PT Aksha Energi Indonesia Diduga Ganggu Kenyamanan warga

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Aksha Energi Indonesia Diduga Ganggu Kenyamanan warga

PT Aksha Energi Indonesia Diduga Ganggu Kenyamanan warga

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-234/MEN/2003 Tahun 2003, tentang Waktu Kerja Dan Istirahat Pada Sektor Usaha Energi Dan Sumber Daya Mineral, maka setiap perusahaan pertambangan harus mematuhinya

PT Aksha Energi Indonesia, yang sedang melakukan penambangan material di tambang desa karangsono kecamatan loceret, kabupaten Nganjuk Jawa timur ini diduga melanggar Kepmen Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut diatas dan meresahkan warga.

Hal itu dikarenakan, tambang tersebut beroperasi hingga malam hari, bahkan hingga berita ini diturunkan, hasil pantauan kabar Nganjuk dilapangan, tambang tersebut masih beroperasi.

Lalu bagaimana niatan Pemerintah Daerah yang akan menaikan PAD pada tambang kena pajak dengan menghitung volume material, padahal pihak pendapatan melakukan penghitungan (ceker) hanya sampai pukul 16.00 WIB, dan apakah material yang keluar dari tambang diatas pukul 16.00 kemudian terhitung atau tidak.

Suara bising yang ditimbulkan oleh alat berat mesin breaker pemecah batu itu terdengar lebih nyaring dibanding pada siang hari, “Yah menten dereng tutup bu, brebeken mengganggu warga, Kulo kaleh keluarga terganggu (Hingga jam segini belum tutup dan suaranya bising keras sekali kami dan keluarga terganggu) ungkap JN (47) warga karangsono kepada kabar Nganjuk

Bahkan dirinya mengaku tidak tau harus mengadu kemana, siang hari para sopir armada material tersebut melaju ugal – ugalan, dan banyak armada yang tidak menutup muatannya dengan trepal, hal itu bisa membahayakan warga, dan pengguna jalan lain.

“Kemudian kalau sudah semalam ini, tambang tidak juga berhenti beroperasi, kami warga karangsono butuh istirahat, kami sangat terganggu, terus kami harus mengadu kemana, jika tidak ada perhatian maka saya dan warga yang alin akan bertindak” pungkas JN (nur/sha/san)

Berita Terkait

Diduga Selingkuh, Oknum Polisi dan ASN di Nganjuk Digerebek Keluarga
Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pasutri Residivis Asal Kediri Ditangkap di Nganjuk
Dua PNS Terjaring Razia Satpol PP Saat Jam Kerja WFH di Nganjuk
Ratusan Kader NasDem Nganjuk Gelar Aksi Damai, Tuntut Tempo Minta Maaf Terbuka
Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemkab Nganjuk Jamin Kemudahan Investasi
Menikmati Kuliner Khas Nganjuk Asem-Asem Kambing Empuk dan Menggugah Selera
Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan
Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09

Diduga Selingkuh, Oknum Polisi dan ASN di Nganjuk Digerebek Keluarga

Sabtu, 18 April 2026 - 08:44

Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pasutri Residivis Asal Kediri Ditangkap di Nganjuk

Kamis, 16 April 2026 - 09:02

Dua PNS Terjaring Razia Satpol PP Saat Jam Kerja WFH di Nganjuk

Rabu, 15 April 2026 - 13:52

Ratusan Kader NasDem Nganjuk Gelar Aksi Damai, Tuntut Tempo Minta Maaf Terbuka

Rabu, 15 April 2026 - 13:22

Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemkab Nganjuk Jamin Kemudahan Investasi

Berita Terbaru