mawa Beya dan Pataka lainnya di simpan di Pendopo KRT. Soesrokusumo.

    Dalam acara ini Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan pesan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

    “Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila Harga Mati. Dan untuk membangun dibutuhkan Sinergitas kolaborasi, pemberdayaan masyarakat untuk bersama-sama membangun. Kalau di Nganjuk, membangun Nganjuk bersama-sama.” kata Marhaen menyampaikan pesan tersebut.

    Dirinya juga mengatakan bahwa Kirab Pataka Ini seperti sebuah ritual untuk menjaga Jawa Timur.

    “Pataka-Pataka ini kan khusus Jawa Timur. Ini sakral, ini semacam ritual bahwa Jawa Timur harus kita jaga bersama-sama, maka Pataka yang di Kirab adalah Pataka Jawa Timur Jer Basuki Mawa Beya” ucap Marhaen.

    Sementara itu, Samsul Huda Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nganjuk mengatakan rangakaian acara peringatan hari jadi Jawa Timur

    “Rangkaian acara yang dilaksanakan di semua Kabupaten/Kota yakni yang pertama terkait estafet Kirab Pataka dari kota sebelumnya. Seperti Kabupaten Nganjuk, dari Madiun ke Kabupaten Nganjuk. Tim dari Kabupaten Madiun mengawal kita jemput di perbatasan kemudian kita arak ke Pendopo KRT Soesrokusumo Kabupaten Nganjuk”

    Samsul juga menjelaskan rangkaian acara setelah penerimaan bendera pataka dari Kabupaten Madiun. “Besok, kita dari Pol PP, OPD dan seluruh lapisan masyarakat serta komunitas akan mengantarkan pataka ini ke kabupaten Bojonegoro.

    Ia juga menjelaskan antusiame masyarakat Kabupaten Nganjuk yang cukup tinggi dengan adanya kirab Pataka. “Alhamdulillah, mudah-mudahan respon dari masyarakat menjadi bagian penting dalam rangka peringati simbol Pataka ini menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur” Pungkas Samsul Huda. (Adv)

  • Tumbuhkan Sisi Humanis Melalui Gerakan Polisi Peduli

    Tumbuhkan Sisi Humanis Melalui Gerakan Polisi Peduli

    Sumenep, KabarNganjuk.com- Mewujudkan Polri yang presisi, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, S.H.,S.I.K., MH terus menunjukkan perhatiannya kepada semua elemen masyarakat.

     

    Setelah gencar menggelar aksi kemanusiaan dengan menyasar ke sejumlah desa di daratan maupun kepulauan, Kapolres Sumenep kembali melakukan aksi menyentuh hati bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Disabilitas, Aswari M. Pd di Kabupaten Sumenep, Madura.

    “Karena tugas Polisi bukan hanya fokus kepada penegakan hukum, namun harus bisa menumbuhkan sisi humanis melalui gerakan Polisi Peduli termasuk kepada penyandang Disabilitas,” ujar Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko,kemarin Kamis (29/9/22).

     

    Ia menegaskan bahwa Polres Sumenep akan terus mendukung kegiatan positif yang berkaitan dengan program kemanusiaan. Apalagi yang berhubungan dengan kaum disabilitas.

     

    Kata Kapolres Sumenep, hal itu sebagi bentuk penjabaran dari kebijakan Kapolri, yakni mewujudkan Polisi yang Prediktif, Responsibilitas, Transparan, dan Berkeadilan (Presisi).

     

    “Karena semua orang, termasuk penyandang disabilitas punya hak yang sama. Oleh karena itu, Polres Sumenep berkomitmen akan terus memberikan dukungan dan memberikan bantuan untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh penyandang disabilitas,” kata AKBP Edo Satya Kentriko.

     

    Kepada Aswari M. Pd, Kapolres Sumenep juga memberikan cinderamata berupa satu unit Laptop.

     

    Pihaknya berharap, cinderamata tersebut bisa mendorong kemajuan program – program disabilitas di Kabupaten Sumenep.

     

    “Semoga bisa bermanfaat,” pungkas Kapolres Sumenep.

     

    Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Sumenep, Aswari M. Pd mengucapkan terima kasihnya kepada Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, S.H., S.I.K., M.H atas responsifnya yang luar biasa.

     

    “Kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada Kapolres Sumenep atas responnya karena sudah bersedia mendengar keluh kesah kami,” ujar Aswari M. Pd.

     

    Ketua Disabilitas Sumenep sekaligus Jubir Pengurus Cabang Perkumpulan Disabilitas Madura ini menambhakan bahwa pertemuannya dengan Kapolres Sumenep sudah yang kedua kalinya.

     

    “Pertemuan kami dengan Bapak Kapolres adalah yang kedua kalinya. Dan kami menjelaskan hal hal yang bersentuhan dengan kaum disabilitas, dan beliau sangat merespon sekali tentang program program yang kami programkan kedepan,” tutur Aswari M. Pd.

     

    Menurut Aswari M.Pd, Kapolres Sumenep memberikan motivasi kepada dirinya untuk terus melanjutkan perjuangan dan terus maju.

    “Bapak Kapolres menganjurkan agar program program disabilitas dikembangkan dan terus maju,” ungkapnya. (Hms)

  • Tatit Heru Tjahjono Terima Raperda Tahun 2023 dari Plt Bupati Nganjuk

    Tatit Heru Tjahjono Terima Raperda Tahun 2023 dari Plt Bupati Nganjuk

    KabarNganjuk.com- Rapat Paripurna Penyampaian Bupati Nganjuk Terhadap Raperda tentang APBD dan Lampiran Selengkapnya dengan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2023 yang dilaksanaan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Jum’at (30/9/2022).

    Rapat dipimpin oleh Raditya Haria Yuangga dan dihadiri oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Nganjuk, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Sekretaris Daerah beserta seluruh jajaran, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Staff ahli Bupati dan asisten Sekda Kabupaten Nganjuk.

    Diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk M. Yasin, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan maupun perencanaan anggaran dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

    Penyampaian APBD tahun 2023 ini merupakan tahun terakhir masa kepemimpinan masa bakti kepemimpinan 2018-2023. Susunan APBD memperhatikan prinsip-prinsip sesuai dengan penyelenggaraan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan daerah. Tidak bertentangan dengn kewenangan hukum.

    Rencana pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Nganjuk tahun anggaran 2023 sebagi berikut, secara garis besar pendapatan daerah tahun 2023 direncanakan sebesar Rp. 2.172.372.458.356 Belanja daerah Rp. 2.446.372.468.356 dan pembiayaan daerah sebesar Rp. 277.000.000.000.

    Sementara Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menyampaikan bahwa agenda Rapat Paripurna kali ini adalah penyerahan Raperda tahun 2023 dari Plt. Bupati kepada Ketua DPRD.

    Tatit juga menjawab pertanyaan teman-teman Anggota DPRD yang mempertanyakan ketidakhadiran Plt. Bupati dalam rapat ini. “Plt Bupati ada kegiatan lain bisa mendelegasikan kepada Sekda adalah sesuatu yang biasa. Dengan surat delegasi yang sudah ditanda tangani”

    Ia juga menyampaikan fokus penggunaan anggaran pembiayaan daerah. “Fokus tetap sesuai dengan visi-misi, insfrastruktur termasuk melengkapi dua OPD baru. Termasuk penyelesaian taman Nyawiji yang kita bahas saat rapat paripurna R-APBD dua minggu yang lalu” ucap Tatit.

    “ketika sudah ada nomor register dari Gubernur maka temen-temen segera bergerak termasuk upload kegiatan-kegiatan lelang. Pembahasan R-APBD PAK harus disetujui oleh Gubernur, dan apabila belum ada persetujuan atau nomor registernya saja turun teman-teman sudah bisa mengeksekusi rencana penggunaan anggaran” pungkasnya.

    Reporter: Adit / Dyah

    Editor: Nur Kholifah

  • Polsek Kertosono Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Motor

    Polsek Kertosono Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Motor

     

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Unit Reskrim Polsek Kertosono berhasil menangkap buronan kasus penggelapan sepeda motor yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kertosono, Nganjuk, Selasa. Pelaku berinisial SA (52) yang merupakan warga Tambaksasi Kota Surabaya diketahui sudah beberapa kali melancarkan aksinya.

     

    Kapolsek Kertosono Kompol Rahayu Rini, S.H. membenarkan penangkapan SA oleh anak buahnya.

    “Ya, benar. Kami masih melakukan interogasi secara intensif dan berkoordinasi dengan beberapa polsek jajaran untuk inventarisasi jika ada korban di wilayah mereka. Yang sudah bisa dipastikan adalah Laporan Polisi korban dari Polsek Gondang,” Kata Kompol Rini.

     

    “Pelaku kami tahan di Polsek Kertosono dan kami masih melakukan pengejaran kepada pelaku lain. Sudah diterbitkan DPO-nya,” katanya.

     

    Dalam aksinya, SA (52) melakukan penipuan kepada korbannya dengan modus menghentikan korban di pinggir jalan kemudian ia mengatakan kalau korban telah melakukan pemukulan kepada keponakannya.

     

    Aksinya ini pernah dilakukan terhadap Dimas (18), warga Desa Balonggebang Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, beberapa waktu lalu. Peristiwa ini terjadi di jalan Gondang Ngluyu, Desa Senggowar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

     

    Setelah melakukan identifikasi dan konfrontasi terhadap pelaku di Polsek Kertosono, Dimas merasa yakini bahwa SA adalah pelaku penggelapan motornya waktu itu.

     

    “Orang itu adalah salah satu pelakunya. Waktu itu saya dan teman saya naik motor, kemudian tiba-tiba dihentikan oleh dua orang dan salah satunya adalah dia ini. Saya dituduh memukul keponakannya,” ujar Dimas.

     

    “Dan akhirnya motor saya dibawa kabur,” tuturnya. (Hms)

  • Polemik Perning, Ini Komitmen Dirut CV Bejo Makmur

    Polemik Perning, Ini Komitmen Dirut CV Bejo Makmur

    Lengkong, KabarNganjuk.com- Polemik yang menyelimuti Desa Perning terkait protes sebagian warga di Desa Perning Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, Kamis (29/09/2022). warga Desa Perning bersama perangkat desa dan pengelola tambang melakukan mediasi guna menentukan langkah yang bisa diambil selanjutnya terkait dampak adanya tambang.

    Mediasi yang dilakukan di balai Desa Perning ini dihadiri oleh Camat Jatikalen Suwito, Kapolsek Jatikalen, Perwakilan Koramil Jatikalen, Kepala Desa Perning, Kepala Desa Ngasem, Perangkat Desa Perning, tamu undangan serta dari pihak tambang dihadiri oleh Dirut CV Bejo Makmur Arif Wibowo.

    Arif Wibowo selaku Dirut CV Bejo Makmur menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah desa dan Forpimcam yang telah mengadakan mediasi ini. Karena menurutnya, dengan adanya mediasi ini baik pihak tambang maupun pemerintah desa bisa menerima opsi-opsi dari masyarakat terkait adanya tambang di Desa Perning.

    Ia juga memberikan jawaban terkait pilihan yang diberikan oleh warga Desa Perning “Kita sepakat tambang tetap berjalan tetapi dengan syarat” ucap Arif.

    Dirinya juga menjelaskan terkait kompensasi yang diminta warga terkait adanya tambang di Desa Perning. “Kompensasi yang diminta warga,  satu untuk penyiraman, kedua adalah untuk jalan-jalan yang rusak agar segera diperbaiki, yang ketiga adalah kompensasi debu” ucapnya.

    Arif juga menyampaikan terkait kompensasi yang nantinya akan diberikan pada warga terdampak. “bahwa kompensasi debu adalah hasil kesepakatan masyarakat terdampak dan pihak tambang entah itu nanti berupa uang atau sembako” katanya.

    Sementara itu, Achmad Sugiarto salah satu perwakilan warga desa terdampak mengatakan, bahwa mediasi ini belum mencapai titik final kesepakatan. “Nanti, masyarakat Desa Perning akan mengadakan musyawarah lagi membahas kompensasi yang ada, mungkin 2 atau 3 hari lagi kita akan mediasi lagi bersama semua warga terdampak.” pungkas Achmad Sugiarto.

     

    Editor: Nur Kholifah

  • Tiga Rumah di Jintel Diamuk si Jago Merah, ini Sebabnya

    Tiga Rumah di Jintel Diamuk si Jago Merah, ini Sebabnya

    Rejoso, KabarNganjuk.com- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) kembali padamkan api yang melahap tiga rumah di RT 02 RW 02 Desa Jintel Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Rabu (28/9/2022) malam.

    Tiga rumah yang menjadi sasaran amukan api tersebut adalah rumah milik Frengki (20), Sukiman (49) dan Wawan (39). Menurut keterangan kejadian kebakaran ini bermula saat Frengki (pemilik rumah pertama) sedang pergi. Tanpa disadari terjadi konsleting arus listrik, tanpa disadari api membesar. Karena rumah berdekatan ditambah cuaca cerah yang sangat mendukung api melebar ke bagian yang mudah terbakar.

    Setelah mendapatkan laporan, tim Damkar 03 dan 05 beserta personil Kabupaten Nganjuk segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dibantu Kapolsek Rejoso, Babinsa Jintel, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Jintel beserta perangkat dan warga sekitar. Api selesai dipadamkan pada pukul 23.05 WIB.

    Akibat kebakaran ini menghanguskan 100% rumah milik Frengki, 30% bagian rumah milik Sukiman dan 20% bagian rumah milik Wawan pada bagian dapur dan kandang ternak.

    Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran ini, namun ditafsir kerugian material yang dialami kurang lebih 150 juta rupiah.

    Reporter: Dyah

    Editor: Nur Kholifah

     

     

  • Jabin Resmi Dikukuhkan oleh Ketua Cabang PSHT Nganjuk Gondo Hariono

    Jabin Resmi Dikukuhkan oleh Ketua Cabang PSHT Nganjuk Gondo Hariono

    KabarNganjuk.Com – Bertempat diruang terbuka Resto Presiden Nganjuk, ketua cabang PSHT Nganjuk Gondo Hariono mengukuhkan 6 cabang jurnalis Teratai indonesia JTI, antara lain Nganjuk, kabupaten Ngawi, kabupaten Lamongan, kabupaten Bojonegoro, kabupaten Jombang dan kabupaten ponorogo.

    Jabin wartawan info pol yang juga warga PSHT itu menerima SK kepengurusan JTI cabang Nganjuk dan dikukuhkan langsung oleh ketua cabang PSHT Gondo Hariono.

    Kepada seluruh anggota jurnalis teratai Indonesia JTI yang hadir, pria yang akrap disapa “Mas Gondo” ini berpesan agar JTI menjaga warwah PSHT, organisasi yang besar dan resmi diakui Menkumham, agar PSHT tetap mendapatkan tempat dihati masyarakat.

    Sementara itu Jabin didampingi Slamet Hariadi selaku sekretaris, mengucap rasa syukur kehadirat Allah SWT, kegiatan yang melibatkan 6 cabang/kabupaten JTI ini berjalan lancar, tanpa aral, dan dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota JTI yang ikut mengawal proses berdirinya JTI, “Dan saya berpesan kepada seluruh anggota JTI di kabupaten Nganjuk agar tetap menjaga Marwah PSHT dalam melaksanakan tugas – tugas JTI, kondisi ini sangat berbeda dengan saat kita bertugas melaksanakan tugas – tugas jurnalis dari media kita masing – masing, ini yang harus dipahami teman – teman.” Pungkas jabin

  • Gondo Hariono, JTI Harus Tunduk dan Patuh Terhadap Kebijakan Cabang PSHT

    Gondo Hariono, JTI Harus Tunduk dan Patuh Terhadap Kebijakan Cabang PSHT

    KabarNganjuk.Com – Jurnalis Teratai Indonesia JTI adalah warga PSHT yang berprofesi sebagai wartawan disalah satu media. Hal itu antara lain disampaikan Agus Cahyono ketua umum JTI saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan SK Cabang JTI untuk lima kabupaten.

    Acara tersebut digelar di salah satu resto di Jalan Raya Surabaya Solo pada Rabu (28/09/2022) dihadiri langsung Gondo Hariono Ketua Cabang PSHT Nganjuk, beberapa tokoh PSHT tingkat II, pengurus cabang JTI Kabupaten Bojonegoro, pengurus cabang JTI Kabupaten Ngawi, pengurus cabang JTI Kabupaten Lamongan, pengurus cabang JTI Kabupaten Ponorogo, JTI Kabupaten Jombang dan Nganjuk, hadir pula seluruh rating serta perwakilan Bakerbangpol Kabupaten Nganjuk

    Adapun mereka yang mendapat kepercayaan adalah Jabin sebagai ketua JTI Cabang Nganjuk, Maskur ketua cabang JTI Lamongan, Eko Wahyudi ketua JTI Cabang Bojonegoro, Parlan ketua cabang JTI Kabupaten Ngawi dan Yanto ketua cabang JTI Jombang.

    Dalam pengarahannya “mas Gondo” sapaan akrap Gondo Hariono, mengatakan bahwa, Jurnalis Teratai Indonesia, harus tunduk dan patuh terhadap kebijakan – kebijakan cabang PSHT, tidak boleh, kemudian, JTI jalan sendiri – sendiri diluar kebijakan dan keputusan cabang.

    “Karena itu”, masih kata mas Gondo, JTI juga harus menjaga Marwah PSHT yang merupakan organisasi besar dan resmi diakui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan dirinya berharap agar semua jurnalis teratai Indonesia ini dapat membantu cabang PSHT dalam menegakan ajaran – ajaran organisasi persaudaraan setia hati teratai, agar PSHT lebih mendapatkan tempat di hati masyarakat tentunya.” Pungkas politisi PDI Perjuangan ini

  • Tiga Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api 3 Rumah yang Terbakar

    Tiga Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api 3 Rumah yang Terbakar

    Prambon, KabarNganjuk.com- Gara-gara sebuah obat nyamuk, tiga unit rumah beserta satu kandang ternak sapi di lingkungan RT 10 RW 03 Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar, Rabu (28/9/2022) dini hari.

    Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Nganjuk Sujito, peristiwa rumah dan kandang ternak milik warga terbakar tersebut terjadi sekitar pukul 00.05 WIB.

    Lebih lanjut Sujito mengatakan bahwa kebakaran tersebut diduga bermula akibat bahan yang mudah terbakar yang menempel pada obat nyamuk bakar.

    “Dugaan sementara kebakaran tersebut disebabkan oleh obat nyamuk bakar di salah satu rumah korban (red: Samini) yang membakar bahan mudah terbakar, lalu api menjalar dan menghanguskan tiga unit rumah dan satu unit kandang ternak” ungkap Sujito.

    Lebih lanjut, Jito menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran itu baru diketahui pemilik rumah saat api membesar.

    “Pemilik rumah baru terbangun saat api telah membesar dan menjalar pada rumah di sebelahnya (red: rumah milik Yanto dan Kasmin) dan kandang ternak sapi (milik Kasmin) yang ada di belakang” ujarnya.

    Menurut Jito, pihaknya membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk memadamkan api yang menghanguskan tiga unit rumah dan satu kandang ternak.

    “Kami menurunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, tidak ada hambatan, penindakan sekitar 3 jam dan api berhasil kami padamkan” katanya.

    Sujito juga mengatakan bahwa dalam proses pemadaman, pihaknya dibantu Kapolsek Prambon beserta anggota, Danramil beserta anggota, perangkat desa setempat dan warga.

    “Tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran rumah ini, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil hingga Rp 300 juta” pungkasnya.

    (Tim/Dyh)

  • Humanis, Polres Nganjuk Miliki Senjata Baru Untuk Ingatkan Pelanggar Lalu Lintas

    Humanis, Polres Nganjuk Miliki Senjata Baru Untuk Ingatkan Pelanggar Lalu Lintas

    KabarNganjuk.com– Gencar melakukan melakukan razia dan operasi penegakan hukum lainnya, Satlantas Polres Nganjuk memiliki ‘senjata’ baru yang humanis dalam meningkatkan kesadaran lalu lintas masyarakat di wilayah Kabupaten Nganjuk dengan menurunkan Polisi Sae yang rutin melakukan patroli dengan cara unik dan berbeda.

    Saat menemukan adanya pelanggaran lalu lintas oleh masyarakat, Polisi Sae Polres Nganjuk lebih memilih memberikan peringatan yang disampaikan secara santun dan menggunakan bahasa lokal. Penggunaan motor klasik sebagai kendaraan patroli semakin menambah kesan ramah pada Polisi Sae Polres Nganjuk.

    “Ketertiban lalu lintas dipengaruhi oleh sejumlah hal, di antaranya kesadaran akan keselamatan diri dan orang lain serta kearifan lokal. Di Nganjuk sendiri memang masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran karena tidak merasa perbuatannya itu bisa membahayakan, misalnya saja naik motor melawan arus karena tidak rela memutar lebih jauh atau tidak memakai helm dengan alasan jarak tempuhnya dekat,” kata Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat, S.I.K., M.Si, Selasa (27/9/2022).

    “Inilah yang membuat kami memutuskan bahwa yang pertama mesti ditingkatkan adalah kesadaran bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu salah serta bisa membahayakan. Nah, tentunya agar sosialisasi yang kami sampaikan efektif dan bisa diterima dengan baik, tentu harus disampaikan dengan cara-cara yang santun dan penggunaan bahasa daerah ternyata sangat membantu,” tuturnya.

    Menurut AKP Dini, bukan tanpa alasan Polisi Sae Polres Nganjuk memakai rompi khusus serta motor klasik saat melakukan patroli. Selain ingin menghilangkan kesan sangar, tampilan seperti ini disebutkan menyimbolkan kesederhanaan.

    “Polisi Sae memang sengaja berpatroli dengan memakai rompi khusus dan motor klasik atau tua, di antaranya untuk menghilangkan kesan sangar. Selain itu, tampilan ini juga terkesan lebih sederhana sehingga masyarakat tidak takut dan bisa dekat dengan kami. Bila kedekatan itu bisa dirasakan masyarakat, mereka akan lebih bisa menerima apa yang disampaikan oleh Polisi Sae,” kata AKP Dini.

    AKP Dini berharap terobosan baru melalui program Polisi Sae dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Berdasarkan data yang dimiliki Polres Nganjuk, sebanyak 70 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kota Bayu pada Juli 2022 dan 75 kejadian sepanjang Agustus 2022. Adapun total pelanggaran lalu lintas pada bulan Juli 2022 sebanyak 520 di mana 400 di antaranya diberi surat tilang dan 120 lainnya dikenakan teguran. Jumlah pelanggaran ini meningkat menjadi 1.312 pelanggaran (1.065 tilang dan 247 teguran) pada bulan berikutnya seiring dilakukannya Operasi Jayastamba.

    “Pendekatan baru lewat Polisi Sae ini pada akhirnya menyasar peningkatan kesadaran masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama para pengguna jalan. Kesadaran ini bisa tercapai bila sosialisasi atau nasihat berlalu lintas yang diberikan petugas kepolisian bisa masuk ke hati masyarakat karena mereka melihat kami sebagai ‘teman’, bukan orang yang mesti ditakuti atau dimusuhi,” ucap Dini.

    “Dengan demikian nantinya kita tidak melihat lagi pemotor melawan arus atau supir truk memarkir kendaraan mereka di tempat yang tidak semestinya. Harapan akhirnya tentu kesadaran berlalu lintas ini akan berkorelasi positif dengan menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk,” ujarnya.

    Upaya humanis yang dilakukan Satlantas Polres Nganjuk lewat Polisi Sae ini sudah langsung menuai banyak pujian.

    “Saya merasakan langsung perubahan Polisi Sae ini. Saya pernah dihentikan saat mengendarai motor tanpa helm. Tapi, ketika itu justru diingatkan dengan bahasa yang santun, tidak ada marah-marah atau tilang. Semoga gaya seperti ini bisa terus dipertahankan. Bila polisinya terus santun dan baik seperti ini, masyarakat akan semakin sungkan melakukan pelanggaran,” ujar Budi Susanto (27) warga Kecamatan Baron.(hms/red)

  • Pendapatan Pajak Nganjuk Alami Kenaikan Siginifikan di Tahun 2022

    Pendapatan Pajak Nganjuk Alami Kenaikan Siginifikan di Tahun 2022

    KabarNganjuk.Com – Untuk memberikan stimulus rangsangan kepada masyarakat dan aparat yang taat pajak, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Undian Bulan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022 Kabupaten Nganjuk, di Pendopo KRT. Sosrokoesoemo, Selasa (27/09/2022).

    Acara ini dihadiri oleh PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Bapenda Nganjuk Nur Solekan, Perwakilan OPD Kabupaten Nganjuk, Camat se Kabupaten Nganjuk, serta Perwakilan Kepala Desa se Kabupaten Nganjuk.

    Sebelum dilakukan pengundian, Kepala Bapenda Nganjuk Nur Solekan membacakan laporan dan dilanjut dengan pengumuman peringkat desa yang lunas lebih awal yakni Desa Kuncir, Desa Sanan dan Desa Jintel.

    Beragam hadiah seperti 5 unit sepeda motor, 20 unit sepeda gunung, 20 unit TV LED, 10 unit kulkas, 10 unit mesin cuci, dan hadiah lainnya diundi kepada masyarakat yang membayar pajak di bulan Maret hingga Agustus.

    Sesuai dengan tema kali ini yakni PBB-P2, PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan peran utamanya adalah desa dan tahun ini pendapatan pajak Kabupaten Nganjuk mengalami kenaikan yang cukup signifikan. “Disektor pajak Kabupaten Nganjuk tahun lalu kurang lebih 88 miliar, tahun ini insyaallah bisa tercapai kurang lebih 122 miliar,” kata Kang Marhaen.

    Kang Marhaen juga berterima kasih kepada DPRD atas rekomendasi-rekomendasi yang diberikan, dirinya juga mengatakan bahwa saat ini komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi Pemerintah Daerah penting untuk dilakukan.

    “Contohnya Satpol PP yang melakukan razia pajak-pajak reklame yang kadaluarsa, razia café dan hotel yang belum memiliki izin, hal tersebut dalam rangka peningkatan pajak daerah,” ucapnya.

    Kang Marhaen juga berharap para pengusaha-pengusaha tambang untuk berkomitmen dalam membantu Pemerintah Daerah. “Nanti tambang atau pabrik harga pajaknya jangan murah, nanti yang dirugikan masyarakat dan Pemda, jalan desa yang seharusnya tidak boleh dilewati menjadi rusak, harusnya jalan nasional yang dilewati,” pungkas Kang Marhaen.

    “Kita tidak melarang tapi harus komitmen, misalnya bantu bikin jalannya. Agar uang bayar pajak dari masyarakat tidak sia-sia,” pungkasnya.

     

    Reporter: Aditya/Dyah

    Editor: Nur Kholifah