Pemeriksaan Makanan dan Minuman di Pedagang Takjil Alun-Alun Nganjuk: Langkah Bersama BPOM dan Dinkes

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) Surabaya, telah melaksanakan uji petik pemeriksaan sampel makanan dan minuman paska Puasa Bulan Ramadhan bagi pedagang kaki lima ( penjual takjil ) yang berada di sekitaran Alun – Alun Kota Nganjuk ( 26/3/2024).

Pengambilan sampel Ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Nganjuk bersama BPOM, agar makanan dan minuman yang dijual para pedagang benar – benar higenis, tidak mengandung formalin ataupun sebagainya, dan untuk memastikan bahwa masyarakat semaki sadar bahwa mereka punya tanggungjawab untuk menjual makanan sehat bagi masyarakat di Kabupaten Nganjuk.

Seperti apa yang disampaikan Wijayadi selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinkes Nganjuk. Dirinya menyampaikan bahwa pada hari ini bersama BPOM Surabaya telah melaksanakan uji makanan takjil yang dijual di sekitaran Alun – Alun Nganjuk, telah memeriksa dan mengambil sampel dari 26 jenis makanan yang beragam ” jelasnya.

Lebih lanjut disampikan Wijayadi, bahwa pemeriksaan ini agar betul – betul membawa hasil yang baik, tidak ditenggarai mengandung boraks, formalin, rhodamin B dan methanim yellow, ” dan Alhamdulillah dari 26 jenis makanan ini kita periksa tidak satupun ditemukan makanan yang mengandung bahan – bahan berbahaya maupun pengawet ” ujarnya.

” Dan ini adalah hasil yang kita harapkan, Alhamdulillah masyarakat semakin sadar bahwa mereka punya tanggungjawab moral untuk menjual makanan yang sehat bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk, dan dari beberapa tahun, kali ini adalah hasil yang memuaskan, ini adalah indikasi yang baik dari masyarakat Nganjuk dan pedagang – pedagang pada khususnya ” harap Wijayadi.

” Dan saya juga berharap, ini akan menjadi contoh bagi pedagang – pedagang lain di Kabupaten Nganjuk ” pungkasnya.

Sedangkan Muhammad Komsun selaku Kepala Seksi Lingkungan mengatakan bahwa, bila mana kita temukan makanan yang kurang bagus atau mengandung formalin atau yang lainnya, kita nanti akan tindak untuk memberi saran tindak yang cepat, melakukan pembinaan lebih lanjut di masing – masing wilayah Puskesmas, makanya tadi kita data secara lengkap, untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Nganjuk.

(tim)

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru