Polres Nganjuk gelar Pers Release Pembunuhan di Hutan Nganjuk, Identitas Korban Belum Terungkap

Sabtu, 30 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Satreskrim Polres Nganjuk melaksanakan Konferensi Pers bertempat di Joglo Mapolres Nganjuk pada Sabtu pagi (30/3/2024) ungkap kasus pembunuhan terhadap Wanita berumur kisaran 25 – 40 Tahun yang belum terungkap siapa pelakunya yang dibuang pada Senin (25/3/2024) di Hutan Petak 117 RPH, Tamanan, Desa Sambi Kerep, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur

Menurut Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, dalam penyelidikan yang dilakukan oleh tim investigasi, ditemukan sejumlah barang bukti terkait dengan kasus tersebut. Barang bukti ini termasuk Sprei motif bunga, 2 buah bantal, 1 buah guling, dan selimut.

Lebih lanjut, Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad juga mengungkapkan bahwa tim forensik telah berhasil mengidentifikasi ciri-ciri korban yaitu sebagai berikut:
1. Jenis kelamin korban adalah perempuan.
2. Usia korban, menurut dokter forensik, diperkirakan berada dalam rentang 25-40 tahun.
3. Tinggi badan korban diperkirakan sekitar 155 cm.
4. Kulit korban memiliki warna kuning langsat namun cenderung putih.
5. Rambut korban panjang dengan warna merah pirang.
6. Korban menggunakan behel berwarna biru baik di bagian atas maupun bawah giginya.
7. Memakai Anting di telinga kiri dan kanan panjang segitiga, tambahannya ada satu anting di bagian telinga kanan atas.

Menurut hasil otopsi, kedua telapak tangan yang diperkirakan terpotong setelah korban meninggal dunia. Selain itu, juga terdapat luka di kepala akibat benda tumpul lebih dari satu kali saat korban masih hidup. Luka di kepala ini dikonfirmasi sebagai penyebab kematian korban, yang menunjukkan adanya tindak kekerasan yang tidak wajar.

Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, mengatakan “Perkiraan waktu kematian korban adalah antara tanggal 23 sampai 25 Maret. Kami menemukan korban pada tanggal 25 Maret pagi sekitar pukul 08.00 WIB, yang berarti terdapat jarak sekitar 2 hari perkiraan waktu kematian korban. Secara keseluruhan, diperkirakan kematian korban terjadi di antara rentang tanggal tersebut,” ungkapnya.

Saat ini, korban masih berada di rumah sakit Bhayangkara Nganjuk dalam kamar mayat. Kapolres Nganjuk mengimbau agar informasi mengenai ciri-ciri korban disebarkan luas agar keluarga korban dapat segera ditemukan.

 

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru