Ketua PN Nganjuk Sosialisasikan Aplikasi E-Berpadu Sebagai Wujud Peradilan Modern Berbasis IT

Kamis, 6 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk Chitta Cahyaningtyas menyebut aplikasi Elektronik Berkas Pidana Terpadu (E-Berpadu) sebagai perwujudan peradilan modern berbasis IT dalam upaya meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan. Aplikasi ini juga disebutnya akan sangat memudahkan koordinasi antar-aparat penegak hukum serta meminimalkan kesalahan dalam proses pelimpahan berkas pidana.

Hal tersebut disampaikan Chitta pada sosialisasi internal e-Berpadu dan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) bersama aparat penegak hukum di wilayah PN Nganjuk, Kamis (6/10/2022). Adapun pada kegiatan tersebut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth, S.H., M.H., Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H., serta Karutan Kelas II-B Nganjuk Sudarno.

“Aplikasi e-Berpadu merupakan salah satu wujud peradilan modern berbasis IT yang merupakan kebutuhan utama di era pesatnya perkembangan teknologi seperti sekarang ini. Sebagaimana lazimnya aplikasi berbasis teknologi, e-Berpadu juga akan memangkas prosedur birokrasi hingga layanan perkara pidana lebih efektif dan memudahkan masyarakat pencari keadilan,” katanya.

“Di sisi lain, integrasi berkas pidana dalam e-Berpadu ini juga akan memudahkan koordinasi antar-aparat penegak hukum dan meminimalkan kesalahan terkait pelimpahan berkas pidana,” ucap Chitta.

Aplikasi Berkas Pidana Terpadu (e-Berpadu) merupakan integrasi berkas pidana antar-penegak hukum yang merupakan inovasi Mahkamah Agung dalam percepatan elektronisasi administrasi perkara pidana. Layanan dalam e-Berpadu meliputi permohonan izin pengeledahan, izin penyitaan, perpanjangan tahanan, penangguhan penahanan, pelimpahan berkas pidana elektronik, permohonan penetapan diversi, serta izin besuk tahanan online oleh masyarakat yang mana semuanya tanpa harus datang ke pengadilan.

“Koordinasi antar-penegak hukum, khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk, memang sudah berjalan baik. Meski demikian, saya optimistis e-Berpadu akan semakin memudahkan koordinasi dalam proses perkara antara Pengadilan dengan Kepolisian, Kejaksaan, KPK, hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” tutur Chitta.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka
81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian
Polres Nganjuk Amankan Dua Pengedar Narkoba Antar Daerah, Sita Ratusan Ribu Pil Dobel L dan Sabu
Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah
Polres Nganjuk Anugerahkan Penghargaan bagi Personel dan Masyarakat Berprestasi di Puncak Hari Bhayangkara ke-80
Puncak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk Teguhkan Komitmen “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari

Senin, 6 Juli 2026 - 11:33

Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:16

81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:43

Polres Nganjuk Amankan Dua Pengedar Narkoba Antar Daerah, Sita Ratusan Ribu Pil Dobel L dan Sabu

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:48

Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah

Berita Terbaru