Murdjito Akan Cabut Laporan Polisi Setelah Mediasi, Kasus Voice Note Kurang Berkenan Berakhir Damai

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Persoalan voice note kurang berkenan yang sempat dilaporkan oleh Murdjito, mantan relawan Marhaen Hendy (Rekamdy), akhirnya berakhir damai. Murdjito menyampaikan akan mencabut laporannya ke pihak kepolisian setelah mediasi antara dirinya dan D, warga Dusun Bulurejo, Kelurahan Warujayeng.

Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Bupati Nganjuk. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Setelah penyampaian Murdjito kepada Bupati Marhen Djumadi yang kerap disapa Kang Marhaen, dasar kesepakatan damai ini adalah D menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Murdjito di depan saksi. Kini, keduanya menyatakan telah berdamai dan kembali rukun seperti sebelumnya, serta sepakat untuk menjaga ucapan demi menghindari masalah di kemudian hari.

Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, yang turut menyaksikan mediasi, menyampaikan pesan agar masyarakat lebih bijak dalam bercanda maupun berkomentar. “Bercanda ya bercanda, tapi juga harus ada batasnya. Kedua, jika mengeluarkan statement harus dikendalikan, kira-kira dibaca akan bagaimana. Selain itu, minta maaf juga penting,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan untuk menjaga persaudaraan di Nganjuk. “Kabeh seduluran selawase,” tegasnya.

Di akhir pertemuan, Murdjito mengajak masyarakat untuk mendukung kepemimpinan daerah hingga akhir masa jabatan. “Ayo kita kawal Bupati Marhaen dan Trihandy hingga berakhir masa jabatan. Asale konco ya dadi konco (asalnya teman ya menjadi teman),” ucapnya.

Dengan berakhirnya persoalan ini, kedua pihak berharap hubungan baik yang sudah terjalin sebelumnya dapat kembali terjaga.(Lifa).

Berita Terkait

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka
81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian
Polres Nganjuk Amankan Dua Pengedar Narkoba Antar Daerah, Sita Ratusan Ribu Pil Dobel L dan Sabu
Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:36

Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari

Senin, 6 Juli 2026 - 11:33

Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:56

Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka

Berita Terbaru