Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Kasus penemuan jasad Gatot, warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, yang terkubur di lahan rimbun samping rumahnya pada Rabu (15/7/2026), mulai menemui titik terang.

Hanya berselang beberapa jam setelah jasad korban dievakuasi dan diidentifikasi, Satreskrim Polres Nganjuk bergerak cepat dan berhasil meringkus dua orang terduga pelaku di wilayah Sidoarjo.

Secara mengejutkan, kedua orang yang ditangkap merupakan lingkaran terdekat korban, yaitu anak angkat perempuan korban dan pacarnya. Pihak kepolisian juga telah membenarkan penangkapan sepasang kekasih tersebut.

“Ya benar, keduanya terduga pelaku,” kata Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadhi, saat memberikan keterangan resmi pada Kamis (16/7/2026).

Walau kepolisian belum mengungkap identitas resmi maupun kronologi pembunuhan secara mendetail, kabar mengenai latar belakang aksi keji ini sudah ramai dibicarakan warga Desa Kaloran. Muncul dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa motif pembunuhan dipicu oleh urusan asmara, lantaran hubungan cinta kedua pelaku tidak mendapat restu dari korban.

Terkait isu yang beredar luas ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan.

“Insyaallah nanti dirilis,” tambah AKP Fajar mengenai kepastian rilis resmi kasus tersebut.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Nganjuk masih memeriksa kedua pelaku secara intensif. Karena penangkapan baru dilakukan pada dini hari tadi, polisi masih membutuhkan waktu untuk menyusun konstruksi hukum sebelum membeberkan detail kasus ke publik.

“Terduga pelaku baru diamankan dini hari, sehingga penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi, motif, serta mengumpulkan alat bukti,” papar AKP Fajar Kurniadi.

Polres Nganjuk pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi simpang siur yang belum terverifikasi. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus yang menggemparkan ini secara transparan sesuai hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Jumat, 18 September 2026 - 15:32

Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru