Khitan Massal Perdana di Kabupaten Nganjuk, Wujud Gotong Royong untuk HUT ke-80 RI

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Semangat gotong royong masyarakat Nganjuk kembali terwujud dalam penyelenggaraan Khitan Massal Perdana yang digelar Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Kamis, 28 Agustus 2025 di Pendopo KRT Sosro Koesoemo. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan diikuti oleh 352 anak, termasuk peserta dari luar daerah seperti Jombang, Sidoarjo, Malang, hingga Madura.

Acara berlangsung meriah dengan arak-arakan peserta sunat yang naik becak mengelilingi Jalan A. Yani, serta dukungan layanan kesehatan gratis mulai dari khitan, pemeriksaan kesehatan, konseling psikologi, hingga terapi tradisional. Seluruh biaya dan hadiah bagi peserta berasal dari dukungan para donatur, instansi, dan organisasi masyarakat, tanpa menggunakan APBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, MMRS, melaporkan bahwa pendaftaran dilakukan baik secara online maupun offline melalui jejaring PKK, GOW, Dharma Wanita, Korwil Pendidikan, Puskesmas, Kecamatan, hingga Dinas Kominfo. Dari total peserta, 336 anak lolos screening kesehatan, sementara lainnya mengundurkan diri. Peserta termuda adalah Mohammad Lukman Hakim (4 tahun) asal Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace.

Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kolaborasi lintas elemen. “Acara ini terselenggara berkat gotong royong seluruh pihak: tenaga, pikiran, hingga dana. Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih. Pendopo ini adalah rumah rakyat, tahun lalu ada nikah massal, kini ada khitan massal. Semua menunjukkan kuatnya kebersamaan masyarakat Nganjuk,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan ini Bupati bersama Ibu Ketua TP PKK, Wakil Bupati bersama Ketua GOW, Kapolres, Dandim, Sekda bersama Ketua DWP, Kepala OPD, direktur rumah sakit, organisasi profesi kesehatan, dan tokoh masyarakat. Kolaborasi ini menegaskan bahwa khitan massal bukan hanya bernilai kesehatan dan keagamaan, tetapi juga merefleksikan budaya gotong royong Nganjuk yang terus hidup sebagai warisan berharga bangsa.

Berita Terkait

DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota
Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan
Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026
Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Prambon, Motor Korban Berhasil Diselamatkan
Jurnalisme Diakali Jasa ‘Hapus Berita’, Rumah Literasi Digital Bagikan Panduan Antisipasi
Nekat Jual Rokok Polos, Toko Kelontong di Loceret dan Berbek Digerebek Petugas Gabungan
Hadapi Warga Cuek Hingga Penolakan, Bupati Nganjuk Bekali Petugas Sensus ‘Jamu’ Kesabaran
DPC JTI Cabang Jombang Pusat Madiun Resmi Dikukuhkan, Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:38

DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20

Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:07

Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:51

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Prambon, Motor Korban Berhasil Diselamatkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:23

Nekat Jual Rokok Polos, Toko Kelontong di Loceret dan Berbek Digerebek Petugas Gabungan

Berita Terbaru