Pendapatan Pajak Nganjuk Alami Kenaikan Siginifikan di Tahun 2022

Selasa, 27 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.Com – Untuk memberikan stimulus rangsangan kepada masyarakat dan aparat yang taat pajak, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Undian Bulan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022 Kabupaten Nganjuk, di Pendopo KRT. Sosrokoesoemo, Selasa (27/09/2022).

Acara ini dihadiri oleh PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Bapenda Nganjuk Nur Solekan, Perwakilan OPD Kabupaten Nganjuk, Camat se Kabupaten Nganjuk, serta Perwakilan Kepala Desa se Kabupaten Nganjuk.

Sebelum dilakukan pengundian, Kepala Bapenda Nganjuk Nur Solekan membacakan laporan dan dilanjut dengan pengumuman peringkat desa yang lunas lebih awal yakni Desa Kuncir, Desa Sanan dan Desa Jintel.

Beragam hadiah seperti 5 unit sepeda motor, 20 unit sepeda gunung, 20 unit TV LED, 10 unit kulkas, 10 unit mesin cuci, dan hadiah lainnya diundi kepada masyarakat yang membayar pajak di bulan Maret hingga Agustus.

Sesuai dengan tema kali ini yakni PBB-P2, PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan peran utamanya adalah desa dan tahun ini pendapatan pajak Kabupaten Nganjuk mengalami kenaikan yang cukup signifikan. “Disektor pajak Kabupaten Nganjuk tahun lalu kurang lebih 88 miliar, tahun ini insyaallah bisa tercapai kurang lebih 122 miliar,” kata Kang Marhaen.

Kang Marhaen juga berterima kasih kepada DPRD atas rekomendasi-rekomendasi yang diberikan, dirinya juga mengatakan bahwa saat ini komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi Pemerintah Daerah penting untuk dilakukan.

“Contohnya Satpol PP yang melakukan razia pajak-pajak reklame yang kadaluarsa, razia café dan hotel yang belum memiliki izin, hal tersebut dalam rangka peningkatan pajak daerah,” ucapnya.

Kang Marhaen juga berharap para pengusaha-pengusaha tambang untuk berkomitmen dalam membantu Pemerintah Daerah. “Nanti tambang atau pabrik harga pajaknya jangan murah, nanti yang dirugikan masyarakat dan Pemda, jalan desa yang seharusnya tidak boleh dilewati menjadi rusak, harusnya jalan nasional yang dilewati,” pungkas Kang Marhaen.

“Kita tidak melarang tapi harus komitmen, misalnya bantu bikin jalannya. Agar uang bayar pajak dari masyarakat tidak sia-sia,” pungkasnya.

 

Reporter: Aditya/Dyah

Editor: Nur Kholifah

Berita Terkait

Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan
Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:42

Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Berita Terbaru