Pendidikan untuk Semua: Kang Marhaen Buka Jalan Masa Depan bagi Ratusan Anak Prasejahtera Lewat Sekolah Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk resmi memulai operasional Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi (Kang Marhaen).

Sebanyak 199 siswa baru mengikuti kegiatan perdana sebelum memasuki pembelajaran di Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem pendidikan berasrama dan seluruh biayanya ditanggung pemerintah.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen mengatakanbahwa Sekolah Rakyat adalah langkah nyata pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sekolah formal berasrama 24 jam ini menggratiskan seluruh biaya hidup, fasilitas kesehatan, hingga pendidikan khusus bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera (Desil 1 dan 2).

Ia juga menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Ini kesempatan emas bagi kalian. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan jangan pernah menyerah. Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan diri sendiri dan keluarga,” ujar Kang Marhaen.

Sementara itu, Plt. Kepala Sekolah Rakyat Nganjuk, Iqbal Tawakkal, menjelaskan bahwa penerimaan siswa dilakukan melalui sistem jemput bola, sehingga bantuan pendidikan benar-benar menyasar anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

“Kami bersama pendamping sosial mendatangi langsung masyarakat agar program Sekolah Rakyat tepat sasaran bagi keluarga Desil 1 dan 2,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko, menambahkan pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan awal untuk memastikan kondisi fisik dan kesehatan siswa sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Sekolah Rakyat Kabupaten Nganjuk dijadwalkan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 dengan sistem pendidikan berasrama yang terintegrasi, meliputi layanan pendidikan, tempat tinggal, kesehatan, serta pembinaan karakter bagi para siswa.

Berita Terkait

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Bupati Marhaen Ajak Guru PAI Nganjuk Adaptif di Era Digital, Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks
Paripurna DPRD Nganjuk, Bupati Marhaen Jawab Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Nganjuk Gelar Paripurna, Pemkab Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol
Gebrakan Pertama di Jatim! Pemkab Nganjuk Bakal Integrasikan Sertifikat Tanah dan SPPT PBB Otomatis
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:42

Pendidikan untuk Semua: Kang Marhaen Buka Jalan Masa Depan bagi Ratusan Anak Prasejahtera Lewat Sekolah Rakyat

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:06

Bupati Marhaen Ajak Guru PAI Nganjuk Adaptif di Era Digital, Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:30

Paripurna DPRD Nganjuk, Bupati Marhaen Jawab Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru