Dorong Efisiensi Pertanian, IWAPI Nganjuk Sosialisasikan Metodologi Clean Farming Dukung Koperasi Merah Putih

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Metodologi Clean Farming dalam mendukung penguatan Koperasi Merah Putih. Acara digelar di Café dan Kebun Kurma Al Munawarah, Desa Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Ida Shobihatin, A.P., M.Si, perwakilan Dinas Koperasi, perwakilan kecamatan dan kelurahan, serta para anggota IWAPI. Hadir sebagai narasumber, Duta Petani Andalan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sekaligus Koordinator Wilayah Jawa Timur, Susanto.

Dalam paparannya, Susanto menjelaskan bahwa metodologi clean farming merupakan panduan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam dunia pertanian, khususnya dalam pengelolaan koperasi. “Metodologi ini mengarahkan kita untuk bekerja secara efisien, menghilangkan pemborosan, dan mengubah limbah yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bernilai. Prinsipnya adalah ramping, presisi, dan praktis,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ida Shobihatin, A.P., M.Si mengapresiasi langkah IWAPI dan para pelaku pertanian yang terus berinovasi melalui penerapan Metodologi Clean Farming. Menurutnya, pendekatan ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan. “Program seperti ini sangat penting karena memberikan wawasan baru kepada petani dan pelaku usaha pertanian untuk bekerja lebih efisien, ramah lingkungan, dan berbasis inovasi. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Susanto menjelaskan bahwa Metodologi Clean Farming merupakan panduan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam dunia pertanian, khususnya dalam pengelolaan koperasi. “Metodologi ini mengarahkan kita untuk bekerja secara efisien, menghilangkan pemborosan, dan mengubah limbah yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bernilai. Prinsipnya adalah ramping, presisi, dan praktis,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan Clean Farming tidak hanya relevan di bidang pertanian, namun juga dapat diadaptasi pada sektor produksi dan pelayanan. “Kita ingin menghilangkan pemborosan, baik dalam pembelanjaan, tenaga, pikiran, waktu, hingga proses penjualan. Dengan cara ini, koperasi dapat berjalan optimal dan mandiri,” tambahnya.

Susanto juga berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi sarana berbagi dan berkarya bagi masyarakat desa. “Kalau metodologi ini diteruskan secara konsisten, saya yakin akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Berita Terbaru