Sinergi Wujudkan Hunian Layak, Bupati Marhaen Serahkan Bantuan RTLH di Kecamatan Loceret

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) menyerahkan bantuan sosial RTLH di dua lokasi di Kecamatan Loceret, Kamis (27/8/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan di Desa Tempel Wetan dan Desa Macanan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Nganjuk dalam menyediakan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.

Di Desa Tempel Wetan, bantuan perbaikan rumah diserahkan kepada pasangan lansia Didik Hantoro (82) dan Hatik Eliyana (82). Sementara di Desa Macanan, bantuan diberikan kepada keluarga Kaswadi (36) dan Sukistina (48).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Marhaen menyampaikan bahwa penanganan RTLH di Kabupaten Nganjuk dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Tahun ini, Pemkab Nganjuk mengalokasikan bantuan untuk 192 unit rumah melalui APBD.

Selain itu, terdapat 95 unit bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sekitar 150 unit melalui kerja sama dengan TNI AL, serta 532 unit melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat. Bantuan juga diperkuat melalui dukungan dari pihak swasta.

“Ini menunjukkan bahwa penanganan RTLH di Nganjuk dilakukan secara gotong royong dan melibatkan banyak pihak,” ujar Kang Marhaen.

Tak hanya bantuan perbaikan rumah, Palang Merah Indonesia (PMI) turut memberikan bantuan sosial berupa tujuh paket sembako kepada keluarga penerima bantuan RTLH dan sejumlah perwakilan warga di sekitar lokasi.

Bupati Marhaen juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk aktif melaporkan apabila masih menemukan rumah warga yang kondisinya belum layak huni. Menurutnya, informasi dari masyarakat penting agar pemerintah dapat melakukan pendataan dan penanganan secara tepat.

“Nganjuk luar biasa gotong royongnya, maka bangga jadi orang Nganjuk,” pungkas Kang Marhaen.(Nur/Adv)

Berita Terkait

Layanan Darurat 24 Jam di Kabupaten Nganjuk, Cukup Hubungi 112
Cek 350 Kendaraan Dinas, Pemkab Nganjuk Tegaskan Pelat Merah Wajib Taat Pajak
Puncak Peringatan HUT ke-81 RI, Pemkab Nganjuk Gelar Resepsi Kenegaraan dan Serahkan Penghargaan
HUT ke-81 RI di Monumen Dr Soetomo, Camat Loceret Tekankan Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”
Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Kerja Bakti Serentak Sambut HUT ke-81 RI
Mas Handy Ajak Pelajar SMEKTA Bijak Bermedia Sosial dan Cintai Tanah Air
Bawa Pulang Lima Penghargaan HARGANAS ke-33, Nganjuk Buktikan Komitmen Pembangunan Keluarga
Hadirkan Pemkab, Camat Loceret Perkuat Solidaritas Warga Lewat Pembinaan Wawasan Kebangsaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:29

Sinergi Wujudkan Hunian Layak, Bupati Marhaen Serahkan Bantuan RTLH di Kecamatan Loceret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:07

Layanan Darurat 24 Jam di Kabupaten Nganjuk, Cukup Hubungi 112

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:58

Cek 350 Kendaraan Dinas, Pemkab Nganjuk Tegaskan Pelat Merah Wajib Taat Pajak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:32

Puncak Peringatan HUT ke-81 RI, Pemkab Nganjuk Gelar Resepsi Kenegaraan dan Serahkan Penghargaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:48

HUT ke-81 RI di Monumen Dr Soetomo, Camat Loceret Tekankan Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Berita Terbaru