Jumat Curhat Polres Nganjuk: Waspadai Intoleransi

Sabtu, 30 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com, Wakapolres Kompol Mustijat mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H.S.I.K., M.Si., saat menggelar Program Jum’at Curhat Polres Nganjuk, mengajak jamaah untuk menjaga kerukunan dan mewaspadai Ancaman Intoleransi.

Acara Jum’at Curhat dilaksanakan di masjid Jannatun Aliyah, Desa Ngudikan, Kecamatan Wilagan, Kabupaten Nganjuk dan dihadiri beberapa orang pengurus (Takmir Masjid) dan sejumlah jamaah dari warga sekitar masjid pada Jum’at, 29/9/2023.

Kompol Mustijat menyatakan bahwa menjaga kerukunan antar umat beragama adalah kunci keberhasilan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan damai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama jamaah masjid, untuk memahami dan menghormati perbedaan keyakinan dan kepercayaan antar sesama. Kerukunan adalah modal utama bagi kemajuan bersama,” ujar Kompol Mustijat

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan tentang pentingnya waspada terhadap potensi ancaman intoleransi yang bisa mengganggu stabilitas kehidupan beragama di masyarakat.

“Ancaman intoleransi dapat muncul dari berbagai bentuk, mulai dari ujaran kebencian di media sosial hingga tindakan diskriminatif dalam kehidupan sehari-hari. Kita perlu bersama-sama mengawasi tanda-tanda intoleransi dan melaporkannya kepada pihak berwajib jika menemui hal-hal yang mencurigakan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres juga memperkenalkan sebuah Aplikasi yang sebelumnya telah dilaunching oleh Bapak Kapolda Jatim diberi nama Ilmu (hilang temu) Semeru Polda Jatim, solusi terbaru dalam melacak kendaraan bermotor yang hilang.

Tak lupa beliau juga mengingatkan kepada para jamaah untuk peduli lingkungan dengan tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan demi keamanan bersama.

Sementara itu, Munaji (Takmir Masjid) mengajak umat untuk senantiasa menjaga sikap saling menghormati antar pemeluk agama dan bersikap bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat. Ia juga menanyakan bagaimana mekanisme pelaporan jika menemukan tanda-tanda intoleran di lingkungannya.

Kompol Mustijat menjawab, bisa dilaporkan melalui Bhabinkamtibmas dan polsek setempat, jika menginginkan respon cepat, memanfaatkan layanan telepen darurat 110 dan program “Wayahe Lapor Kapolres” Whatsapp 081331342003.

“Kami akan melayani dan merespon segala keluhan masyarakat terkait gangguan keamanan dan kebutuhan informasi Kepolisian 24 jam non stop,” ungkap Kompol Mustijat.
( hms)

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru